SUNMOON

SUNMOON
SM 65



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


.....................


"Juna tunggu!" Sora menghadang langkah Juna di kelas.


Cowok itu memang sengaja menghindari Sora karena dia tahu kalau Sora bukanlah seseorang yang bisa dijadikan teman. Cewek itu licik dan buruk pemikirannya. Apalagi dia memiliki niatan untuk mencelakai moona.


"Ada apa?" tanya Juna dengan datar.


"Kenapa kamu nggak pulang semalam? tante dan om memikirkan mu," ujar Sora sok perhatian. Padahal dia yang memikirkan kemana perginya Juna. Dia membutuhkan Juna sebagai partner nya untuk mengambil kembali sunny dari sisi moona.


"Bukan urusanmu! aku tidak akan tinggal di sana lagi," kata Juna kemudian hendak beranjak pergi. Tetapi lengan Juna ditahan oleh Sora.


"Kenapa? Apa karena ada aku di sana? kamu merasa risih dekat denganku?" tanya Sora memicingkan matanya.


Juna terkekeh pelan.


"Percaya diri banget kamu ya. Kupikir otakmu udah konslet karena bisa-bisanya berpikir seperti itu. Sudahlah minggir! aku mau ke kantin," ucap Juna kembali.


"Aku masih memberikan penawaran untuk menjadi partner ku dalam mengambil hati moona kembali. Kamu nggak akan melepaskan moona begitu saja bukan. Seharusnya kamu mau bergabung denganku dan kita bisa mendapatkan orang yang kita cintai," kata Sora mencoba memprovokasi Juna.


Cih


Juna justru berdecih membuat Sora membulatkan matanya. Dia tidak menyangka lelaki itu bersikap begitu.


"Lihat saja kamu Juna. Nanti kamu akan meminta bantuanku untuk mendapatkan Mumun sia-lan itu. Lihat saja nanti," geram Sora.


"Ada apa?" tanya Nara yang melihat wajah Sora tampak merah padam menahan amarah.


"Anak baru itu menolak mentah-mentah tawaranku. Dia tidak mau menjadi partner ku dalam mendapatkan si Mumun kembali. Sok nggak butuh sekali dia rupanya. Aku nggak bisa terima!" ujar Sora kesal.


Nara mengenal napas panjangnya. Selalu saja begini. Dan harus dia yang turun tangan pada akhirnya.


"Ya sudah kamu lakukan saja sendirian. Kamu kasih saja pelajaran kepada Mumun karena dia sudah bergerak lebih cepat dari yang kamu duga. Aku mendapatkan kabar terbaru pagi ini. Dan kurasa kamu akan kaget mendengarnya," kata Nara sengaja menjeda ucapannya.


"Emang kabar apa Nara?" tanya Yuki yang sedari tadi diam kini ikut penasaran.


Nara tersenyum tipis melihat kedua temannya yang was-was menanti perkataanya selanjutnya.


"Sunny dan Moona sudah jadian. Mereka sekarang resmi berpacaran. Berita ini sudah heboh karena banyak yang melihat sunny dan Moona berangkat bareng. Sikap dan perlakuan sunny yang manis kepada moona semakin menguatkan dugaan mereka. Dan sedari masuk ke pelataran sekolah keduanya selalu bergandengan tangan. Fix mereka sudah jadian," kata Nara dan dia menantikan respon Sora ketika mendengarkan berita terpanas yang dak bawa ini.


"Kurang ajarrrr! dasar Mumun cewek ganjen! dia berani-beraninya kecentilan depan kak sunny! aku nggak bisa terima ini!" geram Sora dengan amarah yang menggebu.


Braakkkk!


"Eh, Sora! kamu mau kemana?" kejar Yuki yang melihat kepergian Sora.


Nara tersenyum tipis karena dia berhasil menyulut emosi Sora.


"Pertunjukan dimulai. Pasti lebih seru," ujarnya menyeringai.


...----------------...


Bersambung 🌼