
Beberapa hari kemudian.
Kabar mengenai iblis bertopeng yang menyerang kota Hufeng tersebar luas, dan hal itu membuat sosoknya semakin ditakuti oleh semua orang, terutama penduduk kota Hufeng.
Walaupun serangan itu tidak sampai ke kota, namun para penduduk masih diselimuti oleh rasa takut, karena iblis bertopeng bisa kembali kapan saja dan menyerang kota itu lagi.
Selain itu, sosok iblis bertopeng sudah menjadi musuh sebagian orang, apalagi mereka yang tidak suka dengan kekejaman yang ia lakukan, baik di Dunia Kuno ataupun di kota Hufeng.
Namun, tidak semua orang memusuhinya, justru ada juga yang menjadikannya dirinya sebagai panutan, khususnya orang-orang yang memang suka dengan kekerasan dan aliran hitam.
Dan tidak sedikit pula yang memandang remeh dirinya, mereka menganggap bahwa tindakannya itu adalah tindakan seorang pengecut, karena dirinya yang suka menindas orang lemah.
Tapi, apapun tanggapannya, yang jelas, nama iblis bertopeng sudah menjadi buah bibir semua orang, dan hampir di setiap kota, pasti ada beberapa orang yang membicarakan dirinya.
***
"Apa tanggapan-mu mengenai rencana patriark?"
"Sebenarnya aku takut mengatakan ini, tapi menurutku, patriark sudah gila karena dendamnya itu!"
"Kau benar! Padahal semua orang ingin menjauhi iblis itu, tapi dia malah ingin mengajaknya bekerjasama."
"Tapi apapun itu, aku harap tidak ada hal buruk yang menimpa keluarga kita."
"Semoga saja."
Kedua pemuda dari keluarga Xue itu terlalu asyik mengobrol hingga tidak memperhatikan sekitar, bahkan keduanya tidak sadar jika mereka sedang diawasi oleh seseorang.
"Xue Jing, akan ku kabulkan keinginanmu itu" gumam Yun Fei.
Setelah itu, Yun Fei pergi meninggalkan tempat tersebut, karena ia harus bersiap-siap untuk menemui Xue Jing, tapi bukan dengan identitasnya saat ini, melainkan iblis bertopeng.
"Fei, darimana saja kau?" tanya Mei Lien.
"Hanya jalan-jalan di kota."
Mei Lien menghela napasnya seraya menggeleng pelan, "apa kau lupa kalau keluarga Xue masih mengincar-mu?"
"Kakak tenang saja, mereka tidak akan bisa menangkap-ku" jawab Yun Fei.
"Fei, aku tahu kau itu kultivator yang kuat, tapi keluarga Xue tidak mudah untuk dihadapi."
Yun Fei mengangguk dan tersenyum, ia benar-benar senang karena Mei Lien mengkhawatirkan dirinya, dan itulah yang membuat Yun Fei sangat menghormati gadis itu.
Selain itu, status yang dimiliki Yun Fei di rumah lelang Phoenix juga bukan lagi sebagai tamu, melainkan sebagai keluarga, bahkan Mei Lien menganggap Yun Fei sebagai adiknya sendiri.
"Baiklah, lain kali aku akan berhati-hati."
"Kau sudah makan?"
"Belum, aku masih..."
"Ikut aku!" ujar Mei Lien, kemudian menghampiri Yun Fei dan menarik tangannya menuju ke ruang makan.
***
Malam harinya.
Aula pertemuan keluarga Xue.
"Kita sudah melakukan pencarian selama beberapa hari, tapi masih belum menemukan apapun."
"Dia itu sosok yang luar biasa, sudah pasti sulit menemukannya" sahut Xue Jing.
Keluarga Xue sudah mencari sosok iblis bertopeng selama lima hari, namun sampai saat ini, mereka belum mendapatkan hasil apapun, bahkan jejaknya saja tidak bisa mereka temukan.
Meski sangat sulit ditemukan, namun Xue Jing tidak pernah mau berhenti untuk berusaha, karena untuk saat ini, hanya iblis bertopeng-lah yang bisa membantunya.
Selain ingin membunuh Yun Fei, Xue Jing juga memiliki rencana yang jauh lebih besar lagi, dan untuk menjalankan rencananya itu, ia sangat membutuhkan bantuan iblis bertopeng.
"Patriark, apa Anda yakin dia mau membantu kita?"
Xue Jing mengangguk, "aku yakin dia tidak akan menolak, karena aku akan memberikan penawaran besar untuknya."
"Benarkah? Memangnya tawaran apa yang kau punya untukku?"
Semua orang di aula tersentak ketika mendengar suara asing tersebut. Lalu, mereka mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara dan menemukan sosok iblis bertopeng di sana.
"Ka-kau... bagaimana kau bisa masuk ke sini?"
"Kalian tidak perlu tahu" jawab Yun Fei, lalu beranjak dari tempatnya dan duduk di salah satu kursi yang ada di sana.
"Katakan, apa yang akan kau tawarkan padaku?"
Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, tidak ada seorangpun dari mereka yang menyadari atau merasakan keberadaan iblis bertopeng, padahal jaraknya dengan mereka tidak terlalu jauh.
"Kenapa kau malah diam?!"
"Ma-maaf, senior!"
Yun Fei mengangguk, "jadi, apa yang akan kau tawarkan padaku?"
Xue Jing tersenyum senang, kemudian menjelaskan tentang penawaran yang telah ia siapkan untuk Yun Fei, namun ia masih belum menjelaskan rencana besar yang telah ia siapkan.
"Penawaran-mu lumayan menarik, tapi apa yang harus aku lakukan untukmu?"
"Senior, aku hanya ingin meminta bantuan pada senior."
"Aku tahu itu, tapi bantuan seperti apa yang kau inginkan dariku?"
"Aku ingin menyingkirkan Fan Chou dari takhta!"
Kali ini, giliran Yun Fei yang dibuat kaget dengan rencana Xue Jing. Ia juga tidak menyangka jika Xue Jing dan seluruh keluarga Xue ingin menggulingkan kekuasaan Fan Chou.
Pada awalnya, Yun Fei sempat berpikir alasan Xue Jing mencari iblis bertopeng, hanya untuk melenyapkan dirinya, tapi siapa sangka kalau Xue Jing ternyata memiliki rencana lain.
"Xue Jing! Kau benar-benar manusia tidak tahu diri!"
"Senior, apa keputusan anda?"
"Hahahaha!" tawa lantang keluar dari mulut Yun Fei, "rencana yang menarik, kalau begitu, aku akan membantumu" ucapnya.
"Untuk saat ini, aku hanya bisa berpura-pura membantunya."
Xue Jing menghela napas lega, ia sempat khawatir jika iblis bertopeng akan menolak untuk membantunya, tapi sekarang, rasa khawatir itu sudah lenyap tanpa sisa.
"Terima kasih, senior!"
"Ya sudah, kalau begitu aku harus pergi sekarang."
"Senior, bagaimana kalau Anda tinggal di sini saja?"
"Aku mau saja, tapi keberadaan-ku pasti akan diketahui oleh Huang Liao" jawab Yun Fei.
"Benar juga! Aku sampai lupa jika dia ada di kota ini. Tapi, bagaimana cara kami menghubungi senior?"
"Tenang saja, kalian bisa menemui-ku di hutan selatan" jawab Yun Fei, lalu meninggalkan aula pertemuan tersebut.
***
Setelah meninggalkan kediaman keluarga Xue, Yun Fei kemudian kembali ke rumah lelang Phoenix, tapi tentunya setelah ia melepaskan topeng dan juga jubah hitamnya itu.
"Fei, darimana saja kau?"
"Kak Mei, dimana paman? Aku punya kabar buruk!"
"Apa maksudmu?" tanya Huang Liao menghampiri mereka.
"Akan aku jelaskan, tapi bukan di sini" jawab Yun Fei.
Huang Liao mengangguk paham, kemudian mengajak Yun Fei dan Mei Lien ke ruangan khusus miliknya, lalu menciptakan formasi agar tidak ada yang mendengar obrolan mereka.
Setelah itu, Yun Fei menjelaskan semua hal yang ia dengar dari Xue Jing, mulai dari kerjasama yang mereka jalin dengan iblis bertopeng, sampai rencana mereka yang ingin menyingkirkan Fan Chou.
"Apa kau serius?!"
"Aku sangat serius paman!"
"Ini benar-benar tidak terduga" ucap Huang Liao.
"Lalu apa yang harus kita lakukan, ayah?"
"Aku punya rencana."
Yun Fei kemudian menjelaskan jika dirinya akan tetap bekerjasama dengan Xue Jing, agar dia mengetahui semua rencana yang telah disusun oleh Xue Jing dan keluarganya.
Selain itu, Yun Fei juga menjelaskan jika dirinya ingin menemui Fan Chou, namun bukan dengan identitasnya yang sekarang, melainkan sebagai iblis bertopeng.
Dengan begitu, Fan Chou bisa mempercayai semua informasi yang akan dia katakan, lalu hal itu juga akan meluruskan kesalahpahaman antara dirinya dan kota Hufeng.
"Hahahaha! Aku tahu kau adalah orang yang kuat, tapi tidak menyangka kalau kau juga sangat licik."
"Aku lebih suka menyebutnya dengan kata cerdik!"