Touch Me, Hubby

Touch Me, Hubby
Lalu Siapa?



Kini keluarga Natakusuma bisa berkumpul kembali seperti beberapa tahun yang lalu. Mereka semua tengah menikmati waktu mereka dengan bersantai di ruang keluarga Natakusuma.


Terlihat Shakki tengah mempersiapkan camilan untuk mereka, sedangkan Ayumna menikmati pijatan di kakinya. Semenjak kembali ke negri ini dan berkumpul lagi dengan putrinya, Arya kembali memanjakan putri kesayangannya itu. Tidak membiarkan Langit untuk mendekat pada putrinya. Membuat Langit kesal tidak bisa memonopoli istrinya lagi jika sedang berada di dekat mertuanya.


"Kamu mau ini, Sayang?" tawar Arya sembari mengarahkan mangga yang masih muda pada Ayumna. Dan Ayumna sangat antusias melihat buah tersebut. Tidak menunggu lama, Ayumna langsung memakannya.


"Papa dapat dari mana? Kan ini bukan musim buah mangga," tanya Ayumna dengan mulut yang penuh.


Arya tersenyum melihat putrinya sangat menyukai makanan yang dia berikan. Tidak sia-sia dia mencari buah mangga itu sendiri dan menemukan buah tersebut di kota sebelah.


Namun, ada sebuah rasa penyesalan di hati Arya. Dirinya terpaksa meninggalkan putri kesayangannya itu untuk waktu yang tidak sebentar.


Tidak terasa air matanya jatuh kembali saat mengingat kejadian yang telah lama berlalu. Arya menghapus air matanya yang mulai mengalir di pipinya. Dan Ayumna tahu itu.


"Pa... Sudah dong! Jangan menangis lagi. Udah mau jadi Kakek, kan?" bujuk Ayumna seraya mengusap air mata Arya.


Mendengar kata Kakek, membuat senyum di bibir Arya mengembang. Dirinya tidak sabar menanti cucu pertamanya itu.


Di sudut lain, Langit tengah berbincang dengan Bryan. Mereka berdua ingin membangun bisnis bersama. Dan juga Devan yang mau terjun di bidang yang sama dengan mereka. Demi suatu tujuan, yaitu ingin memantaskan diri demi meraih pujaan hatinya.


"Kamu kenapa Cas?" tanya Shakki pada Casandra yang tengah membantunya membuat camilan.


Casandra memegang kepalanya yang yang terasa semakin pusing. Begitu juga perutnya terasa mual saat Shakki membuka buah yang baunya sangat menyengat. Padahal buah itu sebelumnya adalah kesukaan Casandra.


"Casandra tidak apa-apa, Ma," ucap Casandra setelah itu tubuhnya merosot kebawah dan pingsan.


Shakki berteriak memanggil Bryan. Bryan yang mendengarnya pun langsung berlari ke arah dapur. Kemudian membawa tubuh Casandra untuk dibaringkan di sofa, yang terletak di ruang keluarga Natakusuma.


"Kak Casandra kenapa, Ma?" tanya Ayumna juga panik. Karena wajah Casandra tiba-tiba terlihat pucat.


Dan Ayumna terkejut bukan main. Dia menatap nyalang ke arah Bryan. Membuat Bryan merasa ngeri sendiri. Karena dia tidak sanggup menghadapi kemurkaan adiknya sendiri.


"Kak, jelaskan!" kata Ayumna dengan nada menggertak. Langit yang berada di dekat Ayumna, berusaha menenangkan istrinya.


Sementara semua orang yang berada di sana menatap ke arah Bryan. Meminta penjelasan yang entah mereka tidak tahu mengapa Ayumna berkata sepeti itu pada Bryan.


"Apa maksudmu, Ay?" sementara Bryan tidak paham dengan maksud yang dikatakan oleh Ayumna. Membuat Ayumna semakin geram dengan sikap kakaknya.


"Dia hamil, Kak!" geram Ayumna pada Bryan. Tangannya mengepal erat dan ingin melayangkan ke wajah tampan kakaknya itu.


JEDER!!!


Perkataan Ayumna bagai sebuah tamparan yang sangat keras untuk Bryan.


"Hah! Hamil?" tentu saja itu membuat tubuh Bryan terjatuh ke lantai. Hatinya terasa di tusuk dengan sembilan pedang, saat mengetahui Casandra hamil.


"Bagaimana bisa?" lirih Bryan.


Pertanyaan Bryan membuat semua orang yang ada di sana saling menatap tidak mengerti. Termasuk Ayumna sendiri.


"Kalau bukan dengan Kakak, lalu dengan siapa lagi?" tanya Ayumna. Karena selama ini mereka telah tinggal bersama. Dan Ayumna berpikir kalau mereka juga hidup bak pasangan suami istri. Karena pengaruh lama tinggal di negara asing.


"Kakak nggak pernah melakukan itu, Ay. Kita hanya melakukan make out, saja." jawaban Bryan membuat semua orang semakin bingung. Lalu, Bryan mengingat suatu kejadian disaat mereka tengah mengunjungi seseorang.


Laahhh ternyata masih ada konflik yang belum terselesaikan🤭😂