Touch Me, Hubby

Touch Me, Hubby
Budak Cinta



"Assalamu'alaikum," ucap Ayumna saat menjawab telepon dari seorang lelaki.


"Wa'alaikumsalam, Yumna. Bagaimana kabarmu?" tanya lelaki itu dari seberang telepon.


"Alhamdulillah baik, Kamu sendiri gimana kabarnya? Betah di sana?" tanya Ayumna.


"Betah lah, Yum. Di sini banyak gadis cantik, meskipun tidak ada yang secantik dirimu, Ayumna," jawab lelaki itu berusaha berdamai dengan hatinya, walau berat ia akan berusaha dan berjuang sendiri.


"Iisshhh, kau seperti Kak Lucas saja!" cibir Ayumna. Yang mereka ketahui sifat Lucas yang selalu tebar pesona dimana-mana.


"Bagaimana dengan pernikahanmu, Yum? Apa kamu bahagia? Jika tidak, maka aku akan menjemputmu dan membawamu ke sini bersamaku." ada nada khawatir dari pertanyaan lelaki yang menghubungi Ayumna.


Ayumna hanya terkekeh mendengar deretan pertanyaan yang di lemparkan oleh lelaki itu padanya.


"Kamu tenang saja, aku bahagia dengan pernikahanku. Dan aku berdoa, agar kamu segera di pertemukan dengan belahan jiwamu yang sesungguhnya." doa tulus Ayumna ucapkan untuk orang yang sangat ia sayangi, dulu.


Setelah mengobrol sedikit lebih lama, membicarakan semua hal saat mereka tidak bisa bertemu lagi. Hingga tiba saatnya Ayumna harus mengakhiri percakapan mereka, karena Shinta sudah kembali masuk ke ruangan Ayumna untuk mengingatkan atasannya itu bersiap-siap.


Di ruangan lain, Langit terlihat geram saat tidak bisa menghubungi nomor Ayumna yang sedang sibuk. Saat ini dia sedang berada di ruang rawat inap yang di tempati oleh Devan.


Meski belum bisa berbicara terlalu banyak tapi keadaan Devan sudah jauh lebih baik. Setiap hari kesehatannya meningkat.


"Sial! Dengan siapa dia berbicara lewat telepon?" umpat Langit sedikit geram. Ia menjadi uring-uringan sendiri saat Ayumna tidak menjawab telpon darinya dan malah sibuk bercengkerama melalui sambungan telepon.


"Jika kau di sini hanya untuk marah-marah, lebih baik kau pulang saja, Lang! Aku tidak mau menginap di sini terlalu lama karena kondisi ku semakin drop setelah melihatmu yang marah tidak jelas," Devan berusaha menyelesaikan kalimatnya meskipun dengan nada yang lambat.


"Cih! Kau sudah menjadi budak cinta nya Ayumna, Lang. Sama seperti saat dirimu bersama wanita ular itu," cibir Devan tidak mau kalah.


"Cinta yang halal itu berbeda rasanya, Dev. Jelas saja tidak sama dengan apa yang ku rasakan dulu pada Jesselyn. Meskipun aku dulu pernah sangat mencintainya. Tapi saat ini, saat aku dengan Ayumna, rasanya sungguh luar biasa, Dev. Aku selalu merasa rindu padanya meski di hanya pergi ke dapur. Kau juga akan merasa selalu ingin berada dekat orang itu. Sungguh Dev, rasa ini telah membunuhku." serangkaian kata yang cukup menggelikan di telinga Devan yang keluar dari mulut Langit.


"Apa cinta halal mu itu membuatmu semakin bodoh? Hah?" tanya Devan sedikit menahan rasa geramnya pada sahabat sekaligus atasannya itu.


Devan tidak bisa membayangkan, akan seperti apa tanggapan para bawahannya saat melihat Langit yang sekarang ini.


"Oh... Aku lupa, kau kan nggak pernah merasakan apa itu cinta," sindir Langit pada pasien yang tengah terbaring di bankar yang ada di ruangan itu.


Tentu saja perkataan Langit membuat Devan ingin sekali merobek muluk laknat sahabatnya. Bukan ia tidak pernah merasakan jatuh cinta sama sekali, dulu sekali, Devan pernah merasakan apa itu cinta.


Sedangkan Langit yang melihat rahang wajah Devan mengeras, diam-diam ia tersenyum. Langit memang sengaja mengatakan itu semua, agar Devan merasa tidak bosan berada sedikit lebih lama di rumah sakit ini.


"Sam, kau bawa atasan bodohmu itu keluar. Bisa-bisa penyakit ku berubah menjadi vertigo kalau terus menerus mendengar ucapannya yang nggak bermutu," perintah Devan pada Samuel yang juga berada di ruangan dimana Devan di rawat.


Devan yang biasanya lebih humoris di antar mereka, namun jika di kaitkan dengan cinta, ia akan berubah menjadi pemarah.


Karena satu kata yang terdiri dari lima karakter itu, sesuatu yang sangatlah sensitif bagi Devan. Dia mempunyai kenangan buruk akan kata tersebut.


Jangan lupa like, vote serta kasih hadiah😁