No

No
Orang Ketiga



Alasan Bapak Agus menyetujui semua yang diminta Dian yaitu dia memikirkan jika dipenjara maka dia tidak bisa memenuhi janji dengan istrinya akan menghidupkan Agus sebaik mungkin, menurut dia Dian hanya suka sesaat tidak aakn membuat Agus keberatan. Mereka pindah kerumah baru yang ditinggali saat ini. Agus sangat berat mengikuti keinginan Dian, namun karena Bapaknya yang minta dia harus mengikutinya. Semenjak itu Agus dan Dian berpacaran , namun Agus selau menghindar dari Dian.


*** Karakter Dian … ***


Dian merupakan gadis yang cantik dan kaya. Dia memiliki banyak teman yang sederajat dengan nya. Dian suka dengan Agus semenjak dia melihat Agus dengan orang tua kandung nya dulu. Dian tidak peduli Agus adalah anak pembantu, namun dari dulu memang Dian tidak pernah bisa dekat dengan Agus. Agus pun tidak pernah melihat Dian. Karena Agus tidak suka dengan orang kaya, menurutnya orang kaya hanya bisa menghina orang kecil, namun dari keluarga nya yang baru Agus bisa merasakan bagaimana orang kaya bisa baik dengan oranng miskin. Dian pernah menyatakan perasaannya pada Agus namun Agus menolak. Menurut Agus , Dian merupakan wanita manja dan sombong. Dian pernah menghina ibu kandung Agus saat hidup karena tidak sengaja nyapu kena Dian , semenjak itu Agus membenci Dian. Dian sangat terobsesi dengan Agus. Dia pernah menjebak Agus beberapa kali agar bisa ditidurin, namun Agus tak nyangka kita masih kecil bisa berpikir kayak gitu. Itu lah alasan Agus dari dulu tidak pernah merasa berpacaran.


Bapak Agus pernah hampir pailit namun Agus membantu dengan menjual wanita. Banyak wanita kuliah yang mencari uang lebih dengan menjual diri, Agus banyak kenal dengan teman Bapaknya, sehingga di msuk ke forum seperti itu , dia menjajakan wanita kepada om – om dan dari sana dia sangat besar mendapatkan uang sehingga iya pun bisa bantu Bapaknya membayar cicilan bank. Bapak Agus pun mengetahui dan sangat marah, namun Bapak Agus merasa anaknya segitunya mencari uang untuknya. Akhirnya keluarganya bangkit lagi dan bisa menjadi sukses seperti saat ini.


Yogi " Gi, itulah latarbelakang Agus sebenarnya, apa kamu tidak kenapa aslinya Agus anak pembantu?"


Gisel " Aku tidak pernah mikirkan itu , bagi ku apa pun latar belakang nya tidak masalah buat aku "


Candra " Gi, kamu harus bisa jaga diri Gi, aku memiliki perasaan buruk bukan ke Agus tapi Dian "


Gisel " Siap, itu pasti ku ingat …" dengan santainya


 


Gisel sudah dijemput oleh Agus. Mereka pergi ketempat pemotretan. Gisel berganti pakaian , dia sangat cantik menggunakan gaun putih seperti untuk pre wedding. Agus pun nyangka jika partner nya sangat suka dengan model kali yaitu Gisel. Dia langsung menanam saham di tempat Agus asalkan model ini bisa mempertahankan semua hasil fotonya. Dengan itu majalah mereka akan menjadi terlaris, bahkan mereka bisa tender di luar negeri sekali pun. Partner Agus merupakan orang asing yang memiliki nama di kalangan internasional.  Sesi pemotretan pun selesai, Gisel mengganti bajunya di ruang ganti.


Agus " hay Gi "


Gisel " Agus? Kamu gak boleh masuk kesini, ini untuk wanita , kamu keluar " sambil mendorong Agus untuk Keluar


Agus langsung mendorong Gisel sampai jatuh di sofa, dan Agus posisi bersama Gisel


Agus " ini studio ku , siapa yang akan marah pada ku? " menyombongkan diri


Gisel " aku tahu , tapi aku gak enak apalagi ada paman teman ku Gus "


Agus " udah biasa in aja "


Agus mulai memcium Gisel dengan penuh semangat dia pun mencium ku dengan tenaga yang membuat ku susah mengikuti . Aku ingin melepaskan Agus, namun tangan ku keduanya dipegang sama Agus.


Agus mengatakan " biasa aja Gi "


Aku pun diam dan lemas , melakukan semua yang dia lakukan ke aku, bahkan tangan sebelah kanan mulai meraba leherku, dia mencium keatas , aku merasa tidak nyaman namun beda rasanya yaitu perasaan cinta dengan Agus. Tangan Agus mulai menjarah ke tempat yang lain , Dia mulai menyentuh nya dengan pelan, Aku merasa sangat takut bahkan aku tak tau perasaan ini , aku ingin memeluknya dan ingin lebih dari itu


Agus sangat mencintai Gisel " Gi .. I love you "


Gisel " I love you too "


Agus mulai melakukan hal lain kepada Gisel , bahkan Agus mulai menjelajahi dan Gisel tak mengerti perasaan nya, dia menjelajahi sebelah kanan sedangkan tangan di sebelah kiri, dia pun mulai ingin melepas pakaian Gisel, namun Gisel tak memberikan. Agus mulai bagian tengahnya dengan pelan – pelan dan Gisel pun mulai merasa beda olehnya, Agus mendekatkan pinggangnya ke Gisel, Gisel merasa ada sesuatu yang keras dan tegang. Gisel melihat Agus sangat berbeda dari biasa nya , Gisel pun juga merasa hal yang sama. Agus kembali mencium dan tangannya tetap dengan posisi yang tadi.


Agus " ini adalah kali pertama ku seperti ini " berbisik di telinga Gisel


Gisel yang belum pernah bahkan memikirkannya " Aku juga "


Agus " sungguh berbeda rasanya, apalagi dengan orang yang aku cintai , terima kasih Gisel, Aku sangat menyayangi mu "


Gisel " Aku juga menyayangi mu "


Gedekkk, (ada orang mau buka pintu, untung sudah di kunci)


Gisel pun mendorong Agus dan segera menggunakan handuk seakan ingin mandi, Agus bangun dan mau buka pintu.


Tok Tok Tok


Agus membuka pintu, Riri (model lain ).


Riri " Maaf Mas saya mau ganti baju, kenapa mas nya disini ya? "


Agus " tadi Gisel minta tolong baju nya gak bisa buka, jadi saya bantu dia"


Riri " Gisel dimana? "


Riri " oh iya tidak apa mas "


Agus " oke kalau gitu saya pergi saja "


Riri " Baik Mas "


Agus pergi dan Gisel keluar dari kamar mandi.


Riri " tadi kamu ditolongin sama yg punya? "


Gisel " iya kebetulan dia sahabat ku di sekolah "


Riri " Oh gitu, kamu mandi? Kok belum hapus make up "


Gisel " Gak aku gak mandi cuma ganti baju dalam, masak iya depan cowok aku ganti? "


Riri " oh iya , yuk kita bersihkan make up kita "


Gisel " iya kita bersihkan make up "


Gisel benar – benar takut ada yang mengetahuinya. Tiba – tiba Hp Agus bunyi dan dia ternyata meninggalkan hp nya dekat dengan hp Gisel. Gisel lihat yang memanggil nama DIAN. Gisel kaget dan tidak mengangkatnya. Masuk lah bbm “Gus kamu dimana? Aku di studio nieh. Kamu di ruangan mu ya? Aku kesana ya , Aku kangen pengen melihat dan memeluk mu, kamu kali ini pasti tertarik, pakaian ku benar – benar seksi … cukup buat kamu tertarik “


Gisel sangat sakit terasa sakit tapi tidak ada luka. Gisel segera mengganti pakaian dan keruangan Agus untuk memberitahunya. Saat Gisel buka pintunya Agus tidak ada, Gisel kembali keluar namun Dian masuk dan berhadapan dengan Gisel. Dia sangat seksi dan dia sangat montok , semuanya besar bagian yang menggairahkan seorang laki – laki …


Dian kaget melihat wanita masuk ruangan Agus " siapa kamu? "


Gisel yang bingung melihat Dian " saya model disini Mba "


Dian " ngapain kamu keruangan Agus? "


Gisel " saya hanya mau balikin hp nya ketinggalan "


Dian merampas hp Agus "Agus tidak sembarangan memberikan hp nya, dan tidak ada boleh masuk kesini kecuali Agus, Siapa kamu? " dian langsung menarik rambut Gisel tanpa bilang apa pun lagi


Gisel " ah sakit, lepasin , lepasin "


Dian yang bicara dengan nada tinggi " Jawab pertanyaan gue "


Gisel masih kesakitan " maaf saya hanya model disini tidak lebih "


Dian " Gue gak percaya cewek jelek kayak kamu yang mau rebut pacar ku? Ah? "


Dian semakin keras menarik rambut Gisel. Dian pun mendorong Gisel sampai jatuh dan tangan Gisel ke gores terkena meja


di ruangan Agus.


 


```` Terima kasih sudah membaca novel author, "Cinta Pertama Ku" akan lebih seru, jadi mohon ditunggu kisah selanjutnya.


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


````


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***