
*** Sampai di Villa ***
“Sayang aku telpon Ibu Bapak info kita hari ini gak pulang ya? “
“ Iya Gi, terserah mu, aku mau pesan makanan dulu buat kita “
“ Oke sayang “
Gisel menghubungi Bapak dan Ibu nya dan sambil video call.
Gisel “Bu, hari ini Gi gak pulang ya?”
Ibu “kamu menginap dimana?”
Bapak “kamu sudah bertemu Kevin?”
“Sudah Pak, ini di villa kok “ Gisel memberikan senyuman semua baik - baik saja
Ibu “ Gi, Brian dan Edward lagi tidur mau dibangunin?
“Gak dah Bu, kasian anak - anak” Gisel
Ibu “ ya udah jangan lupa makan ya”
Gisel “Baik Bu, bye Ibu “
Kevin tiba membawa makanan, Gisel membantu Kevin untuk menyiapkan makanan di meja makan. Gisel dan Kevin makan bersama.
Kevin “ Sayang jika aku suatu saat berbuat kesalahan yang kamu benci, apa kamu akan tinggalin aku?” sambil makan
Gisel yang sedang makan “emang kamu mau ngapain sih?”
Kevin sambil makan agar terlihat santai dan tidak gugup “kan seandainya”
Gisel “ya gak lah, kamu suami ku, sampai kapan pun kamu tetap suami ku, dan apa pun masalah kita , kita harus berbaikan karena aku gak mau anak - anak kurang kasih sayang”
Kevin sedikit lega “makasih sayang”
Gisel yang bingung “makasih apa sih? Oya kemarin kamu kemana aja? Cerita dong”
Kevin berbohong kepada Gisel untuk menutupi hal kemarin “kemarin aku agak shock aja kamu bakal berduaan dengan cowok lain jadi aku ke pantai semalaman”
Gisel “tapi kok kamu kayak bau asap rokok gitu, padahal tadi aku cium bibir mu di mobil gak ada rasa rokok?”
Kevin yang bingung “iya sayang, kemarin ada orang sebelah ku duduk , dia mmabuk dan merokok mungkin itu sayang”
Gisel berpikir positif “ya sih pasti kena asap yg lewat - lewat”
Kevin “sayang kita mandi bersama yuk, dah lama kita gak mandi bareng”
Gisel “ayo nie aku dah selesai makan”
Kevin “abis mandi kita belanja yuk, menikmati masa pacaran lagi “ sambil meluk Gisel
Gisel “ayo, boss senang aku bahagia” sambil ketawa
Kevin “kamu nakal ya” mengkeliti Gisel
“Sayang geli” mereka bercanda bersama di meja makan, Kevin menggendong Gisel membawa Gisel ke kamar, mereka melanjutkan bercanda di kasur, mereka saling ketawa lepas. Kevin dan Gisel juga melakukan hubungan suami istri, mereka sangat bahagia. Kevin merasa sangat beruntung memiliki istri yang sangat pengertian bahkan dia merasa Gisel adalah wanita yang sempurna, Gisel adalah kekasih pertama Kevin. Kevin memang memiliki tampang yang sangat ganteng dan memiliki bodi profesional namun dia tidak pernah berpikiran ingin mencari wanita sampai akhirnya bertemu dengan Gisel gadis yang lugu dan sangat cantik. Kevin dan Gisel saling mencintai melebihi apa pun.
Kevin dan Gisel pun mandi bersama, tepat pukul 4 sore mereka memutuskan untuk berbelanja pakaian dan lainnya untuk Ibu, Bapak, Brian dan Edward. Mereka memilih di butik - butik mahal , mereka sangat bahagia untuk hari ini.
*** Pagi hari Di Kantor ***
Bram yang pagi - pagi sekali ke kantor berharap bisa bertemu Gisel. Namun samoai di kantor dia tidak bisa menemukan Gisel. Dia bertanya pada karyawan “Eh kamu tahu Ibu Gisel kemana?”. “Maaf Pak untuk itu kita tidak pernah tahu, karena Ibu Gisel dan Bapak Kevin suami istri jadi mereka tidak boleh ditanyakan kenapa tidak masuk Pak” jawab sekretaris. “Permisi saya Rara dulu pernah bekerja disini mau nanya apa ada lowongan ya , saya sudah melahirkan ingin kembali mengabdi dengan perusahaan Charles” Karyawan lama bertanya pada Front Office. “Maaf Rara kita lagi gak ada lowongan lo” jawab Front Office. Bram yang mendengar memanfaatkan ini “hay kamu bekas karyawan disini?” tanya Bram pada Rara. “Benar Pak, saya dulu hanya admin biasa, apa masih ada yang kosong?” Tanya Rara karyawan lama. “Tentu masih ada untuk karyawan kayak kamu, ayo ikut saya” Bram mengajak Rara keruangannya. Sekretaris yang melihat melarang Bram “Maaf Pak kita sudah ada personalia tidak boleh merekrut sembarangan”. “Kamu diam saja, saya tidak merekrut dia, saya akan berikan pekerjaan penting dan tidak berpengaruh pada perusahaan ini” membentak sekretaris. “Baik Pak” jawab sekretaris.
Bram mengajak karyawan lama tersebut keruangannya agar dapat menanyakan sesuatu yang selama ini ingin dia ketahui dari semua karyawan, namun tidak ada yang mau memberitahu masa lalu Gisel dan Kevin.
Rara yang butuh uang “baik Pak saya mau”
Bram “kamu kerja disini apa tahu bagaimana kisah cinta Gisel?”
Rara “Ibu Gisel saya tahu dari awal Pak”
Bram “Oke, sekarang pertanyaan saya Gisel punya pacar lain selain Kevin?”
Rara “punya Pak, namanya Agus dia sangat mirip dengan Bapak, hanya beda tinggi dan suara”
Bram “maksudnya kamu saya mirip mantannya?”
Rara “benar Pak”
Bram “Agus itu seberapa penting?”
Rara “Agus itu cinta pertama Ibu Gisel saat SMA, namun mereka putus karena dulu Ibu Gisel kesal melihat Agus bersama wanita lain”
Bram “Trus Kevin?”
Rara “Kevin hadir saat mereka sedang berantem, Pak Kevin banyak perjuangan demi Ibu Gisel dan hampir mati saat menyelamatkan Ibu Gisel dari ilmu hitam”
Bram “oh pantes Kevin bisa bersama Gisel. Trus si Agus kemana?”
Rara “ saya kurang tau cuma saya dengar waktu itu , Agus mati karena memberikan jantung nya kepada Ibu Gisel, Ibu Gisel hampir mati juga “
Bram “apa Agus mati?” Bram berpikir dia punya ide untuk ini
Rara “apa sudah cukup Pak?”
Bram “kamu tahu karakter Agus?”
Rara “saya tahu Pak, kebetulan Adik saya bernama Yogi adalah sahabat Agus, mungkin bisa saya carikan info tentang Agus”
Bram “ Oke kamu kabarin saya terus , kamu tanya adik mu mengenai Agus”
Rara “tapi sebenarnya Bapak mau ngapain ya?”
Bram “ jangan banyak tanya, setiap kamu kasik saya informasi saya kasik uang 500 ribu”
Rara yang senang “baik Pak, saya mengerti”
Bram “ ini kartu nama saya, kamu hubungi saja saya , sekarang kamu silahkan pulang”
Rara “baik Pak”
Bram memiliki niat jahat yaitu menjadikan wajah nya yang mirip Agus untuk mengingatkan Gisel. dia sudah memikirkan semua ide nya dan akan membuat sgerea terjadi.
*** Kevin dan Gisel ***
Kevin dan Gisel sudah selesai berbelanja, dia mendapat info dari personalia bahwa Pak Bram berbuat salah mengenai rekrutmen karyawan lama. Kevin sangat kesal dengan tingkah Bram, tapi Kevin diam, dia tidak mau momen bagus ini rusak karena orang itu. Kevin dan Gisel pulang ke villa mereka diam di pinggir kolam sambil mendengar deburan ombak. Mereka menikmati matahari terbenam berdua.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***