
*** Club ***
Justin dan Kevin sudah sampai di Club, mereka segera masuk Club. Di dalam sudah ditunggu teman Justin waktu itu bernama Indra.
Indra menghampiri Justin dan Kevin " Tin? “
Justin “ Lo yakin hari ini kita bisa tahu busuk tu orang? “
Indra “ Yakin, gue punya teman cewek buat rayu dia, dia pasti mau, karena gue carikan massage sensasi “
“Massage Sensasi??? “ Kevin belum pernah dengar
Justin “ massage Sensasi itu kayak lo di pijat tapi pijat lo dengan wanita telanjang “
Kevin yang bingung “ ya udah lah anggap gue tahu “
Indra “ Oke sekarang kita cari tempat strategis buat ngawasin dia “ mencarikan tempat duduk yang pas
Justin “ Lo kali ini harus berhasil ya Ndra? “
“Siap pasti berhasil percaya gue “ Indra yang begitu yakin
Mereka mencari tempat untuk duduk yang tidak gampang dilihat orang, bahkan mereka sangat yakin kali ini. Kevin ingin cepat ini selesai dan menjelaskan dengan bukti kepada Gisel. Dia sangat merindukan Brian dan edward, Kevin mengkhawatirkan Gisel mengurus anak - anak sendiri apakah bisa. Kevin sangat yakin Gisel tidak akan marah jika tahu ini demi kebaikan perusahaan dia juga. Justin sangat yakin orang itu yang bernama Bram memiliki maksud jelek kepada kevin dan Gisel.
Kevin " Tin lo yakin ini akan berhasil? kenapa ya gue ragu gini? "
Justin " Vin lo percaya gue, gue bisa bayar siapa aja buat hancurin hidup orang lain, jadi tenang aja "
Indra " Lo berdua tenang gue udah info semua teman gue buat jebak dia "
Justin "Vin itu kan yang mirip sama Agus?"
Kevin "iya Tin , itu Bram manager gue yang bakal pergi sama Gisel ke Tokyo"
"Tenang lihat aja ntar " Indra
*** Bram ***
Bram seperti biasa duduk di bar meminta minuman alkohol pada bartender.
"Mas , saya minta minum satu ya?" pesan Bram
Bartender "Baik Tuan" menyiapkan minuman
Bartender "ini Tuan" memberikan minuman tersebut
Bram "terima kasih, oya tumben sepi gak ada cewek?"
Bartender "oh iya Tuan, hari ini ada event jadi spesial kita punya team Body Massage Sensasi "
Bram "serius? kok gue gak tau ya?"
Bartender " Iya Tuan ini sangat spesial hanya hari ini secara free "
Bram "wauw…. mantap banget nie "
Bartender " itu mereka datang "
10 gadis datang dengan cantik dan sexy, mereka sudah siap untuk melakukan massage pada tamu pengunjung namun ini semua adalah ide dari indra dan teman - teman nya untuk menjebak Bram.
"Wauw cantik - cantik banget" Bram
Bartender "saya permisi ya Tuan , shift saya sudah selesai hari ini" pamit pergi
Bartender itu pergi menghampiri Indra dan Justin. Minuman yang diminum Bram sudah berisi obat halusinasi, jadi gampang untuk di jebak.
Bartender "Ndra tugas gue beres, sekarang gue siapin kamar buat di pasang alat perekam dan kita bisa jebak dia saat berhalusinasi, kita bisa tanya apa aja dan semua rahasia dia akan kebongkar nanti" sambil pergi menyiapkan semua nya
Indra "siiipppp"
Justin "Jadi nanti kita bisa tanya apa aja sama tu orang? Itu ide lo? Hebat lo, tumben pinter?" meledek temannya
Indra "emang gue pinter, lo aja belum tau kepinteran gue"
Kevin "hebat juga ide nya"
Indra "iya dong nanti ada alat perekam kita bisa jebak dia disana, saat obat bereaksi maka itu kesempatan kita"
Justin " pas banget "
Disisi lain Bram didampingi 4 cewek sekaligus, Bram sudah sempat berbincang - bincang dengan para terapis. Bram pun pergi ke kamar yang sudah disiapkan dengan posisi Bram tidak tahu ini semua jebakan. Bram menikmati musik, minum dan di pijat - pijat oleh para gadis itu. Bram menikmati semua nya tanpa merasa pusing. Bram akhirnya mulai pusing dan sedikit tidak sadar. Indra, Justin dan Kevin masuk untuk melakukan aksinya. Saat mereka masuk untuk menanyai Bram, tiba - tiba mereka bertiga dipukul dari belakang dan pingsan.
Mereka bertiga tidak sadarkan diri. Pelaku nya adalah Bram.
Bram "hahahhahaha mau jebak gue dengan obat murahan mana bisa lah" ketawa Bram dan senangnya Bram
Cewek 1 "Tuan kita akan apain mereka?"
Bram "Kita akan buat hancur, yang pertama cowok di ranjang namanya Kevin dia tugas kalian, kalian harus telanjang dan telanjangin dia, berpura puralah tidur di sampang nya dengan mesra, gue bakal kasik Gisel , dia akan tinggalkan Kevin, dan Gisel akan jadi milik gue"
Cewek 2 "Trus 2 cowok ini?" sambil menunjuk ke arah Justin dan Indra
Bram "Lo juga harus telanjangin tapi kita buat mereka seperti homo" liciknya Bram
Cewek 1 "Tuan kita harus segera, orang pingsan bisa cepat bisa lama, kalau telat nanti gak dapet apa"
Bram "bener juga, sekarang lo (cewek 3 dan 4) telanjang, satu hisap itu nya biar gue foto tapi gak usah beneran dan lagi satu taruh tangan nya di dada lo"
Cewek 3 dan 4 "siap Tuan"
Mereka mulai melakukan hal itu, saat mereka membuka pakaian dekat dengan kevin, Kevin pum bangun dari pingsan nya, mereka semua kaget sedangkan mereka masih pake bh dan cd belum lepas semua, Bram yang sedang pegang kamera mengarahi ke Kevin juga kaget.
Kevin yang baru sadar " shittt dimana nie?" kevin melihat sekeliling, Kevin kaget melihat 2 wanita itu, Kevin bangun dan berkata "Lo mau ngapain berdua?". Bram yang bingung merasa gagal langsung spontan jawab "Kevin lo udah tidur sama tu cewek , dan semua kejadian itu sudah gue rekam di hp gue, jadi lo bakal di ceraikan oleh Gisel". Kevin yang tidak percaya merebut hp Bram, Kevin hanya tidak menggunakan busana apa pun. Kevin kaget saat mau merebut hp Bram. Kevin merasa apa yang dibilang Bram benar, Kevin pun bingung karena dia tidak mau Gisel kecewa seperti dulu Agus dan Dian. Kevin sangat takut jika Gisel tahu dia akan stress dan sedih seperti yang dilihat saat Agus dan Dian dulu. Kevin pun diam saja karena bingung harus gimana. Kevin melihat ke arah Justin dan Indra di sofa yang tidak sadarkan diri. "Lo kalau mau aman dari gisel ikutin semua omongan gue, kalau ngga artinya lo siap cerai ssma Gisel, dan Gisel akan menjadi milik gue" Bram mengancam Kevin. "Lo emang licik banget, mau lo apa sih? kenapa lo datang kehidupan gue dan keluarga gue?" Kevin sangat marah. Kevin mengambil pakaian dan segera menggunakannya. Bram yang kesal mengatakan semua nya "Lo mau tahu?" tanya Bram. "Apa yang lo mau? uang? perusahaan keluarga istri gue? ambil semua, gue gak peduli itu" kesal Kevin. "ah? dulu emang tujuan gue untuk itu semua, tapi sayang saat ini tujuan gue adalah menikahi dan mendapatkan cinta Gisel. Gue suka sama istri lo, apa lo bisa ngasik gue itu?" jawab Bram. Kevin marah dan mengambil kerah baju Bram, ingin memukulnya. Bram yang nantangin "pukul gue, lo pukul artinya video lo kesebar" mengancam Kevin. Kevin mengurungkan niatnya, "Gue gak bakal serahin Gisel ke cowok brengsek kayak lo, Gisel hanya miliki gue, jangan pernah mimpi buat dapetin Gisel gue" Kevin pergi dari kamar tersebut. Kevin pergi dari klub tepat pukul 2 pagi sambil meninggalkan Justin dan Indra.
Bram dan para wanita juga pergi sambil membawa kamera yang mereka siapkan untuk Bram, agar Kevin tidak tahu bahwa Bram hanya bohong. Bram pulang , selama perjalanan Bram berpikir untung dia bisa ngeles dan banyak akal untuk membalas Kevin.
*Flashback***….**
Saat Bram dihampiri 4 cewek yang ternyata keempat cewek itu adalah pegawai Bram sendiri. Terapis yang sensasi itu merupakan usaha bisnis ilegal Bram. Dia tahu bahwa semua jebakan dari para pegawai nya, dari sanalah mereka mempunyai ide untuk membalas Kevin. Hal ini juga yang buat Bram ingin memiliki gisel bukan hartanya saja.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***