
Bella masuk ke dalam bus. Bella duduk di sebelah anak SMA.
" maaf kamu Bella ya? " anak SMA
" iya aku Bella " Bella
" kamu pencuri, aku mau pindah tempat duduk, aku takut sama kamu " anak SMA
" Aku bukan pencuri " Bella
" Video itu jelas kok, kamu kalau gak punya jangan nyuri dong, aku sangat bermimpi bisa kuliah disana, kamu beruntung bisa kuliah disana tapi kok malah nyuri " anak SMA
Bella hanya diam, dia turun dari bus, selama di perjalanan banyak orang yang seperti membicarakan dia. Dia pun kesal dan segera pulang ke rumah.
*** Rumah Charles
Brian masuk kamar, dia tidak percaya jika Bella mencuri. Brian pun berpikir bahwa ini adalah jebakan dari Angel karena gak suka sama Bella yang dekat sama Edward. Brian pun segera pergi lagi untuk mengecek masalah ini.
Edward yang baru sampai rumah masih gak percaya dengan Bella yang tega mencuri, Bella selama ini sangat lah polos tapi dia tidak percaya dengan Bella yang seperti itu.
" Edward " Gisel
" Iya ma ... " Edward
" Turun nak " Gisel
" Baik Ma ... " Edward turun
" Om Justin, angel? " Edward
" Gimana kabar mu Edward " justin
" Baik Om " Edward
" Edward, Om Justin kemari untuk memberikan kita berita baik " Gisel
" berita apa Ma? " Edward
" Berita bahagia kita Edward " Angel
" Apa maksud lo? " Edward
" Sudah jangan bikin Edward penasaran ... " Justin
" Iya sih kita kasik tahu aja .. " Gisel
" Edward, Om dan mama papa mu berteman cukup lama, kita mau buat semuanya jadi keluarga " Justin
" Trus hubungan nya sama aku apa ya om? " Edward
" Kalian akan tunangan minggu depan tepat ulang tahun Angel " Gisel
" Tunangan? " Edward kaget
" Iya Edward ... " Justin
" Aku nggak mau, aku masih kecil aku nggak mau seperti ini " Edward
" Edward, tunangan ini bukan berarti kamu nikah nak " Gisel
" Enggak ma ... " Edward
" Mungkin kamu kaget, tapi tenang aja kalian tetap kuliah dan bebas, hanya tunangan saja " Justin
" Edward nggak mau, Edward gak cinta sama Angel, jangan paksa Edward " Edward
" Edward! Kenapa kamu jadi kasar gitu? " Gisel
" Sekali nya gak ya gak, dan lo Angel harusnya nolak, gue gak cinta sama lo " Edward
" Lo gitu amat sih Edward " Angel kesal
edward pergi ke kamarnya, dia tidak cinta dan tidak mau ada tunangan.
" Justin gimana nie " Gisel
" Gue juga gak ngerti, tapi Angel bilang Edward suka Angel? " Justin
" Ya pa, tante kita kan dari kecil bersama dan Edward pernah bilang sayang sama Angel waktu SMA " Angel
" Kalau gitu apa mungkin Edward malu? " Gisel
" Ya udah, kamu coba ngomong dulu sama Edward, jangan di paksa sekarang " Justin
" Iya Aku paham " Gisel
" kalau gitu kita pamit dulu ya Gi " Justin
" Iya , kalian hati - hati ya " Gisel
" Oke Gi " Justin
Justin dan Angel pulang. Gisel bingung dengan kelakuan Edward kenapa menolak, padahal selama ini mereka sangat akrab.
" Edward " Gisel mengetuk pintu Edward
" Apa lagi Ma? " Edward
" Buka dulu pintunya , kita bicara sebentar ya nak " Gisel
Edward membuka pintu " masuk ma ... "
" Edward, mama mau bicara " Gisel
" jangan paksa aku Ma " Edward
Gisel " Mama gak akan maksa kamu sayang, mama hanya mau bertanya "
" Bertanya apa? " Edward
" Kamu sayang dengan Angel? jawab jujur " Gisel
" Ya aku sayang " Edward
" sebagai adik atau ada perasaan lain? " Gisel
" Hanya sebagai adik ma gak lebih ... " Edward
" Oh gitu, Edward punya yang Edward suka? " Gisel
" Nggak ada Ma ... " Edward
" Ma kenapa harus ada perjodohan? apa mama dan papa juga di jodohkan? " Edward
" Mama dulu ya karena cinta dan pengorbanan papa mu " Gisel malu
" So? ma please jangan jodohin aku, aku akan menemukna seseorang yang memang aku cintai bukan dengan jodoh begini. Jika memang aku akan jatuh cinta dengan Angel, aku akan cinta bukan paksaan seperti ini Ma ... " Edward
" Iya, sekarang mama paham, maafin mama ya sayang " Gisel mencium dan memeluk Edward
" Ma, lepasin jangan buat aku seperti anak kecil Ma ... " Edward
" Maaf kan mama sayang, i love you sayang " Gisel
Gisel keluar dari kamar nya dan tidak mengganggu Edward lagi.
Gisel menghubungi Justin menceritakan semua yang di katakan Edward.
" Justin kita tidak bisa membuat mereka bertunangan, karena Edward belum cinta sama Angel " Gisel menelpon Justin
Justin " iya sih jangan sampai mereka menikah terpaksa "
" Itu yang aku gak mau juga, biar lah mereka yang bahagia berdua, jika mereka saling memilih mereka akan bersama selama nya " Gisel
Justin " Aku setuju, aku gak mau sampai kejadian dulu Agus di guna - guna sama Dian sampai melakukan hubungan padahal Dian tau bahwa Agus hanya mencintai kamu "
Gisel " Aku juga takutnya begitu, kalau kita tidak mengikuti keinginan Angel, dia akan seperti Dian dulu "
" Iya, aku juga takut gapi sepertinya Angel tidak akan seperti itu Gi, tidak mungkin Angel guna - guna Edward untuk jatuh cinta walau itu ampuh " Justin
" Iya deh nanti kita lanjut lagi " Gisel
Mereka mengakhiri telpon itu, tanpa Justin sadari Angel mendengar semua nya, Angel sangat kesal dengan keputusan Edward yang menolak nya, Angel tahu pasti karena Bella. Angel tidak terima apa yang dia dengar.
Angel memiliki sebuah rencana untuk mendapatkan Edward setelah mendengar pembicaraan Papa nya dan Gisel.
*** Rumah Bella
Tok ... Tok ... Tok ...
Bella " siapa? "
" Aku " suara laki - laki
Bella membuka pintu " Brian? "
Brian "Aku mau masuk " langsung masuk
" Dari mana kamu tahu rumah ku? " Bella
" Mudah tinggal cek ponsel Edward di hari dia tidak pulang " Brian
" untuk apa kau kesini? " Bella
Brian " Apa hanya Edward yang boleh kesini? "
Bella " males banget gue ngomkng sama lo, selalu gak jelas "
Brian " Gue jelas cuma lo yang gak terbuka sama gue "
" Maksud lo? " Bella
" kenapa lo gak bisa buktikan masalah ini di kampus " Brian
" Gimana mau buktikan, satu ' satu nya yang tau hanya cctv dan tuhan " Bella
Brian " Lo lemah banget, kenapa malah terima doang sih? "
" Brian mending lo gak usah buat hidup gue tambah ruet deh " Bella
Brian menarik Bella dan mendekatkan wajahnya ke wajah Brian.
" Lo apaan sih? Lepaskan gue ... " Bella
Brian " Gue percaya lo gak salah, gue janji akam buktikan bahwa lo gak salah, menurut lo gue arogan tapi gue gak tega liat lo sakit kayak gini "
Bella diam terkejut mendengar care nya Brian " Lepasin gue ... "
" Gue gak bakal lepasin kecuali lo mau bicara sama gue dengan baik - baik " Brian
" Oke, tapi lepasin gue " Bella
Brian melepaskan Bella, Brian duduk di sofa Bella.
Brian " Kenapa lo bisa tinggal di rumah kumuh dan bau begini? "
Bella " kalau lo banyak ngeluh mending pergi "
" ya ya maaf ... " Brian
" Apa rencana mu ? " bella
" Aku akan cari tahu orang nya " Brian
" Itu bukan rencana " Bella
" Besok kau dekat ku terus, " Brian
" Nggak , " Bella
" kenapa? " Brian
" kamu bakal kena bully " Bella
" Siaap yang berani bully gue? " Brian
" Ya udah terserah lo deh " Bella menggerutu ( tau dah pemilik kampus, sombong nya selalu ada gak kayak kakak nya yang selalu rendah hati )
u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.