
"Tapi setiap gue denger itu,kesannya lo pada lagi manfaatin posisi gue"jawab Keyra
"EMANG!"saut kelima temannya
"BANGSAT!"umpat Keyra spontan.
"MULUT!"tegur yang lain serentak.
"Sorry,gak usah ngegas gitu"ucap Keyra
"Lo juga tadi ngegas!"saut yang lainnya kembali.
Sedangkan yang lain hanya bisa tertawa melihat keributan yang ditimbulkan oleh keenam orang itu.
"Gak usah baperan gitu lo cil,lagian dipasal nomor yang lain kita juga sering manfaatin kita"ujar Rona yang diangguki yang lain.
"Itu namanya simbiosis mutualisme dalam berkawan besti,saling menguntungkan satu sama lain"ujar Lexa.
"Terserah lo pada ajalah"saut Keyra mengalah dari para sahabatnya itu.
"Em Key buat jadi leadernya sekolah,susah gak?"tanya Abel.
"Susah susah gampang sih,soalnya gue udah mulai diseleksi dari kelas sepuluh"jawab Keyra.
"Maksudnya lo udah nyalonin diri buat jadi pimpinan utama organisasi murid dari kelas sepuluh"tanya Abel ke Keyra.
"Maksud Key itu bukan kayak gitu"saut Haikal
"Trus kayak gimana?"tanya Rani.
"Sistem pemilihan ketua murid alias leader di sekolah kita itu sedikit beda dengan sekolah umum yang ada diluar sana,IAS itu memiliki cara tersendiri"ujar Dion.
"Cara tersendiri?"tanya Rani
"Iya cara sendiri,yaitu calon siswa maupun siswi yang akan jadi Leader itu udah dipilih dari sejak kelas sepuluh oleh pihak sekolah, pemimpin dan anggota organisasi utama, murid IAS,dan pihak yayasanpun ikut serta didalamnya"terang Dion.
"IAS itu punya tiga tingkat kepemimpinan, yaitu Leader yang saat ini dijabat Keyra,ada Co-Leader 1 yang dijabat oleh salah satu anak kelas sebelas,dan Co-Leader 2 yang dijabat oleh anak kelas sepuluh.Nanti setiap periode jabatan mereka itu bakal naik secara bertahap
contohnya;Nanti disemester dua tepatnya dua bulan sebelum ujian kelulusan,Keyra bakal melepas sebagian besar tanggung jawabnya ke Co-Leader 1 begitu juga Co-Leader 1 ke Co-Leader 2,tapi tetap Keyra yang bakal tetap mejadi pimpinan sebelum akhirnya diperayaan kelulusan dia bakal resmi melepas jabatannya,Setelah itu pas tahun ajaran baru akan dipilih Co-Leader 2 yang baru dari angkatan yang baru masuk itu"jelas
Dion panjang lebar.
"Kalian pahamkan sama penjelasan panjang lebar gue?pahamlah masa enggak,apalagi anak anak ISAS otak kaliankan encer"
Semua penghuni meja itu menganggukkan kepala mereka mengiyakan,meski kita yakin pasti ada satu dua orang diantara mereka yang sebenarnya pusing mendengar penjelasan dari Dion tadi.
"Satu pertanyaan dari gue,gimana misalanya diantara ketiga orang itu ada yang salah pilih?
Maksud gue,gimana kalau seandainya yang terpilih itu sikap dan cara kinerjanya gak sesuai dengan yang diharapkan"tanya Kevin.
"Soal itu tenang aja,pihak sekolah dan yayasan bakal terus memantau sikap dan perilaku dua Co-Leader yang terpilih sebelum dia naik jadi Leader,kalau gak sesuai ya tinggal diganti atau dicarikan calon yang lain"jawab Keyra.
"Ternyata rumit juga ya sistem pemilihannya,gue kira milihnya kayak milih ketua OSIS biasa.Lo berarti hebat banget Key bisa sampai kejabatan Leader"ujar Raya memuji Keyra.
Tania yang duduk disamping Keyra sejak tadi memperhatikan gadis itu sambil memikirkan sesuatu
*Key keliatannya tipe perempuan yang sempurna banget.Udah kaya,pintar,berjabatan tinggi disekolah,cantik,berbakat,udah gitu baik,dan ramah banget.Pantes Karen sejak awal penggabungan sekolah sering diam diam perhatiin Keyra,aku kayaknya bukan apa apa kalau dibanding Key"ujar Keyra dalam hatinya,Tania sejak tadi selalu diam diam memperhatikan Keyra dan Karen secara bergantian.Ia menyadari sejak tadi Karen selalu memperhatikan gadis disebelahnya ini dengan pandangan yang sulit diartikan.
Kring...kring...kring....bunyi bel masuk sudah berbunyi,itu artinya semua aktivitas istirahat murid harus berhenti kemudian kembali masuk kekelas masing masing untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya.
"Udah bel nih,balik kekelas yuk"ajak Garry kepada yang lain,semuanya menganggukkan mengiyakan.
Sesampai dikelas semua murid anggota kelas utama tampak heboh dengan kegiatan masing masing sambil menunggu wali kelas mereka untuk datang kekelas lagi.
"Halo semuanya murid murid bapak,ketemu lagi kita"sapa pak Anton memasuki kelas dengan membawa satu kotak berukuran sedang ditangannya.
"Halo lagi Pak!"saut murid murid kelas utama membalas sapaan Wali kelas mereka itu.
Pak Anton tersenyum menanggapi sapaan balik murid muridnya itu,ia meletkkan kotak yang ia bawa diatas meja guru kemudian berdiri menghadap seluruh muridnya.
"Oke anak anak,karena saat ini kita masih dalam masa kegiatan pengakraban dan pengenalan lebih mendalam antara semua kita yang ada dikelas ini.Bapak sudah menyiapkan satu permainan yang akan kita mainkan pada jam ini"ujar pak Anton kepada murid muridnya.
"Permainan apa pak?"
"Kalian lihat kotak kardus yang bapak bawa dan letakkan diatas meja guru?"tanya pak Anton.
"Liat Pak!"saut murid muridnya.
"Bapak sudah menulis berbagai macam pertanyaan dan tantangan disebuah kertas kertas kecil yang bapak masukkan kedalam kotak itu,tugas kalian yaitu untuk maju secara bergantian kedepan kelas lalu mengambil satu kertas secara acak kemudian kalian harud menjawab atau melakukan apa yang ada dikertas yang kalian pilih itu"jelas pak Anton.
"Kalau misalnya gak mau,gimana pak?"tanya Bayu.
"Maka bapak atau salah satu dari kalian boleh kasih satu hukuman untuk orang itu"jawab Pak Anton yang membuat semua muridnya mengangguk paham akan permainan yang akan segera dimainkan.
"Oke sepertinya anak anak bapak sudah paham semua,jadi mari kita mulai saja"ujar pak Anton.
"Ayo siapa yang suka rela buat jadi yang pertama?"tanya pak Anton.
"Saya sajalah pak"ujar Teo mengajukan diri untuk menjadi yang pertama maju kedepan.
"Nah gitu dong bapak ketua,ayo silahkan maju Teo"ujar Pak Anton.
"Siap pak"saut Teo,pemuda itupun langsung beranjak dari bangkunya kemudian maju kedepan kelas mendekat ke meja guru.
"Oke Teo,silahkan ambil satu kertas yang ada didalam kotak"suruh pak Anton.Dan tanpa basa basi Teo langsung memasukkan tangannya kedalam kotak kemudian langsung mengambil satu kertas yang terlipat.
"Ayo dibuka dan lihat dapat pertanyaan atau tantangan?"ujar pak Anton.
Teo membuka lipatan kertas itu dan membaca isi tulisan yang tertera pada kertas itu
"Apaan banget pertanyaannya"komen pemuda itu setelah membaca pertanyaannya.
"Ayo Teo baca yang keras supaya teman teman kamu bisa tau isinya"suruh pak Anton.
"Pilih Yang Mana?Jomblo Seumur hidup Gak Punya Pasangan Atau Nikah Sama Seseorang Yang Paling Sering Bikin Kamu Darah Tinggi?Pilih Satu!"Teo tulisan yang berupa pertanyaan itu dengan suara keras supaya teman sekelasnya dapat mendengarnya.