No

No
Episode 79



Bella berpikir selama ini keluarga nya sangat bahagia, namun hal dia pikirkan salah.


Kantor Papa Bella ..


" Kamu baru sampai? " Tanya intan sang mantan sambil duduk di ruangan Papa Bella


" Kenapa kamu gak bilang mau ke kantor? " Papa Bella kaget Intan sudah di ruangan nya


" Yah kita sekarang rekan bisnis, bisnis mu juga gak bisa jalan tanpa uang ku " ucap Intan sambil berdiri dan menghampiri Papa Bella


" Maafkan aku, istri ku cerewet, aku cuma cinta sama kamu, aku mau cerai dia gak mau " Papa Bella berbohong


Intan memeluk Papa Bella " Aku adalah cinta pertama mu, kenapa kamu masih peduli sama istri mu, cerai saja tanpa persetujuan, istri kayak dia buat apa sih di pertahankan, yang ada cuma nyusahin kamu " intan memeluk mesra Papa Bella


" Sayang ... Aku pastikan aku akan segera bercerai dengan nya, kamu tunggu saja ya " Papa Bella memberikan harapan


" Aku ingin dekat dengan anak mu Bella, apa itu boleh sayang? " Tanya Intan


" Tentu ... Kamu akan jadi ibu nya tentu kalian harus dekat, " Papa Bella suka dengan ide Intan


" Kalau besok aku ke rumah mu gimana? " Intan


" Boleh, aku senang kamu berada di rumah apa lagi bisa akrab dengan anak ku Bella " papa Bella memberikan ijin


" Oke besok aku kesana ya sayang " Intan mencium pipi papa Bella


" Terima kasih sayang, selalu ada buat aku " mencium pipi intan


Semua orang di kantor mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh Papa Bella dan Intan si wanita penggoda.


** Rumah Kevin **


" Permisi " suara seorang wanita depan rumah Kevin


" Sebentar " Kevin menjawab


Kevin membuka pintu " Permisi, kamu Kevin ya? " Wanita seumuran dengan nya


" Maaf siapa ya? " Kevin bertanya


" Aku Ria , aku dari Indonesia, aku anak Intan sepupu Ibu mu " wanita itu menjelaskan dirinya


" Intan? Oh tante Intan? Kamu anak nya? " Kevin


" Iya, aku di kasik alamat ini sama Mama ku, disuruh tinggal disini selama di luar negeri, aku pindah sekolah sama dengan mu " Ria


" Siapa Vin? " Mama Kevin turun dari kamar


" Halo tante !!! " Ria menyapa


" Ria? Kamu sudah disini? Mama mu baru saja nelpon tante " Mama Kevin


" Oh iya tante aku baru aja landing ... " Ria


" Kevin , kamu siapin kamar tamu ya sayang buat Ria " Mama Kevin


" Iya Ma ... Ria aku pamit dulu " kevin


" Iya Vin ... " Ria


" Ria, tante mau ke kantor bawain berkas papa Kevin, kamu disini aja, Kevin bisa bantu dalam segala hal , anggap saja rumah sendiri " mama Kevin buru - buru harus pergi


" Tentu tante, terima kasih tante ... " Ria


Ria melihat - lihat rumah Kevin yang besar, terdengan suara orang pencet bell di depan, Ria pun keluar.


Bella kaget ada wanita di rumah Kevin " Kamu siapa? " Tanya Bella


" Kamu yang siapa? Datang ke rumah orang kok malah nanya penghuni nya " Ria dengan nada tinggi dan sombong


" Oh gitu ... Aku Bella teman Kevin ... Kevin ada? " Tanya Bella


" Maaf Kevin lagi sibuk, kalau teman kamu bisa ketemu besok di sekolah " Ria dengan judes


" Kamu itu siapa sih? Kenapa kamu sok ngerti Kevin ... " Bella kesal


" Aku kekasih Kevin, aku di jodohin sama Kevin jadi aku adalah menantu di rumah ini, dan kamu jangan hampiri Kevin seperti wanita murahan ... " Ria berbohong


" Ria ... Kamar mu udah siap " suara Kevin


" Kevin ... " Bella mendengar suara Kevin


" Iya Vin, sebentar lagi aku nyusul ke kamar ... " Ria dengan lembut menjawab


Bella terdiam merasa kecewa jika selama ini Kevin juga memiliki kekasih.


" Kamu sudah denger, sekarang kamu bisa pergi ? " Ria mengusir Bella dan menutup pintu


Bella diam dan menangis, dia kembali pulang, Bella bermaksud cerita mengenai masalah nya namun hal yang dia dapat lebih menyakitkan.


" Siapa Ria? " Kevin bertanya


" Biasa orang minta sumbangan, katanya dari yayasan gitu Vin " Ria berbohong


" Oh gitu ... Oke deh kamar mu sudah siap, aku mau balik kamar dulu istirahat ya " kevin pamit


" Iya Vin, makasih banyak ya " Ria


*** Keesokan pagi nya ***


" Kenapa emang nya Pa? " Bella yang segera berangkat


Mama Bella menyajikan sarapan hanya senyum seakan tidak pernah ada masalah apa pun.


" Nanti tante Intan yang dulu itu mau ketemu kamu sayang ... " Papa Bella sambil meminum susu nya


Mama Bella seentak diam dan melihat kearah Papa Bella.


Bella melihat kearah mama nya yang seperti sedih " Aku sibuk Pa ... " Bella menolak


" Jangan gitu dong sayang, sekarang tante Intan partner bisnis Papa ... " Papa Bella


" Bella, kamu gak boleh gitu sayang, temui saja tante Intan " Mama Bella


" Tapi Ma ... " Bella kaget jika Mama nya mendukung


Bella pun pergi tanpa kata.


" Bella ... " Papa Bella memanggil


*** Sekolah ***


Bella menabrak seseorang yaitu Ria.


" Au ... Sakit ... " Ria


" Maaf ... " Bella melihat ternyata Ria " kamu? " Bella kaget melihat wanita yang dirumah Kevin ada di sekolah nya


" Hai Bel ... " Kevin


" Kevin ... " Bella


" Oya bel, kenalin ini Ria , dia tinggal di rumah gue " kevin mengenal kan Ria


" Rumah lo? Lo serumah sama dia " Bella kaget


" Heiii ... " Justin menepuk punggung Kevin


" Kenalin Justin, ini Ria " Kevin memperkenalkan


" Hai Ria, gue Justin dan wanita cantik itu pacar gue Bella " Justin sambil senyum dan bercanda


" Oh ... Wanita ini pacar lo ... " Ria


Bel berbunyi, mereka segera masuk ...


Bella mengirim pesan kepada Kevin " Vin, aku mohon kali ini kita ketemu , aku tunggu di jembatan biasa jam 7 malam. "


Kevin tidak melihat hp sehingga tidak tahu ada pesan dari Bella.


" Vin, gue ada kirim pesan ke lo " Bella


" Oh oke, hp gue kayaknya di pinjem Ria tadi " Kevin


" Oh oke " Bella


" Hai, kalian ngapain " Justin menghampiri Bella dan Kevin


" Gak ngapain, " Bella


" Sayang makan bareng yuk " Justin


" Aku lagi gak mood makan " Bella menolak


" Ayo lah bel, kamu kan pacar ku tapi kok aku susah banget bersama kamu " Justin mengeluh


bella berpikir selama ini juga terlalu kejam dengan Justin " Baik lah. aku mau, kamu jangan kesel gitu dong " Bella mengajak Justin bercanda agar Justin tidak tegang


Mereka pun makan siang bersama, Justin sangat senang melihat waktu yang diberikan oleh bella, walau Bella bersama Justin tapi dia masih kepikiran dengan pesan yang dikirim ke Kevin.


Bel jam pulang berbunyi , semua siswa pulang ...


Justin di jemput oleh orang tua nya, semua pulang, mama dan papa Justin melihat Bella yang berjalan bersama Justin dan Kevin.


" Justin " papa Justin


" Papa ... " Justin


" Papa? " Bella kaget, itu papa Justin


" Loh, Bella kenal sama Justin? " Tanya Mama Justin


" Iya om ... " Bella tahu kini dia dijodohkan dengan Justin


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Kehidupan Sebelumnya


*** Rahasia Hati


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.