Touch Me, Hubby

Touch Me, Hubby
Flashback Off



Ayumna membalikkan badan setelah mendengar semua pengakuan seorang pemuda yang duduk diantara makam orang tua palsu Ayumna.


Air mata Ayumna kembali mengalir tanpa diminta. Ia tidak menyangka, orang yang selama ini di kabarkan meninggal. Bahkan orang yang belum pernah ia temui sedari lahir, ternyata masih hidup dan masih memperhatikan tumbuh kembang Ayumna.


Kenapa kakak baru muncul sekarang? Kakak pikir Yumna mau menerima Kakak dengan mudah? Tidak semudah itu Kak! Jerit Ayumna dalam hati.


Memang keluarga Natakusuma selama ini penuh dengan misteri. Walaupun terbilang keluarga berpengaruh di negara ini, keluarga Natakusuma lebih memilih menyembunyikan jatidiri mereka. Mengingat banyaknya ancaman yang mengintai mereka. Hanya orang terdekat lah yang mengetahui keluarga itu.


Pemuda yang tak lain adalah Bryan, menoleh kearah Ayumna saat tak sengaja mendengar suara isak tangis perempuan itu. Bryan sudah menduga, bahwa adiknya itu pasti sangatlah marah padanya setelah mendengar semua kenyataan yang mereka sembunyikan selama ini.


Bryan kecil yang sangat jenius itu berpura-pura mengikuti permainan orang yang menculik dirinya. Ia bisa saja kabur, tapi keselamatan keluarganya lah yang akan terancam. Terutama adik yang belum kelurahan dari perut sang mama.


Arya juga tidaklah bodoh. Dia mengikuti arahan Bryan kecil untuk mengikuti permainan mereka. Dan juga mengumumkan kematian Bryan pada publik.


Dari semenjak kejadian itulah Arya Natakusuma menyembunyikan keluarganya dari publik, terutama bayi yang baru lahir setelah kejadian penculikan Bryan. Bayi itu adalah Ayumna.


Arya memilih pergi ke ibu kota yang sebelumnya tinggal di Surabaya. Di ibukota, Arya memilih sebuah rumah di perumahan tidak terlalu elit. Sangat berbeda dengan tempat tinggalnya di Surabaya. Arya merupakan Rich Man di kota Surabaya.


Mereka membesarkan Ayumna dengan begitu sederhana. Arya menyembunyikan jati diri mereka sampai Ayumna remaja. Saat itu dengan tidak sengaja, Ayumna mendengar percakapan Arya dengan orang kepercayaannya. Dan semenjak itulah Ayumna mencari tahu status sosial mereka tanpa diketahui orang tuanya.


Dari kejadian di makam itulah Bryan terus mencoba mendekati Ayumna tanpa sepengetahuan musuh mereka. Namun Ayumna tak menghiraukannya. Ia lebih memilih menghindar terus menerus.


Setelah itu Ayumna memilih tinggal dengan Hendra dan juga Mayang, yang merupakan teman dekat dari orang tuanya. Daripada dengan paman dan bibinya dan kembali tinggal di kota Surabaya. Sampai ia memilih menjadi pengantin pengganti.


"Meskipun aku tinggal dengan Om Hendra, aku juga tidak luput dari perhatian mereka. Saat berada di kampus, aku dua kali mengalami keracunan yang tidak masuk akal di kantin." ingat Ayumna pada kejadian beberapa tahun silam.


Bryan yang mendengar cerita dari adiknya itu, terkesiap kaget. Kapan kejadian itu terjadi? Karena selama ini Bryan selalu melindungi Ayumna dari jauh. Meskipun dia kembali ke luar negri, Bryan selalu menaruh orang kepercayaannya untuk menjaga Ayumna.


Bryan menarik bahu Ayumna lalu memeluknya dengan erat. Air matanya pun kembali mengalir membasahi pipinya.


"Maafkan Kakak, Ay. Kakak sudah berusaha menjagamu dari jauh. Namun Kakak tetap tidak bisa menjadi seorang Kakak yang baik untukmu." ucap Bryan dengan penuh penyesalan.


Ayumna menggelengkan kepala. Kakaknya sudah berbuat dengan semestinya meskipun Ayumna masih merasa kesal. Kesal karena kenapa Bryan baru muncul disaat mereka sudah dewasa.


"Udah belum, lepas rindunya?" tanya Marko yang sebenarnya tidak kuat melihat kesedihan diantara kedua kakak beradik itu.


Ayumna dan Bryan menatap Marko dengan tatapan tak bersahabat, meskipun Marko adalah orang yang paling dekat dengan mereka. Sedangkan Marko terkekeh melihat ekspresi Bryan dan Ayumna yang kompak saat menatap dirinya.


Sementara Casandra melangkah mendekat ke arah Bryan dan Ayumna. Ia tersenyum ke arah Ayumna lalu memeluk Ayumna yang terlihat canggung.


"Siapa dia Kak?" tanya Ayumna sembari menatap kearah Bryan dengan tatapan tidak mengerti.


Tenang... jangan pada mengumpat dulu😒


Habis ini part perang Dunia di mulai😂