No

No
Episode 22



Gisel dan Kevin sampai rumah. Kevin pergi sebentar membeli bahan makanan untuk di rumah. Karena pembantu Kevin pulang kampung. Gisel sendiri di rumah dan sedang santai tiduran, terdengar suara memanggil nama Gisel dari gudang. Gisel berpikir apa mungkin Kevin belum pergi. Dia pergi ke gudang untuk melihat Kevin di gudang mungkin membutuhkan bantuan Gisel. Gisel sampai ke gudang, dia membuka gudang yang gelap, penuh debu itu. Gisel memanggil nama Kevin tapi tidak ada yang menjawab, Gisel hany berbekal lampu hp , karena lampu nya mati. Gisel mencoba memberanikan diri. Terlihat sesuatu berambut merah besar , mata menyala dan penuh dengan luka - luka mendekat kearah Gisel dengan cepat, Gisel berteriak ketakutan, dia pun hilang, nafas Gisel tersengal - sengal, dari arah belakang ada yang menarik rambut Gisel sehingga terjeduk dengan tembok, meja dan semua barang berterbangan. Gisel sangat takut mencoba menelpon Kevin, namun hp nya tiba - tiba mati. Gisel berteriak minta dibuka kan pintu. Kevin pun sampai pasar dia bertemu anak kecil. Anak itu mengatakan "dia dalam bahaya, cari dia sebelum kakak menyesal". Kevin bingung dengan anak itu, saat Kevin ingin bertanya, ibu nya sudah menarik anak itu. Kevin cuek dan melanjutkan berbelanja nya. Gisel di rumah sudah sangat takut, meja kecil tiba - tiba terlempar ke arah gisel. gisel tidak kena namun dia sangat takut. Dan terdengar suara sangat besar mengatakan "kau milik ku", Gisel berteriak lebih kencang, dan kaca jendela pun pecah, kaki Gisel tanpa alas kaki terkena pecahan kaca itu. Disisi lain Kevin bertemu dengan orang tua kakek mengatakan "dia milik ku, kau tak akan bisa berbuat apa". Kevin sadar jika Gisel dalam bahaya. Kevin cepat mengendarai motornya untuk mencari Gisel. Sesampai di rumah Kevin mencari Gisel kemana - mana namun tidak ditemukan. Tiba - tiba Kevin berpikir dia belum membuka Gudang. Dia menuju Gudang namun tidak bisa buka sehingga mencari alat untuk membuka pintu. Sedangkan Gisel di dalam terus berteriak histeris. Muncul lah sesuatu cewek cantik yang ingin membawanya. Gisel sangat takut. Kevin di luar tidak mendegnar suara apa pun dari dalam namun berusaha membukanya. Kevin berhasil membuka. Kevin terserah oleh vas bunga yang entah datang dari mana mengenai tangan kevin sehingga tergores. Kevin melihat Gisel berteriak di persudutan tembok. Kevin menghampiri dan Gisel kaget langsung memeluk Kevin. “Aku takut Vin”, Kevin segera menggendong Gisel dan membawa Gisel ke kamarnya. Kevin mengobati luka di kaki Gisel. Kevin tidak bicara apa pun, dia hanya bingung kenapa hal ini masih mengejar Gisel. Gisel hanya menangis. Kevin memeluk Gisel dengan erat.


Kevin : maafin aku sayang, aku gak tahu hal ini ternyata masih terjadi kepada mu


Gisel : aku takut vin


Kevin : udah jangan takut, aku gak akan ninggalin kamu lagi, maafin aku Gi (kevin mencium kening Gisel)


Gisel dipelukan Kevin sehingga dia ketiduran. Kevin tahu Gisel belum makan apa - apa. Dia ingin mencari makan namun takut terjadi apa - apa dengan Gisel. Dia memutuskan untuk memesan makanan jepang melalui delivery restaurant tersebut. Makanan pun tiba, Kevin membangunkan Gisel dan mengajaknya makan. Gisel juga diajak mandi bareng dengan Kevin. Kevin tidur dengan Gisel. Mereka sangat pendiam karena masih penasaran apa yang terjadi, mengapa ini tidak berhenti.


Keesokan hari nya …


Kevin pergi pagi - pagi mencari orang pintar yang dulu untuk menanyakan hal ini. Dia bertanya apa yang terjadi, Kevin diberitahu bahwa jika seorang Gadis suci sudah disukai akhluk gitu , maka mereka tidak akan melepaskan Gadis itu sampai kesucian hilang, namun Jika itu hilang kalian harus memasang gelang ini pada gadis itu. Hanya itu solusi yang bisa diberikan. Namun Kevin tidak mau memaksa Gisel melakukan itu, karena dia tahu Gisel adalah gadis baik - baik tidak mungkin mau melepaskan kesucian nya demi hal ini. Kevin mencari cara untuk melindungi Gisel. Gisel terbangun dan meilhat Kevin langsung mencium bibir Kevin .


Gisel : Muach , pagi sayang


Kevin : pagi sayang, kamu sudah baikan?


Gisel : tentu , ada kamu disisiku terus


Kevin : (memeluk Gisel) Gi aku mencintai mu


Gisel : iss ngomongin apa sih , aku tau itu kok


Kevin : (melepas pelukan) Gi jangan larang aku saat ini


Gisel : maksudnya (kevin mencium bibir Gisel)


Kevin mencium bibir Gisel dengan lembut dan memainkan lidah Gisel, Gisel membalasanya, mereka menikmati ciuman itu. Kevin merasa sangat takut jika Gisel akan menolaknya , namun dia hanya bisa mencoba. Kevin mulai ke leher Gisel membuat Gisel geli, tangan Kevin mulai maraba payudara Gisel. Gisel masih menikmati, mulut Kevin mulai ke bagian yang dia raba, Gisel pun langsung menghentikan dan mencium bibir Kevin. Kevin tahu jika Gisel tidak mau melakukannya. Kevin memeluknya semakin erat dan **** Gisel tepat diatas Gisel. Gisel masih diam dan mencium bibir Kevin aja. Namun saat Kevin mulai membuka baju Gisel, Gisel menolak dan mengatakan ingin bersiap - siap ke kampus. Kevin tahu jika dia menolak. Kevin tidak bisa berbuat apa - apa.


Sesampai di kampus …


Kevin terus dekat dengan Gisel. Justin juga mulai mencari gara - gara dengan Kevin. Saat Gisel ke perpustakaan mengambil buku dengan Susi, Justin menahan Gisel dan mendorong Gisel ke tembok , dia membuat Gisel kesal dan menampar Justin. Justin ketawa kecil dan memeluk Gisel. Justin memeluk Gisel karena melihat Kevin lewat. Kevin sangat kesal namun dia tidak mau cari masalah, Gisel pun melawannya.


Gisel keluar perpustakaan dengan Susi. Justin juga keluar, Kevin menghampiri mereka dan Justin mencium bibir Gisel. Kevin sangat kaget namun Gisel mumukul Justin lagi. Entah Justin berapa kali kena pukulan dari Gisel. Kevin hanya diam dan mengajak Gisel pergi.


Kevin : kamu jangan terlalu kasar


Kevin : aku percaya sama kamu dan aku tahu kamu hanya mencintai aku


Gisel : mencium bibir Kevin


Justin melihat itu semua dan semakin marah dengan Kevin. Kevin tahu Justin hanya ingin balas dendam saja. Kevin dan Gisel pulang bersama. Kevin mengajak Gisel ke pantai. Gisel bingung kenapa belakangan ini Kevin hanya terdiam.


Gisel : Vin kamu kenapa?


Kevin : aku gak apa kok, emang kenapa sayang?


Gisel : kenapa kamu minum alkohol dan ke pantai?


Kevin : pengen aja , terakhi gini saat aku baru kenal kamu kan?


Gisel : iya sih, ya udah jangan banyak pikira , berbagi sama aku ya


Kevin : iya sayang (aku ingin jujur tapi aku gak mau kamu jadi ikut bingung)


Mereka menikmati pemandangan dan Gisel pun tidak sadarkan diri , sudah mulai mabuk. Kevin menggendong Gisel dan mengajaknya pulang. Kevin berpikir ini kesempatannya. Namun dia takut setelah ini Gisel akan membenci nya. Kevin hanya bisa memeluknya dan tetap tidur bersama.


 


 


***^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^***


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***