
Setelah menjenguk kelahiran anak Langit dan Ayumna. Dirga memutuskan untuk pulang terlebih dahulu. Tentu saja dia tidak sendiri, karena kini di sampingnya ada seorang perempuan cantik yang merupakan ibu dari anaknya.
Kini Durga bisa merasa senang, karena sebentar lagi akan bertemu dengan putrinya secara langsung. Entah reaksi apa yang akan diberikan Tisha pada Dirga, Dirga akan menerima semua itu.
"Kenapa?" tanya dokter Ayu saat melihat senyum Dirga tak pernah pudar sedari mereka keluar dari rumah sakit.
"Aku senang saja. Akhirnya aku bisa bertemu dengan anakku." jawab Dirga begitu antusias.
Dokter Ayu merasa bersalah kepada Dirga. Karena telah menjauhkan Dirga dari anak kandungnya sendiri. Semulanya ia pikir Dirga akan menolak kehadiran anak itu, namun ternyata Dirga sangat menginginkan anak hasil dari kesalahan mereka.
"Dia anak yang baik. Dia pasti menerimamu dengan penuh kasih sayang. Karena aku selama ini selalu menceritakan bagaimana sosok Ayahnya." jelas dokter Ayu membuat Dirga menoleh ke samping.
"Terimakasih telah membesarkan putri kita. Dan aku minta maaf, tidak ada disaat kalian membutuhkan aku," sesal Dirga seraya mengusap lembut pipi dokter Ayu.
Dirga menyesal, kenapa tidak dari dulu dia membuka hatinya pada orang lain. Dan malah mengunci rapat-rapat pintu hatinya hanya untuk Shakki, istri dari sahabatnya sendiri.
"Semuanya sudah berlalu, Dir. Dan aku harap, kau bisa menjadi Ayah yang baik untuk Tisha ke depannya." balas dokter Ayu.
Tidak terasa mobil yang mereka tumpangi sampai juga di kediaman dokter Ayu. Jantung Dirga berdegup kencang saat akan memasuki rumah tempat tinggal putrinya tersebut.
Dokter Ayu tersenyum melihat seorang Dirga Bagaskara gugup hanya karena akan bertemu dengan putrinya. Lalu dokter Ayu meraih tangan Dirga dan menariknya untuk melangkah masuk ke dalam rumah.
"Sayang... Mama pulang!" teriak dokter Ayu saat mereka sampai di ruang tamu.
Seorang gadis yang berada di dalam kamar itu langsung berlari, saat mendengar mamanya pulang. Namun langkahnya berhenti seketika, saat melihat sosok orang yang sangat dia rindukan berdiri di samping mamanya.
Matanya berkaca-kaca, mulutnya tak mampu mengucap sepatah kata pun. Hanya kakinya yang melangkah dengan pelan ke depan. Menuju tempat dimana orang itu berdiri.
Dirga tak kuasa menahan tangisnya saat melihat putrinya tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik. Kakinya melangkah pelan ke depan, seraya merentangkan kedua tangannya kepada putrinya.
"A-ayah," lirih Tisha.
Air matanya menetes deras sat melihat anggukan dari Dirga. Tisha langsung berlari ke arah Dirga dan kemudian memeluknya dengan sangat erat.
"Kenapa baru sekarang menemui Tisha, Yah?" isak Tisha di pelukan Dirga.
Hati Dirga sakit saat mendengar pertanyaan dari putrinya. Dia orang yang paling bodoh di dunia ini, yang menelantarkan anaknya selama ini. Namun kini Dirga berjanji, mulai detik ini ia akan menjaga putrinya dan juga ibu dari anaknya.
"Maafkan Ayah, Sayang. Ayah tidak cukup berani untuk menemuimu," kilah Dirga. Dirga tidak hentinya mengecup puncak kepala Tisha.
Dokter Ayu menangis terharu melihat pemandangan yang ada di hadapannya saat ini. Pertemuan anak dan ayah untuk pertama kalinya. Dia juga berjanji, tidak akan memisahkan mereka lagi.
"Ayah mau berjanji suatu hal pada Tisha?" Tisha mendongak ke atas untuk melihat wajah ayahnya yang sangat tampan. Pantas dirinya tidak mempunyai kemiripan dengan mamanya, ternyata wajah cantiknya berasal dari ayahnya yang sangat tampan.
Dirga tersenyum, lalu mengangguk cepat. Dia akan mengabulkan semua permintaan putrinya.
"Jangan pernah tinggalin Tisha dan Mama lagi, Yah." pinta Tisha pada Dirga.
"Tentu saja, Tisha Adisha Bagaskara. Ayah tidak akan meninggalkan kalian lagi. Kita akan tinggal bersama dan bahagia." Dirga memeluk Tisha dan juga dokter Ayu yang berada di sampingnya. Mereka akan membentuk keluarga yang bahagia. Tidak akan ada kata berpisah lagi.
Yang minta extra part, langsung aku kasih, nih! Kurang baik apa akoh😌
Oh, ya! Sekedar info, putrinya Dirga itu namanya Tisha, bukan Tanisha. Kalau Tanisha itu adik dari Erlangga Elajar yang ada di judul novel 'Suami Cicilan'. Biar nggak bingung, coba baca juga novelku yang judulnya 'Suami Cicilan' yah😉
See you👋
Jangan minta extra part lagi🙈
Sekuel buat Bryan udah Publish ya