Touch Me, Hubby

Touch Me, Hubby
Mencintai Dalam Diam



Malam ini, Ayumna tidak memperbolehkan Shakki untuk menemaninya di ruangan yang sama dengan nya. Karena Ayumna mempunyai firasat kalau paman atau bibinya itu akan datang lagi untuk menjenguknya.


Apalagi setelah kepulangan kedua orang tuanya. Pasti berita tentang mereka yang ternyata masih hidup itu akan menggemparkan media besok pagi.


Shakki awalnya begitu enggan meninggalkan Ayumna sendiri. Dia takut akan terjadi hal yang buruk pada putrinya itu. Namun Ayumna tetap menyuruh mamanya untuk menginap di ruang sebelah ruangan nya.


"Mama tenang saja, Aya pasti baik-baik saja," bujuk Ayumna. Shakki tetap menggeleng tidak setuju. "Mama tenang saja. Aya nanti minta Franky untuk berada di ruangan ini," ucap Ayumna meyakinkan mamanya.


Shakki berfikir sejenak. Dia tidak setuju jika Franky yang ada di ruangan ini. Mengingat Franky telah lalai dalam menjaga Ayumna. Kemudian Shakki teringat sosok orang yang sangat dipercaya oleh Langit. Begitupun dipercaya oleh Dirga.


"Biarkan Samuel yang berada di sini. Mama lebih setuju dia yang menjagamu, Sayang." ucap Shakki.


Entah kenapa mendengar nama Samuel, Ayumna merasa lebih tenang. Karena jika Langit yang berada di sini malam ini, pasti suaminya itu juga akan terjerat hukum yang dilanggar nya.


"Baiklah, kalau begitu. Aya juga setuju Samuel yang berada disini. Karena jika Mas Langit yang berada di sini, dan orang itu benar-benar muncul, tidak menutup kemungkinan Mas Langit akan membunuhnya." Ayumna menghela nafas ketika mengingat emosi suaminya yang susah di surutkan jika menyangkut tentang dirinya.


Ayumna begitu yakin jika orang itu datang malam ini, karena dia baru saja mendapat sebuah pesan singkat yang dikirim dari nomor asing. Dan Ayumna tahu siapa pengirim pesan tersebut.


08927++++


Berhati-hatilah malam ini. Jangan sampai kamu sendirian. Aku tahu kamu berpura-pura koma.


Begitulah isi pesan dari nomor asing tersebut. Bukannya merasa takut, Ayumna malah tersenyum senang melihat peringatan yang diberikan kepadanya.


"Semoga kamu benar-benar bisa berubah, dan kita bisa menjadi saudara yang saling melengkapi." ucap Ayumna setelah membaca pesan singkat tersebut.


Sebelum Langit masuk ke dalam ruangan Ayumna dirawat, Shakki telah memberitahukan rencana Ayumna kepada Langit. Dan dengan terpaksa Shakki memberitahukan pada semua orang yang berada di sana.


Pada saat itu, Shakki menyuruh Franky untuk masuk ke dalam ruangan Ayumna dan menemaninya. Sementara dia mencari keberadaan Arya dan juga Langit.


Setelah menemukan keberadaan mereka yang berada di kantin rumah sakit, Shakki langsung menceritakan rencana Ayumna pada mereka. Arya dan Samuel terlihat begitu terkejut saat mengetahui ternyata Ayumna hanya berpura-pura koma. Sementara Dirga terkekeh sangat keras, membuat semua orang menatap tajam kearahnya.


"Haha jangan memandangku seperti itu, Bro!" kata Dirga pada tiga lelaki yang tengah menatapnya dengan tatapan tajam.


"Jangan terlihat kaget seperti itu, Arya. Apa kau lupa? Sifat putrimu itu persis dengan Shakki. Dia mempunyai beribu rencana cerdik yang bahkan kau sendiri tidak bisa menerka-nya." ingat Dirga pada Arya.


Dirga sangat mengenal baik Shakki. Terlalu baik dan paham betul apa saja yang dipikirkan oleh Shakki. Karena Shakki lah alasan Dirga tidak menikah sampai saat ini.


Dirga mencintai Shakki dari jaman masih sekolah. Namun dia berbeda dengan Eva, cinta yang dimiliki wanita itu berubah menjadi sebuah obsesi yang berada di jalan yang salah.


Cinta Dirga tulus kepada Shakki. Dia lebih memilih menjaga Shakki dan selalu berada di sampingnya, sebagai sahabat. Dan Dirga tahu batasan sikapnya pada Shakki.


Mencintai dalam diam itu sangatlah terasa indah, jika kita benar-benar tulus mencintainya. Apalagi melihat orang yang kita cintai bahagia dengan hidupnya. Seperti halnya dengan apa yang dilakukan oleh Dirga.


Tapi ada sebagian orang beranggapan, mencintai dalam diam itu suatu hal yang bodoh. Bodoh karena tetap mau melabuhkan hatinya pada orang yang tidak mencintainya.


Aku padamu Om Dirga😘