
Guys udahan dulu ya bercanda dan berantemnya. Kita mulai cinta-cintaan dan drama nya🙌. Jangan lupa like, komen dan hadiah biar up terus🤭.
°•°•°•°
Selesai acara pernikahan Alicia dan Richard mereka berdua langsung kesebuah butik, sudah ada beberapa orang yang berkumpul disana.
La Boutique
Justin masuk bersama Jessy. Terdapat sebuah cafe kecil didalam butik tersebut, mereka diperkenalkan kepada pemilik butik dan beberapa Crew WO yang belum sempat bertemu dengan mereka.
"Gaun pengantin sudah dipersiapkan, ada 3 pilihan didalam. Kami juga sudah menyiapkan gambar-gambar sebelum mencobanya." Wanita itu memberikan 3 gambar gaun pada Jessy dan 3 gambar setelan jas pada Justin.
"Kenapa jas ku sama semua?" Komentar Justin.
"Itu tidak sama tuan. Detail dan aksesoris nantinya akan seperti ini. Ketiga jas ini adalah jas terbaik yang ada di butik ku, ini dibuat dengan kualitas berkelas." Jelas pemilik butik tersebut. Justin menghela nafasnya. Sepertinya mereka menangkap dirinya menyukai hitam, sehingga jas yang dipilih mu hitam semua, bahkan ada yang sampai kemejanya pun berwana hitam.
Menurut mu aku cocok yang mana?" Tanya Justin pada Jessy yang sedang fokus pada gaun-gaun nya.
"Sepertinya yang ini. Kau pasti tidak menyukai bunga bukan?" Tanya Jessy.
"Ya. Kau ternyata pintar memilih." Komentar Justin. Ia pun mengintip gaun-gaun milik Jessy yang berwarna putih semua.
"Aku sepertinya ini." Jessy menunjuk sebuah gaun yang indah kepada Crew WO.
"Baiklah, sepertinya kita akan mencoba gaun dan jas ini sekarang. Namun sebelumnya, umm, apa kalian sudah makan? Kami tidak membuat kalian terburu-buru kan?" Ujar pria WO ramah.
"Tidak. Kami sudah makan banyak diacara pernikahan." Jessy menyenggol lengan Justin. Memalukan sekali berbicara seperti itu, terdengar seperti pemburu makanan diacara pernikahan oranglain.
"Kami sudah makan. Bagaimana jika mencobanya sekarang?" Tanya Jessy yang di angguki semuanya.
Justin diam-diam menatap seorang Crew yang tak henti-hentinya menatap Jessy. Memang hari ini Jessy sangat cantik karena berdandan untuk acara pernikahan Alicia, tapi itu bukan berarti wajah Jessy harus dikagumi oleh orang lain.
Jessy dan Justin berdiri di ikuti oleh 2 orang wanita dan 2 orang pria yang ikut berdiri, mereka yang akan membantu Jessy dan Justin dalam pakaian mereka. Sedangkan sisa Crew yang masih duduk mulai membuka laptop, hendak menata kembali semua yang akan mereka sampaikan pada Justin dan Jessy untuk keperluan acara.
"Jika aku melihat mu menatapnya lagi, aku pastikan kau akan kehilangan mata mu." Bisik Justin saat melewati pria yang menatap Jessy tadi, tanpa ada yang tau satu orang pun, pria itu meneguk air liurnya, sepertinya ia sudah melakukan hal yang salah.
"Tidak perlu. Aku akan mengenakannya sendiri." Tepis Justin saat seorang pria hendak melepaskan jas nya.
"Bisa kah kalian menghadap tembok? Aku tidak nyaman ditonton seperti ini." Kedua pria itu saling pandang sebelum mereka saling berbalik menatap tembok.
-
Jessy menegakkan badannya saat gaun yang ia kenakan mulai ditarik resleting belakangnya.
"Waw, aku tidak perlu merombak nya lagi, gaun ini sangat cocok dan pas ditubuh mu." Pujian itu membuat Jessy tersenyum malu, dan ya, ia menyukai gaun ini.
"Kita akan melihat pilihan kalian." Ujar sang pemilik butik, ia menekan tombol di ujung cermin, sepertinya yang akan membuka tirai besi pemisah antara Jessy dan Justin.
°•°•°
Justin
Jessy.
pilihin dong yang cocok buat Jessy💁