
Bella anak yatim piatu, saat kecil dia di asuh oleh panti asuhan namun karena dia sering dianiaya oleh kakak panti asuhan dia pun kabur dan hidup sendiri. Bella memiliki paras cantik dan pintar, siapa pun yang melihat nya pasti sangat tertarik dan yang merasa tersaingi akan selalu membuat Bella tersakiti.
Bella memang sangat mirip dengan Bella yang dikenal Kevin dan Justin. Apakah mereka ada hubungan? Apa mereka hanya sekedar mirip? Di dunia ini banyak yang sangat mirip karena mereka sudah di takdirkan untuk lahir kembali dan memiliki tujuan masing - masing. Setiap orang lahir kembali akan melupakan apa yang pernah terjadi pada dirinya semasih hidup dulu. Bella gadis spesial dia memiliki kelebihan berbeda. Di SMA dia adalah gadis populer, tidak ada yang memendang rendah karena miskin. Banyak cowok yang mengejar nya hingga mereka pun memiliki club khusus untuk Bella. Namun saat Bella kuliah di tempat bergengsi, semua merasa cantik dan tidak mau dikalahkan karena mereka semua memiliki uang yang bagi nya saat membeli ap pun yang diinginkan.
Bella memiliki perasaan terhadap Edward namun Brian juga memiliki perasaan pada Bella. Siapa yang bisa mendapatkan hati Bella?
*** Malam pun tiba
Bella dan Brian sampai rumah Bella, " Brian ini dah malem, kamu pulang gih " Bella meminta Brian untuk pulang walau rumah ini milik nya
" Gimana ya? Ini kan rumah gue, masak gue pulang? " Sindir Brian
Bella yang merasa lelah seharian mencari kerja bersama Brian pun kesal " Brian, kalau lo pengen disini, ya udah lo disini. gue pergi ! " tegas Bella
Brian tau Bella sedang stres dengan keadaan tadi siang " Bel, lo kalau kesel masalah tadi jangan gue dong lo lampiasin. Gue kan dah bantuin lo " Brian membela diri
" Ya udah terserah lo, gue mau mandi dan istirahat, gue bener - bener capek Brian " Bella membuang tas nya di sofa dan masuk ke kamar nya
Brian mengambil tas Bella dan merapikan nya , Brian pergi ke kamar tamu untuk mandi dan istirahat.
" Kenapa sih Brian , sok banget jadi pahlawan kesiangan gitu, yah gue tahu sih tadi di kampus dia bantu gue banget, tapi gak harus setelah itu gue nurutin apa yang dia mau dong!!! " Bella dalam hati merasa kesal dengan Brian
Bella ingat dengan ijazah SMA dan mencoba mencari di tas nya " Yes ketemu, besok pulang kampus gue harus cari kerjaan di perusahaan yang mau terima gue, gue harus kerja , kalau gue gak kerja gimana mau hidup gue, makan aja gak ada duit, mau kerja serabutan jaman gini susah banget, kalau kerja di perusahaan kan gue enak " pemikiran bella
Bella segera mandi dan kembali ke hp nya Untuk mengirim banyak CV ke semua perusahan yang membutuhkam Admin dengan tamatan SMA. Salah satu email nya pun terbalas " Silahkan besok pukul 9.00 hadir untuk interview. " email itu berbunyi " yes, semoga besok lancar " Bella merasa sangat senang
Brian yang kelelahan tidak sempat mandi dan langsung tidur. Bella ingat dengan brian dan segera keluar untuk mengecek, Bella melihat ruang tamu sudah kosong, dia berpikir Brian sudah pergi. Bella pun tidur dan beristirahat untuk interview besok.
** tengah malem
Brian kehauasan dan Bella pun kehausan, mereka sama - sama keluar ke ruang makan untuk mencari segelas air. Bella yang tadi sebelum tidur sudah mematikan semua lampu, meraba - raba kegelapan.
Bella tidak sengaja menyentuh tubuh Brian, Bella berteriak dan lari, Brian pun berteriak dan lari, mereka berdua sama - sama lari ke kamar Bella dan menutupi diri dengan selimut. Di tengah selimut itu mereka berdua saling bertemu dan tatapan sehingga mereka pun saling berteriak lagi.
Bella sadar itu Brian, Bella mengambil bantal dan memukul Brian " Brian, lo ngapain disini ah? " Bella memukul Brian dengan bantal
" Gue nginap lah, aduhhhh " suara Brian merasa terpukul oleh bantal
" Gue kan suruh lo pulang " Bella masih kesal dan masih memukul brian
Brian menarik bantal yang digunakan untuk memukulnya , Bella pun tertarik sehingva sangat dekat dengan badan Brian , sejenak semua berhenti, jantung Bella dan brian merasa lebih kencang dan mereka saling pandangan " Gue mau tidur disini, gue ketiduran jadi gue gak salah " Brian sambil menatap Bella bicara
" Tapi lo kenapa gak bilang, gue kira maling tadi " Bella yang bicara sangat dekat dengan Brian
Brian memandangi Bella, Bella yang merasa sangat dekat segera melepaskan diri dari Brian " Lo jauh - jauh dari gue " Bella mendorong Brian
Bella menghidupkan lampu " Sudah karang lo keluar , gue mau tidur aja " Bella mengusir Brian kembali
" Lo gak merasa gue udah banyak nolongin, tapi lo sama sekalu gak ada terima kasih nya ya? " Brian dengan sinis
Bella yang kepikiran Edward " andaikan saja Edward yang berada disini, aku gak akan mengusir nya, aku akan menahan dia disini " bella sambil melihat Brian dan menghayal Edward
Brian memetik jari ke wajah Bella " hellooooo ... lo ngelamun? Lo ngelamun gak gak pasti ini " dasar gadis cabul pemikiran Brian
" Enak aja lo main nuduh ... Lo kembali ke kamar. gue bener - bener capek Brian please deh ... " Bella mengusir Brian
Brian pun keluar kembali ke kamarnya, Bella mematikan lampu nya dan memilih tidur dari pada mengurus Brian ( mereka lupa mau minum air 😁 ) " Ah kenapa Brian sih yang disini? Kenapa gak Edward aja sih? " bella merasa bad mood
*** Pagi Rumah Charles
" Pagi edward? " Sapa Gisel
" Pagi ma " Edward terlihat buru - buru
" Sayang, adik kamu gak pulang? " Tanya Gisel yang tidak melihat Brian sedikit pun
" Kayak nya Ma, dia kan sudah biasa gitu Ma " mencium Mama
" Ya udah , mama kan cuma nanya aja " Gisel sambil menyiapkan makanan untuk sarapan kevin
Edward kembali mencium pipi Gisel " Ma aku berangkat dulu ya, roti nya aku makan di jalan aja " Edward buru - buru
" Ya, hati - hati sayang " gisel
" Loh edward sendiri gi? " tanya Kevin
" Iya sayang, kan biasa Brian jarang di runah beda sama Edward yang penurut dan lebih suka di rumah " Gisel membawakan roti untuk Kevin
Kevin memakan roti yang disiapkan Gisel " Sayang kamu tahu gak gadis yang sering diajak Brian? " Kevin iseng menanyakan gadis mirip Bella
" Hmmmm maksud mu siapa? Angel? " Gisel sambil makan roti juga
" Bukan Angel Sayang, Angel sih tahu " Kevin
" Oh Bella? " Gisel
Kevin tersendat dan segera minum susu nya " bella? " Kevin kaget mendengar nama itu
" Ya ampun denger segitu aja sampai tersendat , iya namanya Bella dia gadis baik, tapi lagi kena kasus di kampus " Gisel yang masih memakan roti nya
" Brian sudah lama dengan gadis itu? " tanya Kevin kembali yang masih penasaran
" Sepertinya sih, aku juga gak terlaku tahu sayang, sayang aku harus ke kampus aku duluan ya? " mencium pipi Kevin
Kevin berpikir apakah ini semua kebetulan, nama sama, wajah mirip, kevin pn memikirkan hal itu.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.