
Keesokan harinya, Langit sedang memandangi wajah cantik istrinya yang tengah tertidur pulas. Terlihat dengan jelas rona lelah karena perbuatannya semalam yang mereka lakukan. Namun tidak bagi Langit. Ia merasa lebih bugar dan pikirannya juga lebih jernih.
Ya, setelah mendengar pengakuan dari Ayumna semalam. Langit tidak menyia-nyiakan waktu lagi. Ia langsung menyerang Ayumna hingga tidak memberi istrinya itu jeda untuk istirahat.
Langit mengakhiri kegiatannya setelah melihat wajah Ayumna yang kelelahan. Dan benar saja, setelah Langit melepaskan diri, Ayumna langsung tertidur pulas hingga saat ini. Bahkan Ayumna tidak merespon, saat Langit menggoda dengan cara menusuk-nusukkan jari telunjuknya di pipi mulus Ayumna. Membuat Langit begitu gemas melihatnya.
Aku bersyukur, karena kamulah yang menjadi istriku. Kamu mampu menerima kekuranganku, bahkan memasrahkan dirimu dengan orang yang tidak pernah kamu kenal sebelumnya. Dengan tulus, kamu juga melayani semua kebutuhanku tanpa sedikitpun mengeluh. Aku berjanji lagi padamu, aku tidak akan membuatmu sedih atau melepasmu. Kamu hanya milikku! Kamulah tulang rusuk ku yang selama ini aku cari. Tetaplah di sisi ku, Sayang. Apapun yang terjadi nanti pada kita. I love you, Ayumna Natakusuma. Gumam Langit lalu mengecup mesra kening istrinya yang sudah ia unboxing semalam.
Ayumna menggeliat saat tidurnya terusik, karena tangan nakal Langit yang menjelajah di tubuh bagian atasnya. Ayumna mengerjapkan pelan matanya beberapa kali, lalu membuka matanya dengan sempurna.
Terlihat di pandangan pertamanya pagi ini, wajah seorang lelaki tampan yang kini menjadi suaminya seutuhnya. Wajahnya tersipu malu, tatkala Langit terus menatapnya dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Selamat pagi menjelang siang, Sweetheart," Langit menyapa Ayumna dengan suara yang lembut. Lalu mengecup sekilas kening wanitanya itu.
Ayumna membuka telapak tangannya dengan perlahan, yang menutupi wajahnya karena merasa malu terhadap Langit.
"Eemmhhh... Pagi juga, Mas." Ayumna tersenyum kikuk, saat mengingat kejadian semalam.
Langit tersenyum, lalu menarik tubuh Ayumna masuk ke dalam dekapannya. Ayumna pun memekik kaget, dengan apa yang di lakukan oleh Langit.
"Aakhh!" pekik Ayumna, ia mencoba melepas diri dari dekapan sang suami. "Mas, lepas! Aku mau mandi dulu setelah itu memasak untuk sarapan kita. Aku juga harus berangkat kerja pagi ini."
Namun usaha Ayumna untuk bisa lepas dari dekapan Langit, sia-sia. Karena Langit semakin mengeratkan rengkuhannya pada tubuh sang istri.
"Kamu yakin? Ingin masak untuk sarapan? Bukan untuk makan siang?" Langit tersenyum miring menatap istrinya.
"Hah? Jam berapa, Mas?" Ayumna terlonjak kaget saat menatap ke arah balkon apartemen yang mereka tinggali sekarang.
Dengan gerakan cepat, Ayumna duduk dan akan beranjak dari tempat tidur.
"Aku ada jadwal hari ini, Mas!" tanpa memperdulikan penampilan tubuhnya yang tidak tertutup apapun, Ayumna berdiri. Langit hanya menatap istrinya yang tengah panik tersebut dengan kekehan yang tertahan.
Saat Ayumna ingin melangkah, gerakan nya terhenti di kala merasakan sakit yang teramat sangat di bagian intinya. Dia seolah-olah melupakan kejadian semalam, yang membuatnya mengeluarkan suara seksinya berulang kali.
"Aauukhh... Sakiitt!" tangannya menyentuh dan menutup bagian intinya saat ia tersadar akan penampilannya sekarang. Benar-benar polos seperti bayi yang baru lahir di dunia ini.
Langit yang tidak tega melihat Ayumna merintih kesakitan seperti itu, lalu berdiri dan mengangkat tubuh polos istrinya dalam pangkuan tangannya.
"Aahh, Mas! Apa yang kamu lakukan?" pekik Ayumna kaget karena Langit tanpa permisi langsung mengangkat tubuhnya. Dan kulit mereka saling menempel, karena penampilan Langit juga tidak jauh berbeda darinya.
"Aku sudah mengirim pesan ke Shinta, bahwa kau sakit. Jadi tidak bisa kerja hari ini." Langit dengan gagah membopong tubuh Ayumna menuju kamar mandi yang terletak di kamar tersebut. "Dan juga....," Langit menatap Ayumna dengan seringai licik di bibirnya.
"Ju-juga a-apa, Mas? Kamu jangan aneh-aneh, Mas!" ingat Ayumna.
Haha kalian pasti pada ngumpatin akuuhhš¤£
*S**engaja nggak aku tulis secara mendetail š¤*
Like nya jangan lupa ya