No

No
Episode 30



Klien yang dikatakan Justin tidak kunjung datang. Gisel sangat kecewa, Gisel langsung marah dan pulang menggunakan ojek. Justin sudah tidak bisa melarang Gisel lagi.


 


 


Gisel pergi kerumah Kevin, namun terlihat rumahnya sudah sepi, mungkin sudah pada tidur. Gisel nungguin Kevin depan gerbang, berharap Kevin keluar. Hujan pun tiba - tiba turun Gisel basah kuyup menunggu Kevin sampai akhirnya Gisel pulang dengan berjalan kaki dan basah kuyup. Gisel bergegas mandi dan berganti pakaian, Gisel langsung istirahat berharap bisa bertemu Kevin besok pagi.


 


 


Keesokan pagi nya …


Gisel demam namun Gisel tetap harus kampus untuk bertemu Kevin, Gisel sangat merindukan Kevin. Gisel sangat lemah dia tetap berjalan dan naik Bus ke kampus. Sesampai di kampus Gisel ke kelas nya, disana hanya ada Susi.


 


 


Gisel : Susi, Kevin belum datang ya?


Susi : belum Gi, kamu kok pucat banget?


Gisel : oke aku tunggu dia aja


Susi : (memeriksa badan Gisel) Gi, badan mu anas banget, pulang aja ya Gi


Gisel : gak , aku mau tunggu Kevin


Susi : oke kalau kamu gak mau pulang kita ke uks ya


Gisel : ya deh


 


 


Mereka pergi ke UKS , Gisel tiduran sedangkan Susi mengambil obat dan memberikan ke Gisel. Gisel meminum obat dan tiduran.


 


 


Kevin tiba di kampus dan bertemu dengan Susi.


Susi : Vin kamu dicari Gisel


Kevin : Gisel? dimana dia? (sangat senang karena akan bertemu Gisel)


Susi : dia demam tinggi, dia sekarang tiduran di UKS


Kevin : Uks? (langsung lari menuju UKS)


 


 


Sesampai UKS, Kevin melihat Gisel tertidur. Kevin mengecek panas Gisel dan Kevin mengambil kursi untuk duduk di sampang Gisel. Gisel belum bangun.


 


 


Kevin : Gi, akhirnya kita ketemu, tapi kenapa kamu demam tinggi gini? Apa yang terjadi dengan mu? Bagaimana tidur mu? Bagaimana setiap pagi mu tanpa aku? Aku sangat merindukan mu Gi (mencium kening Gisel sehingga bangun)


Gisel : (bangun dan senang melihat kevin depan nya, Gisel memeluk Kevin) Vin, aku rindu kamu (menangis) aku semalam nungguin kamu depan rumah sampai kehujanan


Kevin : (melepas pelukan dan memegang pipi Gisel dengan kedua tangan) Gi kenapa kamu bodoh banget sampai kehujanan?


Gisel : aku rindu kamu, kamu gak bisa aku hubungi


Kevin : sayang, denger aku, kamu harus bertahan untuk saat ini, aku gak mau kamu kenapa - kenapa, kamu harus kuat, kita bisa ketemu di kampus


Gisel : tapi


Kevin : (menahan bibir Gisel dengan jari telunjuk nya) jangan pake tapi, percaya sama aku, aku akan balikin kita bisa bersama terus, aku punya ide buat kita bisa bersama …


Gisel : apa ide nya?


Kevin : aku sedang mencari orang kaya yang bisa menjadi orang tua bohongan supaya orang tua ku mempercayai mu


Gisel : orang tua ku gak punya apa, dan aku ang bukan orang kaya, kalau ketahuan bagaimana?


Kevin : kamu harus percaya sama aku, aku akan berusaha untuk kita bersatu dan kamu bisa diterima keluarga ku


Gisel : ya udah aku serahin ke kamu deh, tapi dimana mencari orang tua nya?


Kevin : aku dan Gion masih nyariin, aku gak mau kehilangan mu Gi


Gisel : aku juga gak mau kehilangan kamu


Kevin : i love you Gi


Gisel : i love you too


Kevin : kamu sabar sedikit lagi kita pasti bersama, aku akan cariin yang terbaik buat kita …


Nyonya Charles : saya akan menjadi orang tua Gisel (tiba - tiba datang)


Kevin dan Gisel : Ibu ???


Nyonya Charles : kalian tenang saja, saya akan menjadi orang tua Gisel


Gisel : tapi Ibu, kami tidak enak


Kevin : maaf Bu, kami gak mau Dian disana merasa kita memanfaatkan Mama nya


Nyonya Charles : kalian harus tau, dia adalah anak angkat saya, jadi Gisel juga bisa menjadi anak saya


Gisel : tidak Bu, kami tidak mau Ibu ikut susah


Nyonya Charles : Gisel saya sudah dengar semua, saya akan bantu kalian, cinta kalian tulus, kalian harus bersatu


Kevin : (kalau nyonya charles yang bantu , ini pas banget, dia emang kaya raya) baik Bu, kita setuju Ibu bantu kita


Gisel : Kevin , gak vin, kasian dia okut dosa dan kalau ketahuan gimana?


Kevin : Gi, gak apa kita pikirkan nanti, yang penting ada yang bantu kita


Nyonya Charles : gak apa Gisel, saya akan anggap kamu anak saya sendiri, jangan pernah ragu dan ikutin saja


Gisel : baik Bu. saya mohon bantuannya,


Kevin : iya Bu tolong bantu kami


 


 


Nyonya Charles mencari Gisel dengan menanyakan kepada Susi, Susi memberitahu Gisel demam tinggi di UKS, Nyonya Charles sangat khawatir dan mencari Gisel, namun sudah ada Kevin yang sedang berbicara dengan kondisi Gisel masih tidur, Nyonya Charles mendengarkan semua percakapan, sehingga dia memutuskan untuk membantu mereka dan Dia berharap dengan ini Gisel bisa tinggal dirumahnya dan benar - benar menjadi anak nya. Nyonya Charles menelpon dokter keluarga.


 


 


Kevin dan Gisel sangat bahagia karena mereka mendapat seseorang yang bisa bantu mereka.


 


 


Kevin : Maaf Bu, saya ada ide untuk rencana kita


Nyonya Charles : jangan panggil Bu, jika ada orang lain panggil Bu, tapi jika bertiga kamu bisa panggil saya tante, dan Gisel bisa belajar panggil saya Mama


Gisel : baik bu, sampai ini berhasil , kami minta maaf merepotkan Ibu


Nyonya Charles : saya tidak direpotkan kok


Gisel : baik Bu, maaf Ma


Kevin : oke , nanti sore saya akan dijemput Mama, apa bisa Gisel nanti pulang bersama tante? dan nanti kalian seperti benar -benar ibu dan anak.


Nyonya Charles : oke, Gisel nanti pulang dengan saya ya


Gisel : baik Ma


 


 


tiba - tiba ada yang dateng


 


 


Siswa : Tok Tok Tok … permisi Bu , ini Dokter sudah dateng


Nyonya Charles : ya masuk


Gisel : kenapa ada dokter?


Nyonya Charles : ini untuk meriksa kamu


Gisel : tidak usah Bu


Kevin : gi menurut ku kamu emang perlu dicek


Nyonya Charles : sudah dok cek aja dia


Dokter : baik bu


 


Gisel di cek oleh dokter, darah Gisel juga di ambil. Gisel diberikan obat oleh Dokter. Gisel beristirahat dan Kevin menunggu Gisel sampai jam pulang. Jam pulang pun tiba, Kevin dan Gisel bersiap - siap pulang. Kevin sudah di jemput mama nya. Gisel dan Nyonya Charles pulang bersama.


 


 


Kevin : ma, aku samperin Gisel dulu ya


Mama Kevin : kamu ngapain lagi nyarik wanita miskin itu?


Kevin : ma, dia bukan anak sembarangan, dia adalah anak pemilik kampus ini


Mama Kevin : paling sandiwara


Kevin : ma, ayo kita kenalan kesana


Mama Kevin : ayo …


Kevin : Gi ….


Gisel : Kevin?


Nyonya Charles : ada apa Gi?


Gisel : tunggu ya Ma, Kevin mau kesini


Kevin : Permisi tante, kenalin ini mama aku


Nyonya Charles : ohh iya


Mama Kevin : anda pemilik kampus ini?


Nyonya Charles : apa yang anda miliki?


Mama Kevin : saya keluarga terkenal dong, keluarga Victor


Nyonya Charles : oh Victor, kamu info ke suami mu, jangan macem - macem dengan anak saya. jika tidak saya akan tarik semua saham saya usaha mu yang di luar negri, info ke dia , gadis yang kalian hina adalah Keluarga Charles dia adalah Gisel Charles


Mama Kevin : (mulai takut) kalian bisa aja sandiwara kan?


Nyonya Charles : kamu tidak percaya, saya akan minta pengacara saya kirim akta kelahiran Gisel


Mama Kevin : Kevin ayo kita pulang


Kevin : oke ma


 


 


Mereka pun pulang, Gisel bingung bagaimana caranya membuat semua surat2 tentang Gisel benar keluarga Charles.


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***