SUNMOON

SUNMOON
SM 90



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


...............


Hampir sebulan lamanya sunny berada dalam kondisi koma. Pemuda tampan itu masih belum mau membuka matanya. Moona yang sudah pulih kesehatan kini dia lah yang rajin menjaga kekasihnya tersebut. Apalagi setelah dia mendengar cerita dari Juna tentang sunny. Hal itu membuat moona semakin tidak ingin meninggalkan sang kekasih di rumah sakit.


Tetapi Mama Nita dan Papa Adam melarang moona untuk mengabaikan kegiatannya sehari-hari. Meskipun mereka juga mencintai sunny. Tetapi moona tetap harus sekolah dan tidak abai dengan kesehatannya. Jadi moona hanya diijinkan untuk menjaga sunny di saat moona tidak sekolah. Kalaupun moona memaksa berkunjung di malam hari tentu saja tidak diperbolehkan menginap untuk hari Senin sampai Jumat.


Kalau untuk Sabtu dan Minggu malam diperbolehkan oleh mama Nita. Bagaimanapun moona harus tetap bersekolah dan tidak lalai dalam tugasnya. Moona sebenarnya ingin protes akan keputusan itu. Akan tetapi setelah mama nita mengatakan kalau sunny pasti juga sedih kalau moona mengabaikan sekolahnya karena menjaga dia di rumah sakit. Membuat hati moona bergetar. Dia tidak mau membuat sunny kecewa kepadanya. Akhirnya moona menuruti permintaan keluarga sunny tersebut.


Untuk pagi sampai sore hari ada mama Nita yang akan menjaga sunny. Khusus di hari Sabtu sore dan Minggu, mama Nita dan Papa Adam memberikan waktu full untuk Moona menjaga sunny. Terkadang teman-teman dekat sunny juga berkunjung di hari itu. Mereka semua memberikan semangat kepada Moona dan juga mendoakan sunny agar segera sadar dari komanya.


Seperti hari ini, Sabtu sore Moona dan teman-temannya berangkat bersama ke rumah sakit. Moona sudah membawa baju ganti untuk dia sekolah juga di hari Senin karena dia akan menginap di rumah sakit tiap weekend. Moona duduk di samping ranjang sunny. Dia mendengarkan cerita teman-temannya yang baru saja menang pertandingan basket antar sekolah.


Sebenarnya sunny adalah kapten dalam tim basket tersebut. Tetapi karena kondisi sunny yang masih terbaring koma. Maka mereka sepakat bahwa Juna yang akan menggantikan sunny. Guru olahraga pun setuju dengan keputusan tim basket. Karena mereka semua tahu akan kemampuan Juna. Dia adalah ahli dalam tembakan three points.


Akhirnya pertandingan pun tetap diikuti meski dengan ketua tim yang baru. Mereka tetap berjuang dan berusaha untuk menang agar nantinya saat sunny terbangun. Mereka bisa membanggakan kemenangan itu kepada sunny. Sebagai ketua OSIS dan ketua tim basket tentunya sunny akan bangga dengan hasil kerja keras mereka.


"Ini buat kamu," Juna tiba-tiba menyodorkan sebuah kotak perhiasan dan sebuah kartu ucapan di depan moona.


Tindakan Juna tersebut membuat Kai, Haruki, Kira, Hana dan Moona ikut terkejut. Apa-apaan ini Juna?


"Juna... ini apa?" tanya moona menatap ke arah Juna.


Begitu pula dengan keempat anak yang berada di ruangan sunny. Mereka juga ingin mendengar apa jawaban Juna. Itu kotak perhiasan berisi apa? Dan apa tujuan Juna memberikan hal itu kepada Moona?


"Itu punya sunny. Dan itu ditujukan kepadamu," jawab Juna singkat.


Deg!


'Apa??'


...----------------...


Bersambung 🌼