SUNMOON

SUNMOON
SM 79



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


...............


Braaaak


"Arrrrkkkhhhh!"


Juna sudah kehilangan kesabarannya karena firasat dia hampir mendekati benar. Dia sudah tidak mau bertele-tele lagi dengan gadis yang kini sedang ketakutan di depannya tersebut.


Anak buah papanya sudah mengetahui kalau Sora ada sangkut pautnya dengan masalah kecelakaan yang menimpa moona dan sunny. Karena itu Juna menyuruh mereka untuk menculik Nara dan Yuki. Teman terdekat dari Sora untuk mengorek informasi mereka berdua mengenai Sora.


"Juna.... jangan membuatku takut, hiks... hiks.. hiks...," sudah sedari tadi gadis itu menangis karena kelakuan Juna dan juga anak buahnya.


"Kalau takut ngomong apa yang kalian ketahui tentang Sora. Tapi kalau kalian tutup mulut terus seperti ini. Maka jangan salahkan aku jika mereka akan membuat kalian untuk...." Juna menjega ucapannya kemudian tersenyum menyeringai dengan sorot mata menakutkan.


"Me...mereka a..akan apa?" tanya Nara gugup.


Dia menangkap sesuatu yang buruk. Dia tidak mau traumanya akan kembali lagi. Nara berusaha untuk kuat dan melupakan kejadian yang pernah menimpanya dulu. Sebuah kejadian yang sangat menjijikkan baginya. Dan penyebab dia harus mengalami itu adalah karena perbuatan Sora.


"Kalian bisa melayani nafsu mereka, hahahahaha," ujar Juna sambil tertawa sumbang.


Akan tetapi berbeda dengan Nara yang seketika langsung memejamkan kedua matanya. Bayangan-bayangan kejadian yang dibencinya itu kini kembali berputar-putar dengan indahnya di otaknya.


Yuki kembali menangis terisak-isak sambil memeluk erat lengan Nara. Sedangkan Nara berusaha mengusir masa lalu yang buruk itu dari otaknya. Dia berusaha kuat menghadapi Juna dan para anak buahnya yang begitu menyeramkan.


Nara menghembuskan napasnya dengan kasar sebelum dia mengatakan yang sebenarnya kepada Juna. Karena juna bukanlah cowok dari keluarga yang biasa saja. Dia memiliki para anak buah yang menyeramkan. Bisa saja anak baru di sekolahnya itu adalah anak seorang geng mafia di kotanya sana.


"Aku akan mengatakan yang sebenarnya," kata Nara menatap serius Juna.


"Nara...." panggil Yuki yang tidak percaya akan ucapan Nara. Apakah Nara akan membocorkan keberadaan Sora kepada Juna dan antek-anteknya.


"Bagus, ayo katakan dimana gadis gila itu berada?" ujar Juna dengan bersemangat.


"Tapi aku mempunyai syarat kepadamu," pinta Nara kepada Juna.


"Apa syaratnya?" tanya Juna sambil menaikkan sebelah alisnya.


Dia penasaran dengan apa yang akan Nara pinta sebagai syarat. Sedangkan Yuki semakin memegang lengan Nara semakin erat. Dia tahu apa yang akan diminta Nara nantinya.


"Lindungi aku dan Yuki dari serangan Sora balik nantinya jika memang kalian ingin memenjarakan dia. Dia memang pelaku dari kecelakaan yang menimpa moona dan sunny. Sebenarnya dia ingin mencelakai moona tetapi justru sunny yang menyelamatkan moona saat itu. Aku memiliki rekaman bukti ucapan Sora yang mengatakan semua itu. Tapi dalam masalah ini aku dan Yuki tidak tahu sama sekali dalam rencana Sora tersebut. Dia hanya mengatakan kalau dia ingin mencelakai moona tapi kalau yang dia maksud adalah menabrak moona dan ingin menghilangkan nyawa moona itu kami tidak tahu menahu."


Nara langsung membeberkan apa yang dia ketahui tentang rencana Sora. Juna sudah mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Dia tidak menyangka cewek yang dikatakan gila olehnya itu lebih dari gila ternyata. Dia sudah sakit sampai ingin melenyapkan nyawa orang lain. Juna tidak bisa tinggal diam. Dia harus memberi pelajaran kepada Sora yang sudah membuat orang yang dicintainya terkapar di brankar rumah sakit.


...----------------...


Bersambung 🌼