SUNMOON

SUNMOON
SM 71



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


.....................


Sora semakin menjadi-jadi. Setelah mendengar jika sunny dan Moona sudah jadian. Sora tidak terima cowok yang selama ini dia sukai direbut oleh cewek lain. Bahkan dengan berdalih dengan kematian sang kakak untuk membuat sunny selalu dekat dengannya.


Tetapi kedatangan Moona membuat perhatian sunny berkurang kepadanya. Sunny bahkan tadi sempat membentak dia di ruang osis. Dia tidak terima karena sunny memperlakukan dia sudah sangat berbeda dengan dulu. Sunny sekarang perhatiannya hanya tertuju kepada Moona.


"Kalau aku tidak bisa memiliki kak sunny. Maka aku juga tidak akan mengijinkan cewek lain memilikinya. Aku akan buat perhitungan dengan moona. Aku akan melenyapkan moona. Hahahahahahahahahahahahahahaha ....." tawa Sora menggelegar di dalam sebuah kamar rumah mewah yang jarang ada penghuninya itu.


Ya, Sora sudah kembali lagi tinggal di rumah kedua orang tuanya. Sora nggak bisa berlama-lama tinggal dirumah tantenya. Dia tidak bebas ada disana. Vania selalu memperhatikan gerak-gerik Sora yang membuat gadis itu merasa tidak nyaman.


"Halo Nara."


"......."


"Ya, aku tau."


"......"


"Aku akan melakukannya. Aku sudah tak peduli!"


"......"


"Baiklah."


Klik


Sora mematikan sambungan teleponnya. Dia sudah bertekad akan melakukan hal tersebut. Dia akan menyingkirkan moona dari muka bumi ini. Dia tidak akan mengijinkan satu cewekpun berada di sisi sunny. Hanya dialah yang pantas untuk mendampingi sosok sunny. Bukan yang lainnya.


🌼🌼🌼


Moona menoleh mendengar pernyataan sang kekasih. Dia tersenyum melihat wajah datar sunny saat mengatakan kalau dia cemburu dengan kedekatan antara dia dengan Juna.


"Apa yang dicemburui lagi. Antara aku dan Juna sudah selesai kok," jelas moona sambil bergelayut manja di lengan sunny.


"Jangan dekat-dekat dengan dia lagi. Aku nggak suka dengan cara dia menatap kamu," kata sunny sambil mengelus kepala moona dengan sayang.


"Iya, aku nggak akan dekat dengan Juna kok," kata Moona menenangkan sang kekasih.


"Janji?" sunny memberikan jari kelingkingnya.


Moona yang melihat hal tersenyum tertawa kecil karena sikap sunny ini kayak anak kecil saja yang habis bertengkar dan ngajak baikan. Moona menautkan jari kelingking keduanya.


"Janji."


Moona tersenyum manis ke arah sunny saat menautkan kedua jari kelingking mereka. Sunny ikut tersenyum melihat senyum manis yang menghiasai wajah kekasihnya.


"Aku masih kepikiran Sora. Dia semakin hari semakin menggila. Ada ketakutan tersendiri saat aku melihat sorot matanya yang menatap ku penuh dendam," ucap moona mengungkapkan perasaannya.


"Aku akan melindungimu darinya. Apapun yang terjadi, aku akan selalu ada di sisimu. Aku akan mengatakan kepada keluarganya. Atau tantenya agar membawa Sora ke psikolog atau psikiater. Dia benar-benar sudah mengalami gangguan jiwa. Sejak kehilangan orang-orang yang dicintainya dia memang begitu. Gampang meledak-ledak dan muali menggila akhir-akhir ini," kata sunny.


"Apakah kamu tidak merasa kasihan melihat dia seperti itu?" tanya moona karena dia tahu sunny merasa bertanggung jawab mengawasi Sora. Sejak kematian kakaknya Sora karena menyelamatkan sunny.


"Aku kasihan tetapi aku juga melihat-lihat dulu kalau mau menolong dia. Biar dia tidak salah paham dengan tindakan yang aku berikan," kata sunny.


Moona menghela napasnya panjang. Dia juga membenarkan ucapan sunny. Kalau sunny gegabah yang ada Sora salah paham mengira kalau sunny dekat dengannya karena menyukainya.


Cup


"Jangan banyak berpikir. Biar aku akan coba membicarakan masalah ini dengan orang tua dari Sora. Biar kamu nggak diganggu terus sama dia," kata sunny setelah memberikan kecupan di kening sang kekasih dengan mesra.


"Iya," jawab Moona singkat.


...----------------...


Bersambung 🌼