
Klan dewa angin.
Seluruh anggota klan dikejutkan oleh kemunculan aura kekuatan yang sangat dahsyat, bahkan aura itu sampai menimbulkan tekanan intimidasi di seluruh wilayah klan.
Para anggota klan yang penasaran berbondong-bondong mendatangi kediaman Yun Fei, karena aura kekuatan yang sangat dahsyat itu berasal dari kediamannya.
Tidak hanya anggota klan, tapi pemimpin serta para petinggi klan juga datang ke sana, dan sama dengan yang lainnya, mereka juga ingin mengetahui siapa yang melepaskan aura itu.
"Kakak, sepertinya..."
Fang Yuan mengangguk, "tidak salah lagi, dia berhasil meningkatkan kekuatannya!"
"Hahahaha! Setelah sekian lama, akhirnya klan kita akan kembali ke masa jaya seperti dulu lagi!" ujar Fang Chao.
Tidak lama berselang, Yun Fei keluar dari kediamannya, ia nampak terkejut saat melihat semua anggota klan sudah berkumpul dan memenuhi halaman kediamannya.
"Hormat kami, patriark muda!" ujar mereka semua serempak.
"Ada apa ini? Kenapa kalian berkumpul di sini?" tanya Yun Fei dengan raut wajah kebingungan.
Fang Yuan tersenyum dan menghampiri Yun Fei, lalu menepuk pelan pundak bahu cucunya itu, "mereka semua sedang bahagia, jadi wajar kalau mereka berkumpul di sini."
"Aku senang mendengarnya, tapi apa yang membuat kalian bahagia? Apakah ada yang menikah?"
"Hahahaha!" Fang Chao tertawa lantang, lalu menghampiri Yun Fei, "cucuku, kami bahagia bukan karena ada yang menikah, tapi kami bahagia karena kau ada bersama kami."
"Maksud kakek?"
"Fei, apa tingkat kultivasi-mu sekarang?" tanya Fang Yuan.
"Kultivasi-ku..." Yun Fei tiba-tiba saja menghentikan ucapannya, karena akhirnya ia mengerti apa yang membuat mereka semua bahagia.
"Terima kasih, aku berjanji akan menjaga klan ini dengan segenap kekuatanku!"
"Yang kakek tanyakan adalah..."
"Emperor level satu!"
Suasana berubah hening setelah Yun Fei mengatakan tingkat kultivasi-nya, meski sudah mendengarnya dengan jelas, namun mereka nampak tidak percaya dengan pendengarannya.
"Fei, a-apa kau sedang bercanda?"
Yun Fei tersenyum seraya menggeleng pelan, ia tentu paham apa yang membuat mereka tidak percaya dengan perkataannya, karena tingkatan itu sangat sulit untuk dicapai.
Wushh!
Aura kekuatan yang sangat besar terpancar dari tubuh Yun Fei, seketika itu juga, semua orang di halaman istana itu merasa seperti sedang ditimpa oleh gunung yang sangat besar.
Selain itu, tekanan intimidasi tersebut juga membuat mereka berlutut dengan paksa, bahkan tidak sedikit anggota klan yang muntah darah karena tidak sanggup menahan tekanan itu.
"Bagaimana? Apakah sekarang kalian sudah percaya?"
Hanya anggukan kepala yang bisa mereka berikan sebagai jawaban, karena bagaimanapun juga, mereka masih sulit untuk percaya bahwa kekuatan Yun Fei sudah mencapai ranah itu.
Tapi, sebesar apapun ketidakpercayaan itu, tetap tidak bisa membantah kenyataannya, bahkan mereka sudah merasakan sendiri betapa dahsyatnya aura kekuatan Yun Fei.
"Syukurlah kalau kalian percaya" ucap Yun Fei.
"Fei, kekuatan-mu sekarang sudah sangat tinggi, bahkan sudah melebihi orang tua ini, jadi..."
"Baiklah, aku akan menuruti keinginan kakek, tapi aku punya satu syarat" sahut Yun Fei.
"Katakan apa syaratnya?"
"Mulai sekarang, kalian harus memanggilku Jia Zhen!"
"Alasannya?"
Yun Fei diam sejenak, kemudian ia menjelaskan tentang mimpi yang pernah ia alami, dan menurutnya, seseorang bernama Jia Zhen itu memiliki hubungan dengan dirinya.
"Jika namanya tersebar di benua Huangwu, orang itu pasti akan datang dengan sendirinya untuk menemui-ku."
"Rencana-mu bagus juga, tapi bukankah itu sedikit beresiko?"
"Tidak masalah, yang penting aku bisa bertemu dengannya" jawab Yun Fei.
"Baiklah, kakek setuju dengan syarat-mu itu, tapi kau harus selalu berhati-hati!"
Yun Fei mengangguk pelan, lalu berpamitan dengan seluruh anggota klan, karena ia ingin melakukan perjalanan untuk menyelesaikan tugas yang telah lama tertunda.
Setelah berpamitan, Yun Fei langsung pergi meninggalkan klan dewa angin. Tujuan pertamanya adalah klan Asura, karena ada hal penting yang ingin ia bicarakan dengan Lin Xia.
***
Dengan kekuatan yang ia miliki saat ini, tentunya tidak sulit bagi Yun Fei untuk menempuh jarak yang jauh, karena sekarang ia sudah bisa melesat terbang dengan bebas di udara.
Jarak antar kedua klan sangatlah jauh, dan butuh waktu lebih dari dua bulan dengan menggunakan kuda, namun jarak itu ditempuh hanya dalam waktu beberapa jam saja olehnya.
"Selamat datang..."
"Kau bebas memanggilku apa saja, karena aku yakin kau juga sudah mengetahui siapa aku sebenarnya" ucap Yun Fei yang masih mengenakan topeng.
Lin Xia tersenyum, "baiklah, selamat datang, Jia Zhen."
"Ada apa kau menemui-ku?" lanjutnya setelah mempersilahkan Yun Fei untuk duduk.
"Aku butuh bantuan-mu!"
"Benarkah? Bantuan apa yang dibutuhkan oleh orang hebat sepertimu?"
Yun Fei menghela napas panjang, kemudian melepaskan topeng putih yang menutupi wajahnya, lalu setelah itu, ia menceritakan tentang perjalanan yang akan ia lakukan sebentar lagi.
Setelah menjelaskan semua tujuannya, Yun Fei kemudian meminta bantuan pada Lin Xia untuk menjaga klan dewa angin, karena ia yakin hanya Lin Xia saja yang bisa menjaga keluarganya itu.
"Ini hanya untuk sementara saja, setidaknya sampai aku menyelesaikan tugasku" ucap Yun Fei.
Lin Xia tersenyum lembut, "itu tidak masalah, tapi apa yang akan aku dapatkan jika aku menjaga keluargamu?"
"Apapun yang kau inginkan, termasuk membuat semua orang tunduk padamu!"
Perkataan Yun Fei memang terdengar berlebihan, namun ia mengucapkannya dengan sungguh-sungguh, yang artinya ia akan melakukan apapun asalkan Lin Xia mau menjaga keluarganya.
Demi keselamatan keluarganya, Yun Fei rela melakukan apapun, termasuk mengorbankan dirinya, karena menurutnya, tidak ada hal lain yang lebih penting daripada keluarga.
Yun Fei juga mengerti dan paham betapa berbahayanya tugas yang akan ia lakukan saat ini, oleh karena itu, ia harus memastikan bahwa keluarganya benar-benar aman dan jauh dari bahaya.
Untuk itulah ia datang menemui Lin Xia, karena hanya Lin Xia yang bisa menjaga keamanan keluarganya, dan ia juga yakin bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan Lin Xia termasuk dirinya.
"Hahahaha!" Tawa Lin Xia memenuhi seluruh ruangan dan berhasil memecah keseriusan antara keduanya, "kau tenang saja, aku pasti akan menjaga mereka."
"Dan mengenai yang tadi, aku harap kau tidak menanggapinya dengan serius, karena aku hanya bercanda."
Tanpa diminta-pun, Lin Xia pasti akan menjaga klan dewa angin, karena Yun Fei adalah sosok yang sangat penting untuknya, bahkan lebih penting dari nyawanya sendiri.
"Tidak adil jika aku meminta bantuan tanpa memberi imbalan, katakan saja, apa yang kau inginkan" ucap Yun Fei.
"Hanya ada satu!"
"Apa itu?"
"Ingatlah siapa dirimu sebenarnya" jawab Lin Xia.
Yun Fei terdiam, ia benar-benar bingung dan tidak paham dengan keinginan Lin Xia, namun ia tetap mengangguk sebagai tanda bahwa dirinya setuju pada permintaan Lin Xia itu.
"Baiklah, kalau begitu aku permisi" ucap Yun Fei, kemudian pergi meninggalkan istana klan Asura.
"Jangankan menjaga keluargamu, bahkan jika kau ingin aku menghancurkan benua ini, pasti akan aku lakukan, paman."