
Gisel pergi menggunakan bus kota kerumah Agus. Namun Kevin lihat dan mengikuti dia. Gisel turun di halte bus. Kevin yang sudah mengikuti dari tadi nyamperin Gisel.
Kevin " gisel? "
Gisel " kevin? Ngapain kamu kesini? " dengan kaget
Kevin " aku ngikutin kamu, ini bukan jalan rumah kita kan? " tanya Kevin yang heran
Gisel " kamu balik gih "
Kevin menolak " gak ah "
Gisel sangat kesal dia gak mau Agus lihat Kevin dan salah paham karena Gisel tahu Dian pasti mengatakan hal tidak benar kepada Agus sampai Agus tidak menghubungi Gisel.
Gisel " ya udah aku ikut kamu, kita pulang "
Kevin " okeh " Gisel masuk ke mobil Kevin.
Kevin " Gisel kamu ngapain kesana tadi? " penasaran
Gisel " rumah temen ku "
Kevin " temen apa temen? " menggoda Gisel
Gisel " ya beneran temen "
Kevin diam karena melihat mood Gisel jelek. Kevin mengulang lagi mengajak Gisel pergi ke pantai. Gisel awalnya marah , namun setelah melihat pantai Gisel senang, dan mereka pun
menikmati pantai saling siram – siram dan berlari, mereka sangat cocok. Namun Gisel tidak berani dekat karena sama sekali tidak mengetahui Kevin itu siapa.
Disisi lain Agus sedang memperbaiki hp nya, ternyata hp Agus dibanting oleh Dian kemarin. Dan sim card Agus diambil oleh Dian. Agus mengganti sim card yang baru. Dian kemarin pulang sendiri, Agus bingung mecari Gisel, bahkan sempat kerumahnya naik tembok namun Gisel tidak ada, dia tidak sekolah hari ini karena harus mewakili Bapaknya meeting di studio oleh partner barunya (ayah dari kevin).
Agus berusaha menelpon Gisel, namun tidak ada jawaban. Agus berpikir Gisel mungkin dijalan mau pulang. Dia bergegas kerumah Gisel tapi masih sepi. Dia menanyakan ke candra dan teman lainnya, tidak ada yang tau Gisel kemana. Agus sangat bingung , apa Gisel marah Karena Dian kemarin? Agus sudah pasrah mencari Gisel dan menunggu Gisel di depan gerbangnya dalam mobil. Menunggu Gisel sampai pulang.
Di pantai gisel dan kevin membuat Manara dari pasir mereka membuat nama mereka menyatakan mereka berteman sekarang. Gisel sudah bisa nerima kevin sebagai temannya. Mereka menikmati es kelapa muda di pinggir pantai sambil mengorbrol bagaimana temen – temen di sekolah jika ada cowok ganteng. Mereka terlihat sangat akrab. Bahkan Gisel terlihat lepas tanpa beban, takut bahkan Gisel bisa secepat ini nyaman dengan orang lain. Matahari pun mulai terbenam , mereka melihat indahnya matahari terbenam yang membuat langit menjadi merah namun warnanya sangat bagus, mereka mengabadikan foto berdua menyatakan temanan.
Pukul 8 malam mereka baru balik, tidak terasa waktu begitu cepat. Mereka pun balik pulang. Mereka saling tertawa di dalam mobil.
Agus masih menunggu depan gerbang Gisel didalam mobil. Gisel dan Kevin sampai rumah. Gisel turun dari mobil Kevin, kevin juga turun. Mereka pun masih tertawa girang. Agus melihat Gisel dan teman lelaki nya tertawa seakan Gisel tidak ingat dengan Agus. Agus
sangat terpukul melihat Gisel seperti itu. Kevin juga ikut masuk ke rumah Gisel. Agus mengikuti dan ingin tahu apa hubungan mereka. Agus masuk melihat Gisel bercanda dengan Kevin. Menurut agus dia sangat terlihat, harusnya Gisel sadar dia ada disana, Gisel dan Kevin masuk rumah Gisel, Agus akhirnya kembali keluar dan sangat terpukul melihat Gisel seperti ini. Tiba – tiba Dian menelpon. Entah Dian tau dari mana, sampai
Agus pun kesal dari mana dia tahu.
Agus " halo? "
Dian " aku depan rumah mu "
Agus " aku gak di rumah "
Agus " dasar cewek licik mu, oke tunggu "
Agus bergegas pulang. Akhirnya bertemu dengan Dian. Mereka masuk kerumah Agus.
Agus yang takut " kamu mau nyebarin itu? silahkan "
Dian " yakin? Kamu akan bangkrut dengan gossip ini Gus "
Agus " aku gak peduli, lagian aku gak pernah ngapain kamu, itu hanya jebakan mu saat itu."
Dian " jebakan emang, tapi dengan ini kamu bisa mengikuti keinganan ku "
Agus " pulang aja kamu "
Dian pun jalan menuju kamar Agus, dan membuka semua bajunya. Agus masuk kamar
Agus " kamu ngapain? "
Dian "aku pengen dengan semua kesadaran mu menikmati aku" mengunci pintu dan mendekati Agus
Agus " jauh kamu dari aku, ngapain juga kamu kunci pintunya? "
Dian " Gus nikmati tubuh ku ini " mengambil tangan Agus menaruh di payudaranya
Agus " lepas , kamu pergi dari sini sekarang"
Dian " gus aku akan pergi jauh dari kamu, tapi tolong lakuin sekali aja, biar aku gak penasaran dengan mu"
Agus mulai kalah dan diam. Dian menarik Agus dan mengajak keranjang. Dian membuka kemeja Agus dan Celana pendek yang digunakan. Dian membuka celana dalamnya, kini Dian tanpa busana apapun. Bodi dian sangat bagus, dia memiliki bodi yang bagus untuk dinikmati, agus hanya diam saja. Kini Agus sudah tidak mengenakan pakaian apa pun. Dian mulai menjilati tubuh Agus, Agus mulai terangsang. Bahkan Agus mulai menikmati, tangan Agus ditaruh pada payudara besar Dian. Dian sangat menggairahkan, Agus mulai – remas payudara Dian … dian masih menjilati Agus bahkan Dian mulai kebawah dan memasuki ke mulutnya. Dia memainkan dengan mulutnya sepandai mungkin membuat Agus tak berdaya sehingga Agus pun menjadi agresif menikmati payudara Dian. Dian masih memainkan nya di mulutnya. Bahkan Agus menarik Dian dan mereka berciuman bermain pada lidah. Dian pun memberikan alat untuk melindungi mereka, Agus mengenakan nya, Dian membantu dan mulai lagi mengisap dan memainkannya. Agus sangat menikmati, Agus semua badan dian.
Disisi lain Gisel dan kevin sudah selesai mengobrol. Gisel minta tolong minta anter ke rumah temenya yaitu Agus. Kevin mau, mereka pergi kerumah Agus, kebetulan rumah Agus dekat mereka pun kesana naik motor besar Kevin, jadi Gisel sampai rumah Agus. Kevin diminta pergi dan Gisel masuk ke dalam. Kevin bilang pergi tapi dia masih nungguin Gisel. Gisel masuk dan melihat ada mobil lain, dia berpikir apa ada tamu. Gisel
masuk, pintu tidak di kunci dan sepi. Gisel naik ke atas ke kamar Agus, namun Gisel berniat mengintip Agus dulu, akhirny Gisel lewat pintu samping yaitu melihat dari jendela, Gisel tau korden Agus tidak mungkin di tutup jadi pasti
bisa lihat Agus. Gisel pun tidak sabar ingin bertemu Agus. Namun hal lain yang dilihat Gisel.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***