
...Selamat datang di novel karya...
...πππ’ππ ππππ¦πβππ/PIMOYαΆ α΅βΏβΏΚΈ πΌ...
...semoga kalian suka ya βΊοΈ....
...Like, Vote, Koment, & klik β₯οΈ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya βοΈ...
...π»ππππ¦ π ππππππ...
.....................
Grep
"Eh," pekik moona terkejut akan aksi Juna.
"Aku merindukanmu moona. Aku kangen banget sama kamu," ucap Juna memeluk erat tubuh mungil moona.
"Aku mengaku salah dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. Kenapa kamu meninggalkan aku sendirian di sana moona. Aku tidak bisa tanpamu disana. Hidupku terasa hampa sayang," ucap Juna panjang lebar.
"Lepas Juna!!!" pekik moona yang merasa sesak napas dipeluk erat.
Moona mendorong tubuh Juna agar terlepas dari tubuhnya.
Pletak!
"Aduh! sayang kenapa kamu memukulku!" pekik Juna yang di jitak kepalanya oleh Moona.
Cuma moona yang berani melakukan ini sejak dulu kepadanya. Dan hanya kepada Moona saja, Juna tidak akan marah. Kalau orang lain yang berani menyentuhnya wah bisa habis dihajar Juna.
"Kenapa kamu mengikuti sampai ke sini segala. Kenapa kamu meninggalkan sekolah kamu disana, heh?" tanya Moona sambil berkacak pinggang menatap kesal Juna yang nekat mengikutinya ke kota J.
"Hehehe, aku kangen sama kamu," ucap Juna menyengir seperti tanpa dosa.
"Astagaaa... bukannya sudah aku bilang buat selesaiin sekolah di sana aja. Kamu udah janji nggak bakalan bikin papa kamu marah dan menghukummu lagi. Kamu ingin berubah menjadi lebih baik. Dan bersekolah sampai lulus dengan nilai baik. Ini malaj tiba-tiba pindah juga ke sini. Kamu tidak menepati janjimu Juna," omel Moona panjang lebar.
"Sudah aku bilang moona. Aku kangen kamu. Rasanya sepi jika tidak ada kamu di sekolah," rajuk Juna menatap moona dengan tatapan memohon.
"Jadi biarkan aku disini juga. Biar bisa sama-sama kamu terus," kata Juna yang terus merengek seperti anak kecil dihadapan Moona.
Pletak!
"Aduh, moona! kenapa terus memukul aku sih," kesal Juna.
"Kamu nyebelin Juna. Aku masih kesal dengan kelakuanmu yang kemarin ya. Sekarang kamu muncul dihadapanku disaat aku masih kesal. Dan kenapa tadi kamu sok-sokan panggil aku sayang. Kamu ini ya!" teriak moona sambil memukuli tubuh Juna.
"Aduh... moona! ampun moona! Hentikan moona," teriak Juna yang mengaduh kesakitan.
Eheeemmmm
Suara deheman yang berasal dari suara dibelakang tubuh moona membuat pukulannya berhenti.
"Sunny," lirih moona melihat siapa yang baru saja menginterupsinya.
"Apa yang diperbuat Sora?" tanya sunny menatap moona dengan khawatir.
"Biasa, dia menyerangku dikantin dan..."
"Tunggu!" potong Juna dengan cepat.
"Apa kamu bilang tadi sayang? kamu bilang biasa? apakah gadis gila tadi sering menyerangmu selama disini?" tanya Juna sambil memegang lengan moona.
Sunny melirik tangan anak baru itu yang dengan beraninya memegang gadis yang disukainya.
"Lepaskan tanganmu," ucap sunny sambil berusaha melepaskan tangan Juna dilengan moona.
"Kamu siapa melarangku berdekatan dengan moonaku?" tanya Juna yang tidak suka dengan sikap sunny barusan padanya.
"Aku ketua OSIS disini," jawab sunny.
Juna berdecih mendengar jawaban sunny.
"Apa hubungannya ketua OSIS dengan masalah pribadiku dengan moona. Meski kamu ketua OSIS disini, aku nggak peduli. Aku mau berduaan saja dengan moona. Sudah lama kami tidak bertemu. Tolong pergilah dari sini," usir Juna sambil melambaikan tangan seolah mengusir keberadaan sunny di sana.
"Aku pergi bersama dengan moona," jawab sunny kini dia dengan berani menggenggam tangan moona dengan erat.
"Heh! apa yang kamu lakukan," geram Juna tidak suka dengan tantangan dari sunny.
"Kenapa kamu marah?" tanya sunny.
"Kamu masih tanya aku kenapa? hahahaha lucu, asal kamu tau ya, aku ini kekasih moona."
"Mantan," sahut Moona cepat mengklarifikasi hubungannya antara dia dan Juna.
"Itu kalau kamu lupa," lanjutnya kembali.
Sunny tersenyum mencibir ke arah Juna yang seketika lemas dengan jawaban dari Moona.
"Kamu jangan tertawakan aku ya. Kamu ini siapa nya moona sih? sok-sokan ngetawain aku segala, hah!" teriak Juna.
"Aku kekasihnya," jawab sunny dengan santainya.
Membuat moona dan Juna seketika melotot tak percaya.
'Aku aja belum kasih jawaban yang semalam. Kenapa sudah diklaim begitu saja' batin moona.
...----------------...
Bersambung πΌ
Belum juga bilang iya / tidak. Tapi sama Abang sunny seketika di klaim jadi kekasihnya ya Moona. Gimana perasaan kamu moona???? Semoga nggak makin puyeng ya Mon...π masalah dengan Sora belum juga kelar, eh udah muncul si Juna aja.