SHOW ME

SHOW ME
Kembali ke LA



Siang ini mereka benar-benar kembali ke LA, bersama keluarga Jessie, sekitar 9 orang yang akan menginap dan sisanya akan datang pada hari Minggu.


"Kemana kakak mu?" Tanya Justin.


"Dia di Meksiko, dia akan datang Minggu nanti, bersama istri dan anak nya." Justin mengangguk pelan.


Semuanya masuk secara beraturan kedalam pesawat pribadi milik keluarga Franz -yang sangat jarang digunakan jika tidak dalam keadaan genting/ khusus-. Sedikit memaki pelan dalam hati karena ia melupakan sesuatu.


"Ada apa?" Tanya Jessy yang ketika duduk memperhatikan wajah Justin yang tidak biasanya.


"Koper ku masih ada diruangan praktik mu." Bisik Justin pelan. Jessy memukul pelan dan berdesis.


"Kau! Bagaimana jika nanti ada yang curiga?" Bisik Jessy kembali.


"Kunci saja ruangan praktik mu agar tidak ada yang masuk." Jessy langsung menganggukan kepalanya. Ia akan sangat malu jika ada keluarganya yang melihat koper Justin, berfikiran mereka satu rumah selama di LA. Walaupun itu benar, namun pikiran mereka akan lebih dari itu, dan Jessy tidak ingin itu terjadi!.


"Waw! Bagaimana bisa kau sekaya ini?" Suara Shawn terdengar kencang. Membuat Jessy dan Justin menengokan kepalanya. Pesawat ini berbeda, kursi terasa nyaman dan tidak berbaris seperti biasanya. Terlihat Shawn sedang menatap seluruh penjuru yang ada di pesawat ini.


"Tanyakan itu pada ayah ku Shawn." Sahut Justin dengan nada bercanda. Sam, duduk menyendiri, mengabaikan beberapa orang yang berisik dan fokus pada tablet nya. Ia bersusah payah mengerjakan beberapa laporan yang masuk. Sam pikir Justin akan benar-benar belajar menjadi GM dan mulai menyelesaikan pekerjaannya sendiri. Namun apa kenyataannya? Justin mengundur nya, bocah itu mengatakan dengan tenang akan mulai belajar satu Minggu lagi setelah pernikahannya, agar fokus. Dan itu artinya Sam masih harus bekerja maksimal selama seminggu.


____


Sesampainya di LA, Sam dan Justin langsung berpamitan untuk pulang, kedua orangtua Jessy tidur dirumahnya, dan 7 saudaranya memilih mencari hotel yang dekat dengan rumah Jessy.


Semuanya berpencar saat dipertigaan jalan, sesuai dengan arah ketempat tinggal masing-masing. Oh jangan lupa, mereka dijemput oleh 5 mobil mewah milik Alex yang tentunya disertai supir. Entah memang penyambutan yang luar biasa atau hanya untuk menyombongkan kekayaannya. Membuat Jessy dan Justin sepakat bahwa hal ini terlalu berlebihan, mengingat taxi yang banyak dan berlalu lalang.


Namun mereka tak mengambil pusing. Mereka harus menyiapkan hal lain untuk acara makan malam nanti, yang pastinya akan luar biasa mengingat acara makan malam ini diadakan oleh Alex.


___


"Astaga, mom benar-benar tak menyangka kau mendapatkan seorang pangeran tampan seperti Justun. Mom sangat bahagia." Jessy mendelik malas. Mereka baru masuk kedalam rumahnya, dan telinganya harus mendengar pujian untuk Justin. Bukan untuk dirinya.


"Mom selama ini bukan memarahi mu. Mom hanya takut jika kau memilih menjadi spikiater, kau akan mendapatkan kekasih dari pasien mu yang memiliki ganguan kejiwaan." Ujarnya dengan nada tertawa. Jessy sedikit memelankan langkahnya, ia berbalik menatap Anna.


"Aku baru ingat. Justin memang pernah menjadi pasien ku, dulu." Seketika Anna terdiam.


"Tapi... Jika Justin sedang marah tidak berbuat kasar atau mengamuk kan? Dia tidak sentimental bukan?" Jessy menggelengkan kepalanya. Sedangkan Jeremy hanya menatap keduanya dengan malas.


"Sudahlah, lebih baik kita memasak, sudah lama kita tidak mengacak-acak dapur bersama-sama."


"Kita sudah makan didalam pesawat sayang, lagi pula ini sudah sore. Makan malam sebentar lagi, lebih baik kita memilih pakaian dan bersiap-siap dari sekarang." Bujuk Anna.


"Ya. Untuk acara masak-memasak akan menghabiskan waktu lama Dad. Aku akan tidur sebentar. Bangunkan aku jam 6 ya." Jessy mencium pipi Anna dan Jeremy dengan cepat. Ia berlari menaiki anak tangganya sambil membawa koper ditangannya. Jessy akan membereskan beberapa baju untuk dipindahkan ke ruangan praktik yang sudah dibereskan. Jika orangtuanya menginap, kamar nya akan diserahkan untuk mereka, dan Jessy harus mencari ruangan lain untuk ia tempati.


____


Thanks you


DHEA


Instagram: Dheanvta


°°°


Guys doain ya author mau TOEFL dulu wkwk. semoga dapet score yang tidak terlalu buruk ya😂


Beres TOEFL author lanjut up, biar kalian gak penasaran juga karena tinggal beberapa episode. berikut judul episode yang udah dibikin garis besarnya -> makan malam, Wedding, Special MP, Pengantin baru, Pekerjaan baru, Tertangkapnya Will, Test kehamilan, Valerie kecil, Extra part.


setidaknya itu gambarannya ya🙌