No

No
Episode 33



Keesokan pagi nya …


Gisel sudah siap - siap kuliah, gisel turun untuk sarapan. “ pagi sayang “ Mama Gisel menyambut di meja makan. “ pagi ma “ mencium pipi dan duduk di meja maka. “ pagi istri cantik ku “ mencium kening Mama Gisel. “ pagi anak cantik papa “ mencium rambut Gisel. Hal ini sudah menjadi kebiasaan buat Gisel di setiap pagi hari.


Mama Gisel “ Gi ntar kamu kuliah pake mobil sport aja , biar gak ada yang anggap kamu remeh “


Papa Gisel “ ummm bener tu kata mama mu “ sambil makan roti


Gisel “ iya ma, iya pa, Gisel merasa seperti dengan keluarga kandung Gisel sendiri bahkan lebih bahagia disini karena kasih sayang kalian begitu tulus “


Papa dan Mama Gisel merasa sedih dan ingin memberitahu Gisel bahwa mereka memang orang tua kandung nya.


Gisel sangat bahagia, dia berharap suatu hari dia bisa kumpul dengan keluarga nya dan seperti ini. Gisel berangkat kampus dengan mobil sport mahal yang beli nya harus indent dan hanya ada beberapa unit. Setiba Gisel di kampus, banyak orang bingung orang tajir mana datang. Gisel keluar dari mobil dengan penampilan yang cukup mahal dikenakan. Saat Gisel keluar mobil, kevin dan mama nya tiba. Mama Kevin sangat matre “ Vin deketin tu Gisel, kamu harus bisa dapatin dia “ memaksa Kevin. “ maaf Ma aku sudah putus dengan Gisel gara - gara Mama “ Kevin menolak mama nya dan keluar dari mobil. Gisel langsung masuk ke kampus, Susi, Gion dan Antonio sangat kaget melihat Gisel yang berubah drastis, mereka menghampiri Gisel dan bertanya kenapa bisa Gisel seperti ini. Gisel menjelaskan dengan rahasia bahwa ini ide Kevin untuk mmemberikan pelajaran ke keluarganya.


Kevin memanggil Gisel “ Gi … “


Gisel “ Kevin … “


Kevin “ pagi sayang “ mencium kening Gisel


Susi “ uh pagi - pagi udah mesra aja nih , bikin iri “


Antonio dan Gion “ wah kita pergi yuk, jangan ganggu orang jatuh cinta “


Kevin tertawa “ kalian tu apaan sih, biasa in aja kali … “


 


Mereka masuk ke kelas dan memulai pelajaran, Kevin bilang ke Mama nya untuk tidak jeput karena ada tugas kelompok, padahal Kevin akan berjalan - jalan dengan Gisel. Justin datang dan tiba - tiba mengacak rambut Gisel, “ pagi cantik “ justin menyapa Gisel. “ Lo apaan sih, Gisel cewek gue “ Kevin kesal. “ Lo gak tahu Papa Gisel mau jodohin gue sama Gisel, gue dari awal selalu baik gak kayak lo baru kaya , baru lo dan keluarga lo mau terima Gisel “ menyindir Kevin. “ Mulut lo jaga ya “ Kevin marah. “ Udah - udah, dan lo Justin gue gak percaya sama lo “ Gisel langsung mengajak Kevin pergi. Mereka pergi meninggalkan kuliah, Kevin masih kesal. “ sayang kita ke villa mu yuk? “ merayu Kevin agar tidak marah. “Ide bagus yank “ jawab Kevin.


Mereka pergi ke villa Kevin untuk merefreshing otak mereka dan beban yang selama ini mereka rasakan. Kevin dan Gisel sudah sampai di Villa. Kevin mengajak Gisel meminum alkohol, Gisel sangat senang lam dia tidak meminum ini, mereka mengobrol sambil minum hingga larut malam. Gisel sudah mulai mabuk , Kevin pun sama .


Kevin “ sayang, kepala ku pusing, masuk yuk? “


Gisel “ ayo , aku juga semua rasanya ringan , kepala kayak melayang “


Kevin “ ayo “ memegang tangan Gisel yang sempoyongan


Gisel “ aku gak kuat jalan, lemes Vin “


Kevin menggendong Gisel ke kamar


 


Sesampai di kamar …


Kevin “ Gi, bobok ya , good night sayang “ mencium bibir Gisel


Gisel “ love you “ membalik mencium bibir Kevin


Kevin dan Gisel pun yang mabuk saling ciuman bibir, Kevin pun mulai meraba Gisel dan Gisel pun seperti pasrah. Akhirnya tanpa mereka sadari, mereka telah melakukan hubungan intim. Pagi pun tiba, mereka posisi tanpa busana dan tidur berpelukan.


Kevin “ ahh pusing “ membuka matanya


Gisel “ aku juga “


Kevin mencium kening Gisel “ pagi sayang “


Gisel “ pagi sayang, sayang aku kok merasa aneh badan ku ya? “ melihat kebadan masing - masing yang tanpa busana


Kevin dan Gisel kaget … “ kenapa kita begini vin? “ Gisel bingung. “Aku juga gak tahu Gi” bingung Kevin, Gisel menangis merasa jika kesucian sudah hilang. Kevin menenangkan Gisel “Gi, kita sama - sama mabuk, tapi apa pun yang terjadi aku akan tanggung jawab, aku sangat mencintai mu, jangan kamu sesali, aku akan jadi yang terakhir buat kamu Gi, plis jangan sedih “ Gisel memeluk Kevin dan berkata “ jangan pernah tinggalin aku, aku gak mau kesucian ku diambil begini, aku menginginkan melakukan itu sama suami ku saja kelak suatu hari Vin”. “Gi aku akan jadi suami mu , aku berjanji dengan mu” kevin meyakinkan Gisel. Gisel sedikit lega, mereka pun mandi bersama dan segera ke kampus. Baru Gisel melihat hp , banyak chat dan telpon dari mama papa nya untuk menyakan dia dimana.


 


Mereka pun segera pergi dan mampir ke suatu restaurant untuk sarapan pagi, saat mereka ke restaurant tiba - tiba Gisel menangis dan Kevin pun bingung kenapa menangis. Ternyata Gisel bertemu dengan Ibu Angkatnya yang selama ini dikira Ibu kandungnya.


 


Gisel “ibu?”


Ibu “Gisel?” lari memeluk Gisel


Gisel “ibu, apa kau sudah sadar?” menangis


Ibu “maafkan ibu mu, ibu tidak akan melupakan mu nak”


Ibu " Ibu tidak akan meninggalkan kamu lagi Gi “


Kevin yang bingung bertanya ini ibu kandung Gisel “ Maaf tante, tante mama nya Gisel? “


Ibu “iya nak, kamu siapa nya Gisel?


Gisel “ dia pacar ku Bu, Bu ngomong - ngomong kapan Bapak akan datang? aku ingin tinggal bersama kalian lagi “


Ibu berpikir bukannya keluarga charles mencari Gisel “ kamu belum bertemu seseorang nak?”


Gisel “ maksud Ibu?” tiba - tiba hp Gisel berbunyi dari kantor papa nya , ada hal penting mengenai tender yang di menangi keluarga Charles harus mendapat Signature dari Gisel. Gisel menerima telpon itu dan menjauh dari Ibu nya dan Kevin.


Ibu “pergilah dulu Gi”


Gisel “ iya Bu, Ibu jangan kemana - mana lagi ya Bu … “


Ibu “ iya nak”


 


Gisel pun pergi menjauh untuk menghubungi kantornya. Ibu dan Kevin masih duduk bersama.


Ibu “ kamu teman Gisel? “


Kevin “ iya Bu, ada yang mau Ibu tanyakan sepertinya dari tadi “


Ibu “ iya, apakah Gisel sudah bertemu dengan Keluarga Charles? “


Kevin “ iya kita sedang bersandiwara dengan keluarga Charles mengaku sebagai orang tua kandung Gisel karena keluarga saya tidak menyetujui Gisel dengan saya kalau bukan orang kaya Tante, maaf sebelumnya ini buat tante tersinggung”


Ibu “ Gisel memang anak kandung mereka bukan anak saya “


Kevin yang bingung langsung penasaran dengan omongan Ibu Gisel “maksud tante apa?”


Ibu “baiklah mungkin kamu harus tau sedikit mengenai kenyataan Gisel”


Kevin “ kenyataan apa tante?”


Ibu “ Gisel bukan anak kandung saya, dulu dia masih bayi, anak laki - laki saya masih sangat kecil dia iri dengan teman - teman nya memiliki adik, anak laki saya minta saya buat adik, padahal saya tidak bisa hamil karena setelah saya melahirkan rahim saya terkena tumor sehingga harus di angkat, otomatis saya tidak memenuhi keinginan anak saya dan suami saya. Dia tiba - tiba membawa bayi yang saya tidak ketahui dari mana , kami ingin mengembalikan namun anak saya tidak mengingat mengambil dimana, jadi semua yang digunakan Gisel kami simpan siapa tahu ada orang tua kehilangan anak nya. Akhirnya itu berlanjut lam, kami pun sangat menyanyangi Gisel seperti anak kandung kami bahkan melebihi anak kandung kami, kami memberikan kasih sayang yang tulus sampai akhirnya tidak lama ini ada keluarga Charles mencari Gisel dan mengaku orang tua kandung, ternyata benar mereka adalah keluarga kandung Gisel, setelah itu saya kira Gisel sudah bertemu dengan keluarga kandungnya, saya sudah ikhlas kan dia jika harus bersama keluarga nya, kasihan dia dari kecil hidup susah padahal anak konglomerat”


 


Gisel mendengar semua cerita ibu nya, Gisel sangat terpukul dan menangis “maksud Ibu apa? Aku anak siapa Bu? aku anak Ibu dan Bapak, adik dari Kakak kan? kenapa Ibu cerita bohongh Bu ? kenapa? jangan bohongi aku lagi Bu, pliss “ berlutut di depan Ibu nya


 


Ibu membangunkan Gisel dan menangis “ maaf Gisel yang kamu dengar semua benar, kamu bukan anak kandung kami, kamu adalah anak kandung keluarga Charles, mereka lah keluarga mu sesungguhnya nak “


 


Gisel yang tidak percaya hidup nya jadi membingungkan begini “ aku tidak percaya sama Ibu, siapa yang membayar Ibu melakukan ini pada ku Bu? “


Ibu “ dengarkan Ibu Gi “


Gisel “ stop Bu, Gisel gak mau dengar apa “ Gisel mengambil tas dan pergi langsung meninggalkan Ibu dan Kevin.


Gisel pergi dengan mobil sportnya dan mengebut sekencang mungkin, Kevin pun tidak bisa mencegat Gisel atau mengejar Gisel. Kevin sangat khawatir jika Gisel kenapa - napa.


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***