No

No
Episode 32



2 Minggu Kemudian …


Hari ini merupakan pertemuan para pengusaha di suatu Hotel terkenal. Semua pengusaha beserta anak - anak nya pasti hadir. Acara ini banyak di sponsori oleh keluarga Charles. Kini Gisel dengan keluarga nya akan hadir dan memberikan pengumuman penting. Keluarga Kevin dan Justin pun tiba, karena mereka ada bekerja sama dengan Keluarga Charles. Acara pun di mulai, Kevin dan Justin pun hadir disana , banyak anak - anak pengusaha yang ingin tahu anak dari keluarga Charles karena semua ingin menjodohkan anaknya.


Sambutan dari Papa Gisel pun dimulai.


Sambutan Papa Gisel.


Terima kasih atas waktu yang diberikan ke saya, saya sangat berterima kasih kepada semua rekan bisnis yang sudah hadir, seperti biasa ini adalah acara tahunan kita. Saya disini ingin mengumumkan hal penting yang selama ini kalian ingin ketahui. Putri saya kini sudah dewasa, saya ingin kedepannya kalian bisa bekerja sama dengan Putri saya. Ke depannya yang akan mengurus semua perusahaan saya yaitu Putri saya “Gisel Charles”.


Gisel pun datang dari pintu masuk dengan gaun yang sangat mewah bersama Ibu nya, Gisel tampak sangat cantik dan Anggun. Kevin dan Justin sangat kaget melihat Gisel yang berubah dan sangat cantik bagaikan Putri.


Papa Gisel …


Ini adalah Putri kami satu - satu nya, dia adalah pewaris kami, kami akan membuat segala kerjasama melalui persetujuan anak kami yaitu Gisel.


Gisel ….


Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan kepada saya, terutama saya sangat berterima kasih kepada Papa dan Mama. mohon bantuan dan bimbingannya untuk saya mengurus semua perusahaan Papa saya. Sekian saya ucapkan terima kasih.


Semua bertepuk tangan, semua rekan bisnis ingin menjodohkan anak mereka. Papa dan Mama Kevin akhirnya percaya, dan sangat takut kepada Gisel yang akan melaporkan semuanya ke orang tuanya. Waktunya untuk menikmati pesta. Gisel sedang duduk sendiri di meja VVIP tiba - tiba Papa dan Mama Kevin datang menghampiri.


Papa Kevin "Gisel kok gak bilang keluarga Charles waktu ini?"


Mama Kevin "Gisel cantik sekali ya Pa"


Gisel "tante dan Om gak usah sandiwara depan saya, kalian melihat orang dari ekonominya, seandainya saya bukan keluarga Charles pastinya kalian akan tetap menghina saya?"


Papa Kevin"waktu itu om hanya bercanda"


Gisel "bercanda? Apa itu disebut bercanda?"


Mama Kevin "jangan gitu Gisel , kamu dan Kevin kan saling mencintai nanti kita akan jodohkan"


Gisel "siapa bilang kalian berhak jodohkan saya dengan anak kalian? Dan emang saya masih mau berbisnis dengan kalian? Kalian tidak pantas di dunia bisnis jika sifat kalian tidak terbuka dan tidak ada belas kasihan. Bagaimana jika publik tau dulu di luar negri kalian membunuh seorang gadis karena mengira kekasih anak kalian karena gadis itu miskin?"


Papa kevin memohon "gisel tolong jangan lakuin itu, kita akan bertobat dan memperbaiki semua, jika bisnis saya hancur saya tidak akan bisa menghidupi ekluarga saya, saya mohon maafin semua kelakuan kami"


Gisel "kita lihat saja nanti Om" meninggalkan keluarga Kevin


Gisel pergi ke halaman belakang disana ternyata ada Justin.


Justin “Ternyata kamu anak orang kaya bahkan konglomerat !!!”


Gisel “Maafin gue, gue udah nipu lo selama ini”


Justin “Gak apa , karang gue tenang gak perlu lindungi lo dari keluarga Kevin” dengan nada rendah


Gisel “makasih banyak lo udah bantu gue selama ini”


Justin “udah kewajiban kita sebagai manusia saling bantu, binatang aja bisa saling bantu” berbicara dengan ketus.


Gisel “iya, maaf” pergi meninggalkan Justin


Justin “siapa yang ijinin lo pergi?” menarik tangan Gisel


Gisel “lepasin gue , gue mau balik ke dalam”


Justin “lo gak bisa pergi begitu aja dari gue, lo bisa gue pastiin akan jadi milik gue” masih menggenggam tangan Gisel


Papa Gisel dan Papa Justin dari kejauhan melihat mereka seperti ada hubungan, Mereka pun bahagia, “sepertinya Justin dengan Gisel memiliki hubungan spesial” ucap Papa Justin. “Iya sih, kita berikan semua nya kepada anak kita” jawab papa Gisel. “Tapi kamu harus tahu anak mu dulu pernah direndahkan dan disiksa oleh keluarga Victor, Gisel disiksa karena Gisel anak miskin , siapa tahu dia sekarang ketahuan anak mu, bahkan Gisel dihina oleh keluarga mereka karena tidak setuju anak laki - laki nya berhubungan dengan Gisel” Papa Justin menceritakan semua nya. “Kurang ajar dia, saya akan buat dia sengsara dan jatuh miskin. Keluarga rendahan kayak dia berani menyakiti anak saya” kemarahan Papa Gisel.


 


Justin dan Gisel sedang bicara tiba - tiba Kevin datang. Justin melihat Kevin langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


Kevin “Gi” memeluk Gisel


Gisel “akhirnya aku bisa lihat kamu lagi vin”


Kevin “aku sangat bahagia, 2 minggu aku gak ketemu baby ku, aku merindukan mu sayang” mencium kening Gisel


Gisel “vin ide kita berhasil, tapi kata mama aku harus sedikit kejam ke orang tua mu untuk pelajaran”


Kevin “aku setuju, mereka harus dapat pelajaran Gi”


Gisel “tapi kata mama, sama kamu juga sayang, supaya mereka tahu karena mereka kita jadi jauh, menurut mu gimana sayang?”


Kevin “aku setuju, yang penting kita tetap komunikasi, mana hp mu”


Gisel “nie”


Kevin “hp mu baru dan mahal banget, pantes aja aku gak bisa hubungi kamu, no juga baru”


Gisel senyuum kecil “maaf ya sayang, ini mama punya ide semua”


Kevin “hmmm iya gak apa , love you sayang”


 


Mama Gisel pun datang dan menghampiri mereka “kalian disini?”


Gisel “mama?” memeluk mama


Kevin “tante terima kasih banyak sudah bantu hubungan kita”


Mama Gisel “ ini demi kebahagian anak tante juga “


Kevin “ anak tante? Oh sory kita masih sandiwara ya “


Gisel “ biasain aja Vin, aku juga sudah terbiasa “


Mama Gisel berpikir ini demi kebaikan anak kandung saya “ iya vin, kamu harus terbiasa “


Papa Gisel datang menghampiri “ Gisel , mama kita harus pergi “


Gisel “ iya Pa, pa kenalin ini Kevin “


Kevin “ iya om “


Papa Gisel “ saya tahu kamu siapa sebelumnya kematian Dian kamu juga ada, dan saya tahu keluarga mu yang tidak punya kemanusiaan . Ayo kita pergi “ mengajak Gisel dan Mama Gisel


Gisel bingung kenapa jadi judes , apa ini sandiwara “ ya udah vin aku kesana dulu ya “


Kevin “ iya sayang “


Acara pun sudah selesai semua sudah kembali ke rumah masing - masing. Papa Gisel tumben hanya diam tidak ada bicara apa pun, Gisel pun takut melihat wajahnya yang seram saat marah. Malam itu pun berlalu.


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***