SUNMOON

SUNMOON
SM 73



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


...............


"Moona awass!!!!!"


Braaaakkkkk!


Jedaaaarrrr


Ciiiiiittttt


"Tidak! Tidak! Tidaaaaakkk!!!"


Mobil yang dikendarainya seketika berhenti dan Sora reflek menatap ke belakang. Mata dia membulat sempurna melihat sosok yang tergeletak tidak jauh dari Moona yang rupanya sudah pingsan lebih dulu.


"Kakaaaak!" pekik Sora dengan suara tertahan dan air matanya yang sudah mengalir deras.


Dia hendak turun dari mobil tetapi beberapa orang yang melihat kejadian tersebut mendekati mobil yang dikendarainya.


"Lari! Lari Sora! Atau kamu akan habis dihajar oleh massa," ucap Sora dengan panik kepada dirinya sendiri.


Dia belum siap jika harus menghadapi para warga yang akan menghakiminya dengan aksi yang telah membuat dua orang terkapar di jalan raya saat ini. Sora menancap gas dan kabur dari kejaran warga sekitar lokasi kejadian.


Sora melajukan mobilnya dengan tangis yang berderai karena dia melihat sosok lelaki yang dicintainya justru menjadi korban atas rencana yang sudah dia susun dengan matang tersebut. Dia tidak menyangka jika sunny akan menolong moona dari kejadian ini.


Bug


Bug


Bug


"Kakak.... maafin aku kak, aku nggak mau sebenarnya melukai kakak. Maafkan aku kak, hiks .. hiks ... hiks ....," moona terus berderai air mata sambil terus melajukan mobilnya entah kemana.


Dia tidak tahu akan lari kemana setelah ini. Yang ada dalam benaknya dia hanya ingin kabur dan pergi menjauh. Dia tidak mau jika sampai di penjara karena perbuatannya ini.


Sementara itu di depan sekolahan SMA Tunas Bangsa. Keramaian terjadi karena korban tabrak lari adalah dia siswa dari SMA tersebut. Juna yang melihat keramaian segera ikut melihat siapa korban dari kecelakaan tersebut.


"Moona!" pekik Juna saat melihat kepala moona yang bersimbah darah. Rupanya kepala moona terbentur batu yang ada di tepi jalanan akibat dorongan keras dari sunny.


Sementara tidak jauh dari tempat moona tergeletak juga seorang pemuda yang kondisinya justru jauh lebih parah dari Moona. Pemuda itu menatap Juna yang menolong moona. Dia tidak memperdulikan kondisi tubuhnya yang banyak mengeluarkan darah akibat tabrakan keras yang menimpanya. Dia mencoba menggapai tubuh moona tetapi dia sendiri merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya.


"Sunny!" teriakan Kai dan Haruki membuat pemuda itu langsung menggapai-gapaikan tangannya agar kedua sahabatnya itu mendekat.


"Sunny, astaghfirullah apa yang terjadi! Cepat telpon ambulance dan segera bawa ke rumah sakit!" teriak Kai dan Haruki segera mencari bala bantuan dan mengabari pihak sekolah.


"Kai.... to...long...moo....na....to...long .....di...aaa," sunny seketika pingsan setelah mengatakan hal tersebut.


"Sunny! sunny!" panggil Kai tetapi tubuh sunny sudah melemas dan tak sadarkan diri.


Tak lama kemudian datanglah dua ambulance dan segera membawa tubuh sunny dan moona ke rumah sakit terdekat. Beberapa teman dekat keduanya ikut serta ke rumah sakit dengan mengendarai kendaraan masing-masing.


Pihak sekolah juga mengabarkan kondisi keduanya kepada keluarga masing-masing. Dan betapa terkejutnya baik mama Nita maupun mama Aica. Bahkan Aica sampai tak sadarkan diri saya mendengar putrinya menjadi korban tabrak lari.


"Dasar bodoh! kenapa malah jadi semakin kacau begini. Gawat kalau sampai Sora membawa-bawa namaku dalam kasus ini. Aku harus menghapus bukti-bukti chat yang ada," ucap Nara dalam hati.


...----------------...


Bersambung 🌼