
...Selamat datang di novel karya...
...πππ’ππ ππππ¦πβππ/PIMOYαΆ α΅βΏβΏΚΈ πΌ...
...semoga kalian suka ya βΊοΈ....
...Like, Vote, Koment, & klik β₯οΈ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya βοΈ...
...π»ππππ¦ π ππππππ...
.....................
Pertandingan yang dilakukan kelompok sunny dan Juna mendapatkan perhatian dari siswa di SMA Tunas Bangsa. Semuanya bersorak dan mendukung tim nya masing-masing. Banyak yang mendukung tim sunny dan tak sedikit yang mendukung tim Juna.
Kai kembali mendribble bola namun ketika akan mengoper bola ke arah Haruki. Bola tersebut diserobot oleh kelompok Juna. Dan sekarang kelompok Juna yang menguasai bola. Mereka melemparkan bola ke Juna.
Juna pun melakukan ancang-ancang untuk melakukan Three poin shoot. Ini adalah teknik tembakan tiga angka. Tembakan ini biasanya hanya dilakukan di luar garis Three poin.
Bola pun dilemparkan Juna ke arah ring basket kelompok sunny. Kai dan Haruki tak menyangka kalau Juna akan melakukan tembakan tiga angka tersebut. Tetapi Meraka berharap tembakan Juna tersebut gagal.
Blaaamm!
Yesss!
Dan tembakan Juna masuk ke ring basket dengan sempurna. Kai dan Haruki tak percaya dengan kemampuan Juna yang bisa melakukan tembakan tiga angka tersebut dengan baik.
Juna dan kelompoknya melakukan euforia sesaat untuk merayakan tembakan tiga angka milik Juna. Mereka semakin bersemangat karena di kelompok mereka ada yang jago dalam tembakan tiga angka.
Pengertian three point dalam bola basket adalah jumlah poin atau angka yang didapat ketika pemain berhasil memasukkan bola ke keranjang dari luar garis tiga poin.
Adapun garis tiga poin berbentuk setengah lingkaran yang di dalamnya ada area free throw hingga ring.
Sementara di luarnya adalah area permainan tengah atau area tembakan tiga angka.
Kemudian, jumlah angka yang didapat dari tembakan luar garis setengah lingkaran tersebut adalah tiga poin.
Jumlah itu lebih banyak dibanding apabila seorang pemain bola basket dapat memasukkan bola ke dalam ring dari daerah setengah lingkaran. Sebab, ia akan mendapatkan nilai dua poin.
"Mungkin itu hanya sekedar kebetulan. Sudah ayo jangan patah semangat. Kita mulai lagi!" teriak Kai memberikan semangat kepada teman satu timnya.
"Juna!" teriak seseorang yang mengoperkan bolanya kembali kepada Juna.
Posisi Juna kembali di area permainan tengah. Dia akan bersiap-siap melakukan tembakan tiga angka. Dan hasilnya adalah....
Blaaammm!
Masuk kembali.
Yes
Yes
Yes
Sorakan dari para pendukung dan fans Juna semakin kencang berteriak. Kini kelompok sunny yang merupakan tim basket kebanggaan sekolah Tunas Bangsa telah kalah dalam mendapatkan poin. Kelompok Juna lebih unggul dari mereka.
Kai menatap sunny yang sedari tadi hanya bertampang datar dan biasa saja. Meski dia kini telah ketinggalan poin dengan kelompok Juna.
Sunny hanya menepuk bahu kak sekilas dan kembali melanjutkan pertandingan. Kedua kelompok itu kembali bertanding dengan menggunakan kemampuan yang mereka miliki masing-masing.
Kelompok sunny juga tidak mau meremehkan keberadaan tim Juna. Ternyata tim Juna itu tidak bisa disepelekan begitu saja.
Tembakan tiga angka Juna adalah suatu bakat yang tidak bisa diremehkan begitu saja. Sudah ketiga kalinya dia melakukan hal itu dan semuanya masuk dengan sempurna. Guru olahraga di sekolah SMA Tunas Bangsa pun ikut mengamati Juna. Sang guru begitu tertarik dengan kemampuan diri Juna. Anak baru itu telah mampu menarik perhatian semua penghuni SMA Tunas Bangsa.
Sementara itu di kelas XI-3.
Moona sedang asyik menyalin tugas yang dia belum selesaikan dari buku Hana. Tiba-tiba Kira datang terengah-engah membawa info yang membuat Moona seketika menghentikan pekerjaannya.
"Mon, si sunny cs sedang bertanding basket dengan Juna cs. Mereka kayaknya lagi ngadain tanding deh. Dan gosipnya mereka bertanding karena memperebutkan cewek. Kamu musti lihat deh Mon," kata kira membuat Sora seketika bangkit.
Moona pun meninggalkan kelas dengan terburu-buru. Hana dan Kira sampai melongo dibuatnya.
"Ayo buruan susulin Moona," ajak Hana yang langsung menarik lengan kira. Mereka berdua bergegas untuk menyusul kepergian Moona.
...----------------...
Bersambung πΌ