
Di sekolah semua sahabat Gisel tidak percaya akan kelakuan Agus. Disisi lain Agus sudah sangat takut dan berharap hal yang terjadi ini Gisel tidak tahu.
Candra "Dia keenakan gak si Agus?"
Putri "Mungkin tu can, bayangkan aja ampe 2 kali, apa gak keenakan atau emang suka"
Candra "Dasar laki - laki brengsek tu Gi "
Gisel "Udah , aku gak mau bahas dia lagi, sudah cukup buat aku"
Semuanya langsung diam dan tidak ingin membicarakan lagi karena melihat Gisel sangat terpukul. Kevin pun menghampirinya.
Kevin menghampiri "Gi???"
Gisel "Kevin??"
Kevin "Hari ini aku pengen bolos temenin yuks?"
Candra & Putri "Aku aja, aku aja" saling berebut
Kevin "Gak ah, aku mau sama Gisel, besok sama kalian …"
Candra & Putri "yaahhhh"
Gisel "Aku gak mau bolos vin" menolak ajakan Kevin
Kevin memaksa "Udah ikut aja, yuk"
Candra yang mendukung mereka bolos "Ikut aja Gi, biar kamu tenang"
Putri "mmm, bener tu Gi hilangin beban sedikit lah"
Gisel juga berpikir benar yang dikatakan teman - teman nya "ya udah deh kalau itu menurut kalian"
Kevin "Ini baru Gisel, semangat"
Kevin dan Gisel kabur dari sekolah, mereka berdua bolos, Kevin mengajak Gisel ke villa Kevin yang memiliki view langsung ke laut.
Kevin "Gi, kamu punya instagram?"
Gisel "gak vin"
Kevin "kamu lagi males ngomong ya?"
Gisel "mmmmm"
Kevin "ya udah ke villa ayah ku ya, disana pemandangan nya bagus ada pantai, anggap kita liburan … besok kan juga libur Sabtu dan Minggu"
Gisel "terserah mu"
Kevin tidak banyak bicara lagi , dia menyetir dengan mengencangkan lagu supaya Gisel tidak nangis lagi. Perjalanan mereka dari sekolah sekitar 3 jam, karena cukup jauh jaraknya. Sedangkan di sekolah Agus berangkat lebih awal, dia menunggu Gisel depan kelasnya. Namun Gisel tidak keluar dari kelas, hanya Candra dan Putri yang keluar.
Candra "Agus?"
Agus "Can, Gisel mana?"
Candra yang kesal ingat dengan cerita Gisel "Gisel udah duluan pulang, kamu jangan lagi ganggu Gisel, Gisel sudah punya pacar, ngerti kamu?"
Agus "maksud mu can?"
Mereka berdua langsung pergi meninggalkan Agus. Agus berpikir dari omongan mereka, apakah Gisel tahu kejadian semalam. Agus masih bingung mencari Gisel. Dia tidak tahu harus menghubungi kemana lagi, karena hp nya tidak aktif.
Kevin dan Gisel sudah sampai di Villa Kevin waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, matahari mulai terbenam. Gisel melihat villa yang memiliki view pantai yang sangat indah. Gisel berusaha melupakan masalahnya dan menikmati hari nya.
Kevin "Gi, nieh es jeruk buat kamu, kamu pasti haus …"
Kevin "gimana menurut mu? Cocok kan buat kita melupakan semua masalah,"
Gisel "ya kamu emang tahu gimana perasaan ku vin, makasih banyak kamu baik banget sama aku"
Kevin "udah jangan gitu, aku gak enak jadinya, karang kita ke pinggir kolam sambil lihat pantai yuk?"
Gisel semangat "ayo"
Mereka duduk berdua melihat matahari terbenam, Gisel hanya melihat langit, sedangkan Kevin melihat Gisel bagaimana ekpresi dia, Kevin tidak mau Gisel sedih lagi.
Kevin "Gi, kamu mau gak ntar kita nginep disini? Disini ada 3 kamar kok"
Gisel "Aku mau balik aja vin"
Kevin "ya udah kalau mau balik"
Gisel berpikir jika dia pulang, Agus kerumah bagaimana "vin … aku nginep disini aja ya"
Kevin "ohh , oke Gi. Aku siapin kamar dulu ya"
Gisel "oke Vin" sambil senyum kecil
Gisel ingat dengan kedua orang tuanya “Bapak sekarang dimana? Kapan Bapak akan jemput aku? Dan Ibu kenapa tega meninggal kan aku demi laki - laki itu? Apa yang membuat aku mendapatkan nasib seburuk ini? Dimana saat aku mengenal cinta, cinta itu menyakiti aku? Aku harus bagaimana? Apa mungkin benar kata Bapak jangan kenal cinta sebelum tahu kerasnya hidup? Kenapa? Tak adakah yang bisa menjawab ku?”
Gisel menangis tak kuasa menahan semua hal yang sedang terjadi padanya. Dia hanya bersyukur ada sahabat - sahabatnya dan Kevin orang baru namun baik sekali dengan ku.
Kevin masih membersihkan kamar Gisel, Kevin berharap Gisel bisa nyaman. Namun Kevin ingin lebih dekat dengan Gisel sehingga dia pun berpikir bisa bersama Gisel suatu hari nanti bisa lebih dari sekedar teman. Kevin pun segera menyelesaikan semuanya, takur Gisel keburu capek.
Disisi lain Agus menunggu di rumah Gisel, namun tuan rumah Gisel datang.
Tuan Rumah "Kamu siapa?"
Agus "Saya teman Gisel Pak"
Tuan Rumah "oh gitu, bagus. Bilang sama dia, dia gak bisa ngontrak disini lagi, rumah ini sudah saya jual, lagian dia sudah saya kasik murah. Barang nya sudah saya keluarin semua, kalau mau ambil, ambil di rumah saya biar dia lunasin juga tunggakan terakhir dia."
Agus "Loh Pak? Kok gak ada info ya sebelumnya, kenapa main jual , harusnya di bicarakan sama yang nempatin dong Pak?"
Tuan Rumah "alahhh dia cuma punya pakaian dan buku saja , barang nya sedikit gak ada artinya. Jadi saya gak usah bicara sama dia. Semua di rumah ini punya saya. Tau malu dong kamu bicara sama siapa? Saya yang punya rumah ya seenak saya dong!"
Agus "Oke kalau gitu saya ambil semua barang Gisel biar saya yang ngasik dan tunggakan nya berapa ? saya yang akan bayar"
Tuan Rumah "Oh bagus lebih cepat lebih baik, ambil barangnya dan bayar saya."
Agus membayar semua tunggakan Gisel dan mengambil barang Gisel membawa pulang. Agus menitip pesan pada tuan rumah tersebut jika Gisel kembali minta ambil barangnya ditemennya yang bernama Angsa.
*** Gisel dan Kevin ***
Gisel merasa dingin dan masuk ke dalam, di meja makan ada banyak makanannya. Ternyata Kevin pintar masak dan banyak masak.
Gisel "kamu masak?"
Kevin "mmmm ya Gi, aku suka masak , cicipin Gi"
Gisel "wauw hebat dong?"
Kevin "ah biasa aja, ayah ku yang mengajari ini semua, yuk kita makan dulu Gi"
Gisel "okeh"
Kevin "makan yang banyak ya Gi"
Gisel "ummm enak juga masakan mu Vin"
Kevin "ah biasa aja Gi, yuk makan kita habisin"
Gisel dan Kevin makan bersama sambil memuji masakan kevin. Makan malam pun selesai, Gisel pergi ke kamar untuk membersihkan diri, Kevin juga ke kamar nya untuk membersihkan diri dan mereka tidur di kamar masing - masing.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***