The God Of Void

The God Of Void
Chapter 28. Dunia Kuno (4)



Wushh.


Dhuaaar!


Serangan yang dilancarkan oleh ketua kelompok berhasil mengenai Yun Fei, sehingga membuatnya terlempar sejauh beberapa meter, namun serangan itu tidak terlalu berdampak pada dirinya.


"Aku pikir kau hanya akan diam dan menyaksikan saja" ucap Yun Fei.


"Aku tidak mungkin diam saja saat kau membunuh rekan-rekanku!"


Sejak pertarungan dimulai, Yun Fei sudah berhasil membunuh lima anggota kelompok dan saat ini, hanya tersisa lima orang saja, itupun termasuk ketua dari kelompok tersebut.


"Baguslah, karena aku tidak perlu repot-repot lagi menghadapi-mu nanti" sahut Yun Fei, lalu melesat maju dengan kecepatan tinggi.


Pertarungan kembali terjadi, namun kali ini, Yun Fei nampak sedikit kesulitan, karena ketua kelompok itu ternyata juga memiliki kecepatan yang cukup tinggi, bahkan ia mampu mengimbangi pergerakan Yun Fei.


Bergabungnya ketua kelompok dalam pertarungan, seakan membawa angin perubahan untuk mereka semua, mereka yang awalnya kesulitan, sekarang malah bisa menahan setiap serangan Yun Fei.


Tidak hanya itu saja, mereka yang sebelumnya tidak bisa apa-apa, sekarang mulai melancarkan serangan balasan. Dan berkat arahan dari sang ketua, mereka juga sudah bisa membaca pergerakan Yun Fei.


"Pemuda itu benar-benar luar biasa, aku tidak menyangka jika dirinya selalu berhasil membaca gerakan-ku."


"Menyerah-lah, kau sudah tidak mungkin bisa menang dari kami!" ujar ketua kelompok tersebut.


"Kata menyerah tidak ada dalam kamus hidupku!" sahut Yun Fei seraya menghindari setiap serangan yang mengarah padanya.


"Kalau begitu, aku hanya bisa memaksamu untuk menyerah!"


Pemuda itu kemudian melompat ke udara, lalu mengangkat tangan kirinya ke langit. Kemudian, di langit muncul lingkaran sihir yang cukup besar, lalu dari dalamnya keluar bola api yang sangat besar.


Disaat yang bersamaan, tekanan intimidasi yang sangat besar juga menimpa tubuh Yun Fei. Selain itu, dari dalam tanah muncul rantai yang tercipta dari energi spiritual yang langsung membelenggu tubuhnya.


"Sial, aku tidak bisa menghindar."


"Tamatlah riwayatmu!" ujar pemuda itu, lalu menurunkan tangannya ke bawah.


Wushh.


Dhuaaar!


Ledakan dahsyat terjadi saat bola api raksasa itu menghantam tubuh Yun Fei, kehancuran yang diciptakan juga sangat besar, bahkan gua yang tidak jauh dari tempat itu sampai hancur karenanya.


"Apa dia mati?"


"Dia pasti sudah mati, karena mustahil dia bisa menghindari serangan ketua."


"Sial, bagaimana dengan cincin penyimpanannya?"


"Semoga saja tidak hancur."


Slash!


Slash!


Ketika mereka semua berpikir jika Yun Fei sudah mati, saat itu juga terdengar suara tebasan yang begitu jelas, tidak lama berselang, dua orang dari mereka jatuh ke tanah dengan kepala yang telah terpenggal.


"A-apa yang..."


Slash!


Slash!


Suara tebasan kembali terdengar, dua orang anggota kelompok yang tersisa, juga mengalami hal yang sama dengan kedua rekannya, bahkan mereka tidak sempat mengetahui siapa pelakunya.


"Aku tidak menyangka kau bisa bertahan dari serangan-ku."


"Selain itu, aku juga penasaran bagaimana kau bisa lolos dari belenggu itu?"


"Kau mau tahu caranya?"


"Jika kau tidak keberatan, aku pasti akan menjadi pendengar yang baik" jawab pemuda tersebut.


"Baiklah, perhatikan baik-baik."


Wushh.


Aura kekuatan yang sangat besar terpancar dari tubuh Yun Fei, disaat yang sama, tubuhnya juga diselimuti oleh kekuatan petir berwarna merah, lalu setelah itu, Yun Fei menghilang dari pandangan.


Hanya dalam sekejap mata, Yun Fei telah muncul lagi di hadapan pemuda itu, lalu ia juga melayangkan tinjunya dan berhasil mendarat tepat di wajah pemuda tersebut.


Wushh.


Pukulan Yun Fei yang sangat kuat membuat pemuda itu terlempar sampai beberapa meter, tubuhnya bahkan menghantam reruntuhan gua yang hancur karena dampak ledakan sebelumnya.


Selain itu, pukulan tersebut juga membuat darah mengalir dari hidung dan bibirnya, bahkan beberapa giginya nampak patah akibat hantaman keras yang mendarat di wajahnya itu.


"Si-sial, kecepatan macam apa itu? Aku bahkan tidak bisa melihatnya sedikitpun."


"Bagaimana? Apa kau sudah mengetahuinya?" tanya Yun Fei yang telah muncul lagi di hadapannya.


"A-aku..."


Sebelum pemuda itu menyelesaikan ucapannya, pukulan keras kembali mendarat tepat di dagunya dan kali ini, pukulan itu membuatnya terlempar ke udara.


Kemudian, Yun Fei melompat mengikuti pemuda tersebut dan ketika tubuh mereka sejajar, Yun Fei langsung menebas leher pemuda di depannya itu, lalu menendang tubuhnya kembali ke daratan.


"Akhirnya selesai juga" gumam Yun Fei, lalu mengumpulkan cincin penyimpanan mereka semua.


***


Satu bulan kemudian.


Yun Fei membuka matanya secara perlahan, mengakhiri meditasi yang telah ia lakukan selama hampir satu bulan lamanya, dan berkat usahanya itu, kekuatannya kini telah meningkat satu level lagi.


Sebelum memasuki Dunia Kuno, kultivasi Yun Fei berada di ranah spirit langit level satu, dan berkat kristal energi yang ia serap sebelumnya, kultivasi-nya sekarang telah meningkat ke level dua.


"Waktuku sudah tidak banyak, aku harus segera mengumpulkan sumberdaya" gumam Yun Fei, lalu menghilang dari dalam gua tempatnya berkultivasi.


Setelah meninggalkan gua, Lin Feng mempercepat langkahnya menuju ke wilayah hutan, dan kebetulan tempat ia bermediasi tidak terlalu jauh dari wilayah tersebut, sehingga ia bisa menghemat waktunya.


Wushh.


Booom!


Sebuah serangan melesat dengan kecepatan tinggi kearah Yun Fei, beruntungnya ia langsung menyadari hal itu, sehingga mudah baginya untuk menghindari serangan tersebut, jika tidak, ia pasti sudah terluka.


"Siapa kalian?"


"Apa kau ingat dengan orang-orang yang kau bunuh waktu itu?" Bukannya menjawab, pemuda itu malah memberikan pertanyaan padanya.


Yun Fei diam sejenak sembari memikirkan orang-orang yang dimaksud, "Iya, aku mengingatnya" jawab Yun Fei.


"Bagus! Karena aku akan membalaskan dendam mereka semua!" ujar pemuda itu, lalu melesat maju bersama bawahannya.


Yun Fei tidak tinggal diam, ia kemudian mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanannya, "aku sedang terburu-buru, jadi maafkan aku karena harus mengakhiri pertarungan ini dengan cepat!"


Slash!


Slash!


Dengan gerakan yang begitu luar biasa , Yun Fei melesat maju dan menebas mereka semua, dia tidak hanya tidak memberikan kesempatan untuk menyerang, tapi juga tidak memberi kesempatan untuk hidup.


"Ja-jangan bunuh aku, a-aku mohon, jangan bunuh aku"


"Berikan aku alasannya."


"A-aku adalah murid sekte pilar suci, jika kau membunuhku, kau akan menjadi musuh sekte."


Yun Fei menyeringai dibalik topengnya, "kebetulan sekali, aku memang memiliki masalah dengan sekte kalian" ucapnya, lalu membunuh pemuda itu.


Di tempat lain.


"Sial, apanya yang mengambil keuntungan, jika kita ikut campur, kita pasti akan berakhir sama seperti mereka."


Beberapa puluh meter dari tempat Yun Fei, ada beberapa orang pemuda yang tengah mengawasi pertarungan. Pada awalnya, mereka ingin mengambil keuntungan dari pertarungan itu, tapi setelah melihat kekejaman Yun Fei, mereka malah ketakutan.


"Sebaiknya kita pergi."


"Kalian pikir bisa pergi begitu saja?"


Kemunculan Yun Fei yang tiba-tiba, membuat mereka semua tersentak kaget, namun bukannya melarikan diri dari sana, mereka semua malah bersiap untuk bertarung melawan Yun Fei.


"Ja-jangan takut, dia hanya sendirian."


"Sendiri atau beramai-ramai, tidak menjamin hasil akhir sebuah pertarungan" sahut Yun Fei, lalu menyerang mereka semua.


Benar saja, hanya dalam kurun waktu yang kurang dari lima menit, Yun Fei telah berhasil membantai mereka semua, bahkan nasib mereka tidak ubahnya seperti para pemuda yang menghadang Yun Fei sebelumnya.


"Sepertinya ada yang berhasil lolos" gumam Yun Fei saat mengamati jumlah mayat mereka.


"Sudahlah, aku tidak punya waktu untuk mengejarnya."