The God Of Void

The God Of Void
Chapter 20. Murid sekte pilar suci



Kabar kembalinya Yun Fei ke kota Hufeng telah terdengar sampai ke telinga Xue Ming, walaupun sudah cukup lama, namun dendamnya pada Yun Fei belum hilang.


Bahkan, setelah mendengar kabar itu, Xue Ming langsung menyusun rencana untuk balas dendam pada Yun Fei. Bahkan, ia juga melaporkan hal itu kepada ayahnya.


"Apa Huo An juga kembali bersamanya?"


"Tidak ayah, dia kembali sendirian" jawab Xue Ming.


"Bagus, kalau begitu kita harus menyambutnya dengan baik, tapi sebelum itu, sebaiknya kau hubungi gurumu terlebih dahulu."


"Baik, ayah" sahut Xue Ming.


Setelah itu, Xue Ming meninggalkan ruangan tempat ayahnya berada, lalu ia membawa beberapa pengawal untuk pergi menemui gurunya yang berada di sekte pilar suci.


Namun saat hendak meninggalkan wilayah klan-nya, langkahnya malah terhenti karena kedatangan beberapa pemuda yang tidak asing baginya.


"Tuan muda" sapa para pemuda tersebut.


"Kalian? Kenapa kalian bisa ada di sini?" tanya Xue Ming yang nampak kebingungan dengan kehadiran para murid sekte pilar suci.


***


Sebelumnya.


Beberapa orang pemuda yang mengenakan jubah biru dengan logo sebuah pilar, nampak tengah mengamati para mayat yang sebelumnya dibunuh oleh Yun Fei.


"Bagaimana?"


"Dari aura yang aku rasakan, pembunuh itu pergi ke kota Hufeng" jawab pemuda berbadan kurus.


"Kota Hufeng, bukankah tuan muda Xue juga ada di sana?"


"Kau benar, dengan adanya dia, kita pasti bisa menemukan pembunuh itu dengan mudah."


"Baiklah, mari ke sana."


Setelah itu, mereka kemudian pergi ke kota Hufeng untuk menemui Xue Ming, karena mereka ingin meminta bantuan padanya, dan mereka yakin, keberadaan Xue Ming akan mempermudah pekerjaan mereka.


***


Xue Ming diam sejenak setelah mendengar penjelasan mereka semua dan saat ini, ia memiliki ide brilian yang akan sangat membantunya dalam mengatasi dendamnya dengan Yun Fei.


Selain itu, situasinya saat ini juga sangat menguntungkan dirinya, apalagi ciri-ciri murid yang dibunuh, sangat mirip dengan pemuda yang dulu pernah di hajar habis-habisan oleh Yun Fei.


"Tuan muda, apa anda mengetahui sesuatu?"


Xue Ming mengangguk, "sepertinya aku mengetahui siapa pembunuh mereka."


"Benarkah? Siapa dia, tuan muda?"


"Ikut aku, kalian akan tahu saat bertemu dengannya nanti."


Xue Ming kemudian membawa para murid sekte pilar suci itu ke rumah lelang Phoenix, karena menurut informasi dari bawahannya, Yun Fei sedang berada di sana.


Beberapa menit kemudian, mereka akhirnya sampai di rumah lelang Phoenix, namun tidak menemukan Yun Fei, meski begitu, Xue Ming sangat yakin jika Yun Fei masih ada di sana.


"Tunggu sebentar, aku akan bertanya pada pelayan tempat ini."


Dengan status yang ia miliki, tentunya sangat mudah bagi Xue Ming untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan Yun Fei dan benar saja, Yun Fei memang masih ada di sana.


Namun, mereka tidak bisa menangkap Yun Fei sekarang, karena pemuda itu sedang berada di ruangan khusus pemilik rumah lelang Phoenix yang berada di lantai teratas.


"Kita tidak bisa menyentuhnya sekarang, sebaiknya kita tunggu di luar saja."


"Baik, tuan muda!"


Setelah menunggu selama hampir setengah jam, Yun Fei akhirnya keluar dari rumah lelang Phoenix, lalu ia meninggalkan tempat itu dan keluar dari kota Hufeng.


Sejak awal, Yun Fei sudah menyadari kedatangan Xue Ming dan murid-murid sekte pilar suci, hanya saja, ia lebih memilih untuk diam, karena tidak ingin menimbulkan masalah di kota.


Oleh karena itu, setelah keluar dari rumah lelang Phoenix, Yun Fei langsung meninggalkan kota Hufeng, agar pertarungan mereka tidak menimbulkan kekacauan di kota itu.


"Hahaha! Baguslah, aku pikir kau masih belum menyadari keberadaan kami" sahut Xue Ming.


Yun Fei mengangkat sudut bibirnya, "kali ini, apalagi yang kau inginkan, Xue Ming?"


"Tidak usah pura-pura bodoh, bukankah kau yang membunuh murid sekte pilar suci sebelumnya?"


"Jadi itu masalahnya? Kau benar! Akulah yang membunuh mereka" jawab Yun Fei tanpa keraguan sedikitpun.


Xue Ming nampak terkejut mendengar jawaban Yun Fei, padahal ia hanya ingin menjebak pemuda itu, tapi siapa sangka jika Yun Fei lah yang telah membunuh murid-murid sekte sebelumnya.


Meski sedikit terkejut, namun hal itu justru semakin mempermudah rencananya, karena ia tidak perlu lagi mengeluarkan banyak argumen untuk menyalahkan Yun Fei.


"Tunggu apa lagi, tangkap pemuda sialan itu sekarang juga!" ujar salah seorang murid.


"Baik!"


Setelah itu, dua orang dari mereka maju dan langsung menyerang Yun Fei, sementara yang satunya lagi memilih untuk menyaksikan pertarungan itu bersama dengan Xue Ming.


Dua murid sekte pilar suci yang menyerangnya, masing-masing memiliki kekuatan di ranah spirit bumi level lima, dan bila diukur dengan kekuatan Yun Fei, tentu mereka bukanlah lawannya.


Terbukti, Yun Fei berhasil menghindari setiap serangan yang mereka lancarkan dengan sangat mudah, bahkan ia terlihat seperti sedang tidak serius saat menghadapi serangan kedua murid itu.


"Tebasan Guntur!"


"Pedang pemecah angin!"


Wushh.


Dhuaaar!


Dhuaaar!


Energi pedang berbentuk petir dan bilah energi tipis menyerupai angin, melesat dengan kecepatan tinggi kearah Yun Fei, namun sayangnya, serangan itu berhasil ditahan dengan mudah oleh Yun Fei.


"Sekarang giliran ku!" ujar Yun Fei, kemudian menghilang dari pandangan mereka.


Sesaat kemudian, Yun Fei telah muncul tepat di hadapan mereka berdua, disaat yang bersamaan, ia juga melayangkan tinjunya yang berhasil mendarat di dagu kedua pemuda itu.


Akibatnya, kedua pemuda itu dikirim terbang ke udara hingga mencapai ketinggian lima meter dari tanah. Lalu, Yun Fei melompat ke udara dan melambaikan tangan kanannya.


Bilah energi yang sangat besar tercipta dari lambaian tangan Yun Fei, bilah itu melesat dengan kecepatan tinggi menuju kearah mereka berdua, namun keduanya masih berhasil menahan serangan mematikan itu.


"Jangan senang dulu!" ujar Yun Fei, lalu melayangkan tinjunya ke arah mereka.


Dari langit tiba-tiba saja muncul petir merah yang langsung menyambar mereka berdua, walaupun tinju Yun Fei tidak menyentuh mereka, tapi petir itu berhasil menyambar tubuh mereka.


Dhuaaar!


Ledakan dahsyat terjadi di udara ketika petir merah itu menghantam tubuh mereka, dengan kekuatannya yang luar biasa, kedua pemuda itu tentu tidak dapat bertahan sedikitpun.


Pada akhirnya, kedua pemuda itu berhasil dibunuh oleh Yun Fei dengan kekuatan petir merah, bahkan sudah tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh kedua pemuda itu.


"I-ini tidak mungkin!"


"Sial, situasinya tidak baik untukku."


Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Xue Ming langsung pergi meninggalkan tempat itu, bahkan ia tidak peduli lagi dengan satu murid sekte yang tersisa, karena yang terpenting adalah keselamatan dirinya.


"Gila! Yun Fei benar-benar sudah gila!" ujar Xue Ming seraya terus melesat ke arah kota.


"Jika sudah seperti ini, aku hanya bisa melibatkan sekte dan prajurit klan untuk membantuku."