
"Kamu tidak becus sama sekali, Jes!" kesal Eva pada putrinya. "Merebut kembali pacar kamu saja tidak bisa!" hardiknya kembali.
Sementara gadis yang tengah mendapat amukan dari Eva hanya terdiam. Dia memang masih mencintai Langit. Namun jika disuruh menyerahkan tubuhnya untuk melancarkan rencana sang mama, itu tidak mungkin dia lakukan.
"Tidak semudah itu, Ma. Langit sangat mencintai istrinya. Tidak ada ruang untukku kembali padanya." kilah Jesselyn.
Ya, gadis yang tengah mendapat amukan dari Eva itu adalah Jesselyn. Putri kandung Eva dengan orang lain di luar negri sana. Bukan dengan Adi, suaminya. Eva dan Adi tidak memiliki anak.
"Sudah mama katakan berapa kali? Gunakan tubuhmu untuk memikat dia!" Amarah Eva masih meluap-luap. Kesal dengan semua rencananya yang gagal.
Dengan kembalinya Bryan, Eva tidak akan bisa menguasai seluruh harta Arya dan juga Arya sendiri. Karena semua aset yang tengah dikelola suaminya itu beratas namakan Bryan, bukan Ayumna.
Meski begitu, Eva tetap menginginkan nyawa Ayumna. Karena wajah Ayumna merupakan sebuah duplikat dari Shakki, orang yang sangat Eva benci.
Setelah kabar meninggalnya Arya dan Shakki, perusahaan jatuh kepada Adi Natakusuma. Kakak kandung dari Arya Natakusuma. Namun, itu hanya bersifat sementara sampai Ayumna menikah. Setelah Ayumna menikah, perusahaan itu akan kembali pada ahli waris dari Arya Natakusuma.
Setelah menikah pun Ayumna tidak meminta kembali perusahaan itu, untuk ia kelola sendiri. Karena Ayumna tahu, dia tidak akan bisa menjalankan sebuah perusahaan. Sedangkan passion nya di dunia kesehatan.
Jesselyn memilih diam. Dia memang masih mencintai Langit dan sangat menginginkan Langit. Namun Jesselyn sadar jika dia terus menuruti semua itu, maka akan berakhir seperti mamanya. Terlalu terobsesi dengan Arya Natakusuma hingga detik ini.
Jesselyn tidak mau berakhir seperti mamanya yang menyimpan dendam terhadap orang lain. Ia juga mau hidup seperti Ayumna yang selalu di cintai oleh pasangannya. Bukan dia yang mencintai sebelah pihak.
"Mama mau kemana?" tanya Jesselyn melihat Eva yang menyambar tas dan juga kunci mobil. Sementara ini sudah pukul sebelas malam.
Eva dan Arya merupakan satu sekolah, bahkan sampai di tingkat perguruan Eva tetap mengikuti Arya.
Waktu itu, Eva hanya mencintai Arya dengan diam. Memperhatikan Arya dari jauh, Eva tidak berani menyatakan perasaannya pada Arya. Dia cukup sadar dengan dirinya yang tidak sebanding jika berada di samping Arya.
Saat berada di sekolah, Eva selalu menyingkirkan perempuan yang dekat dengan Arya. Bahkan saat sudah di perguruan tinggi pun, Eva juga berhasil melenyapkan nyawa seorang perempuan yang berstatus sebagai pacar Arya.
Arya bukan tidak menyadari itu, dia sudah memberitahu Eva kalua dia tidak mencintai Eva. Dan menyuruh Eva untuk berhenti melakukan ini.
Hingga saat Arya bertemu dengan Shakki, dan mereka berpacaran. Eva pun tidak tinggal diam melihat Arya kekasih hatinya itu bermesraan dengan perempuan lain. Eva berkali-kali mencoba mencelakai Shakki, bahkan pernah beberapa kali Eva menaruh racun di makan Shakki.
Namun semua rencana Eva itu gagal total, karena ada sosok lelaki yang selalu melindungi Shakki. Lelaki itu selalu tahu rencana yang Eva susun untuk Shakki. Dan dengan mudah menggagalkan perbuatan Eva pada Shakki.
Pada saat itulah, Eva semakin ingin menghancurkan hidup Shakki. Karena berkali-kali mencoba membunuh Shakki, namun gagal.
Dan menghancurkan hidup Shakki, Eva mulai dari menculik putra pertama mereka lalu membunuhnya. Eva sangat puas melihat Shakki terpuruk karena kehilangan putranya.
Perbuatan Eva tidak sampai di situ, dia juga berkali-kali mencoba meracuni Ayumna, yang wajahnya mirip sekali dengan Shakki. Dan Arya sangat mencintai putri cantiknya itu.
"Sudah Ma, hentikan semua ini!" teriak Jesselyn namun tak dihiraukan oleh Eva. Eva tetap melangkahkan kakinya pergi keluar rumah.
Terus dukung cerita ini, ya😉