Touch Me, Hubby

Touch Me, Hubby
Selalu Salah



Kini tinggallah Langit dan Ayumna berada di kamar berdua saja. Sebelum Diana pamit untuk pulang terlebih dulu dan kan kembali besok pagi menggantikan Langit untuk menjaga Ayumna. Diana pulang dengan diantar Franky.


Sementara di luar ruangan Ayumna dirawat, Langit menempatkan beberapa orang untuk berjaga.


Bibir Langit tertarik ke atas kala melihat Ayumna yang masih memejamkan mata. Tangannya terangkat untuk membelai wajah cantik sang istri dengan lembut. Jemari-jemarinya sengaja dia mainkan di sekitar bulu mata Ayumna. Menggoda sang istri agar mau membuka matanya terlebih dulu.


"Mau sampai kapan kamu berpura-pura di depanku, Sayang?" tanya Langit dengan lembut.


Semulanya Ayumna mencoba untuk menahan diri agar tidak membuka matanya terlebih dulu. Dia ingin melihat sampai mana Langit akan merasa terpuruk dengan keadaan dirinya seperti ini. Namun ternyata dugaannya benar, Langit mengetahui sandiwaranya.


"Baiklah, jika kamu tidak ingin membuka mata," ucap Langit lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Ayumna. "Mas punya cara jitu untuk membuatmu membuka mata dengan sendirinya, Sayang. Bahkan Mas bisa membuat suaramu yang merdu itu keluar." bisik Langit kemudian. Membuat Ayumna waspada dan langsung membuka matanya dengan sempurna.


Ayumna tahu cara apa yang akan dipakai oleh Langit. Dan Ayumna tidak mau melakukan itu sekarang ini. Karena memang perutnya masih terasa kram.


"Mas jangan macam-macam, ya. Ini di rumah sakit loh," ucap Ayumna kesal seketika saat membuka mata. Membuat Langit semakin terkekeh.


"Memangnya kamu tau apa yang akan aku lakukan, Sayang?" tanya Langit menggoda istrinya kembali.


"Eng-enggak!" kesal Ayumna. Dia sebenarnya merasa malu, karena sandiwaranya diketahui Langit dengan mudah.


"Jangan membuatku khawatir lagi, Sayang," ucap Langit kemudian langsung menyambar bibir Ayumna yang menggoda. Dan hal itu mampu membuat Ayumna gelagapan. "Bagaimana keadaan anak kita, Sayang? Apa terasa sakit?" lanjut Langit menanyakan beberapa pertanyaan pada Ayumna.


Ayumna tersenyum melihat wajah Langit yang nampak begitu khawatir terhadapnya. Kini Ayumna yakin, jika dirinya akan benar-benar melabuhkan hatinya pada sang suami.


"I Love U, Mas," ucap Ayumna seketika. Bukannya menjawab pertanyaan dari Langit, namun malah mengungkapkan apa yang dirasanya sekarang. Membuat Langit terdiam tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar.


Untuk pertama kalinya selama mereka menikah, Ayumna mengatakan perasaannya pada Langit. Langit sadar, jika pernikahan mereka tidak dilandasi dengan cinta. Namun Langit dan Ayumna juga sadar akan posisi mereka masing-masing.


"Kamu tidak mau membalas perasaanku, Mas? Kamu tidak mencintaiku lagi? Apa karena sekarang tubuhku tidak se-sexy dulu?" ucap Ayumna dengan bibir cemberut.


Langit menghela nafas saat istrinya salah mengartikan pertanyaannya. Ibu hamil memang selalu punya presepsi nya sendiri. Dan itu membuatku semakin ingin terjun ke dasar jurang. Batin Langit ketika Ayumna salah mengartikan pertanyaannya. Dan dirinyalah yang harus kembali mengalah, lagi dan selalu mengalah.


"Bukan begitu maksudku, Sayang. Ini pertama kalinya kamu mengungkapkan perasaanmu, pada Mas." terang Langit. Tidak mau jika istrinya itu marah. "I Love U too." lanjut Langit.


"Emang iya, ya? Perasaan aku sudah pernah mengatakannya, Mas. Apa Mas aja yang tidak terlalu menghiraukanku?" tuduh Ayumna. Membuat Langit meraup wajahnya dengan kasar.


"Bukan yang pertama kok, Yank. Entah ini sudah yang berapa ribu kali kamu ucapkan." pasrah Langit. Lebih baik dirinya mencari aman.


"Aku tidak semurah itu, Mas." ucap Ayumna kemudian.


Langit menyugar rambutnya dengan kasar. Dia semakin terlihat frustasi dalam menghadapi sikap istrinya. Aarrgghhh...jika saja bisa aku tukar tambah, pasti akan aku lakukan. Jerit Langit yang hanya bisa dia katakan di dalam hati. Karena tidak mungkin dirinya kaan berkata seperti itu pada Ayumna. Bisa-bisa dirinyalah yang akan ditinggal oleh Ayumna.


"Apa motif mu bersandiwara seperti ini, Sayang?" tanya Langit mengalihkan topik.


Kemudian Ayumna menceritakan siapa dan bagaimana rencananya yang Ayumna susun untuk membuat seseorang itu muncul dengan sukarela.


Jangan lupa kasih like, gift dan komen untuk mendukung karya ini🤗