
Sesampainya di rumah sakit, kevin sangat khawatir dengan keadaan Gisel. Tak lama kemudian dokter keluar. kevin mengejar dokter menanyakan bagaimana keadaan Gisel.
Kevin " dok , tungguu... dok bagaimana keadaan Gisel? "
Dokter " dia baik - baik saja, mungkin dia lagi tertekan sehingga lemas seperti itu. Dijaga saja jangan banyak pikiran. "
Kevin " Baik Dok , terima kasih" sedikit lega
Kevin sebenarnya penasaran dengan kisah gisel bisa kenal Agus. Akhirnya Kevin berpikir seorang cewek pasti punya namanya buku harian. Kevin pulang ke rumah Gisel, mencari sesuatu yang bisa membantunya menemukan apa yang terjadi. Kevin membongkar semua buku Gisel, namun tidak menemukan apa pun. Gisel tidak suka nulis. Kevin sudah menyerah, dia ingin menjaga Gisel, tapi masih bingung bagaimana caranya. Tiba - tiba teman sekelasnya Candra datang.
Candra "Gisel? Gisel?"
Kevin langsung keluar.
Kevin " Candra? "
Candra " Kevin? kenapa kamu di rumah Gisel? Semenjak kapan kalian saling kenal? "
Kevin "bukannya Gisel sudah bilang aku tetangganya?"
Candra "oh iya , sory aku pelupa. Gisel mana?"
Kevin "Gisel masuk rumah sakit belum siuman"
Candra "what? masuk rumah sakit? kenapa?"
Kevin "dia panas badannya trus tadi yg namanya Agus datang, dia lemas langsung pingsan, dokter minta aku jangan sampe Gisel banyak pikiran. aku pengen bantu tapi aku gak tau apa tentang mereka "
Candra " kurang ajar banget Agus, emang Agus nyakitin Gisel? "
Kevin "iya semalem aku anter Gisel kerumah Agus, dari omongan Gisel kayaknya Agus tidur sama cewek namanya Dian"
Candra " what? tu kan bener filling ku kalau Agus tu gak benar orangnya "
Kevin " emang mereka ada hubungan apa Can? "
*Candra pun menceritakan semua dari awal antara Agus dan gisel. Kevin baru mengerti. Kevin langsung pergi kerumah Agus. *Sesampainya disana agus melihat cewek yang namanya Dian.
Dian " eh kamu cowoknya gadis itu ya? Ngapain kamu kesini? tu cewek gak ada disini "
Kevin "saya mau bicara dengan mu"
Dian " hhmmm ... oke di dalam ya, Agus belum dateng "
Kevin " tidak perlu ada Agus "
Dian "oke"
Mereka pun masuk kerumah Agus. Di ruang tamu mereka duduk.
Kevin " apa hubungan mu dengan Agus? "
Dian " aku sih bukan siapa - siapa Agus, cuma aku itu pengen aja nikmati Agus, dulu aku pacar agus sebelum cewek mu merebut dia dari ku!! "
Kevin " menurut ku tidak, kamu yg jadi wanita terlalu ganjen"
Dian "emang aku gak cantik? emang bodi ku gak bagus" sambil mendekati Kevin dan membuka kancing baju nya " kamu lihat ini sangat montok, coba deh kamu remas pasti jadi ketagihan" mengambil tangan Kevin
Kevin menarik tanganya "mundur, jangan paksa saya kasar pada anda"
Dian semakin dekat "jangan munafik, nikmati aja pasti puas"
Kevin mendorong Dian dan menampar nya "kamu memang wanita jalang"
Kevin pun pergi, Dian sangat marah karena ada yang berani menamparnya. kini Kevin mengerti Agus dan Gisel. Kevin ingin Gisel melupakan Agus. Kevin pergi ke rumah sakit. Gisel pun termyata sudah siuman.
Gisel "Kevin?"
Kevin " Gi , kamu gimana? "
Gisel " aku baik aja, aku mau pulang, aku gak ada uang untuk bayar rumah sakit Vin "
Kevin "jangan mikir itu udah kebayar, kamu sehat aja dulu" menarik selimut gisel, supaya gisel tidak kedinginan, saat itu mereka saling pandang - pandangan
Suster "Mba Gisel sudah boleh pulang ya, mas nya pergatian banget, bersyukur punya pacar ganteng, baik, peduli kayak gini ya Mba "
Gisel " saya tidak pacaran Mba "
Suster "gak apa, gak usah malu Mba."
Kevin hanya ketawa kecil, Gisel pun diam, males lagi menjawab susternya. Infus Gisel sudah di lepas, Gisel sudah boleh pulang. kevin setia mengantar dan menemani Gisel. Di dalam mobil Gisel mengucapkan banyak terima kasih dengan Kevin. Kevin sepertinya mulai menyukai Gisel. Namun gisel masih memikirkan Agus. Gisel ingin mempertegas dengan Agus. tanpa bilang dengan Kevin, Gisel mulai mikirkan bagaimana caranya dia ingin menyelesaikan masalahnya. Sesampainya di rumah Gisel beristirahat, Kevin masih menemani sampai Gisel tertidur. Di sisi lain Agus frustasi dan meminum alkohol cukup banyak. Agus pulang dan masuk ke kamarnya dengan kondisi mabuk. Di kamar Agus ada Dian yang menunggu Agus dengan pakaian seksinya. Agus mabuk berat Dian dikira Gisel.
Agus " gi? "
Dian " gi? maksud mu" berpikir Agus mabuk berat dan ingin manfaatkan kesempatan ini "ya Agus? Aku Gi mu"
Agus "Gi maafin aku, aku bersumpah hanya mencintai mu, aku akan jelasin semua"
Dian " udah , aku maafin kok, lupain ya sayang? "
Agus "beneran sudah maafin aku?"
Dian "jelas lah, sekarang kamu mau kan memberikan aku kenikmatan sepertu yang kamu berikan ke Dian?"
agus "tentu Gi, apa pun pasti aku berikan , tubuh ku hanya untuk mu, kamu sangat seksi Gi"
Dian "raba lah ini\, remas ini\, nikmati lah dengan pelan - pelan" menaruh tangan Agus di payu**** nya
Agus "baiklah, aku akan membuka semua baju ku"
Dian "sini aku bantu sayang"
*Mereka berdua mulai saling ciuman bibir dengan hot dan lama, agus sudah merasakan enak nya apalagi tanganya terus *** tanpa henti.*
Dian " gimana gus? enak? "
Agus "sangat nikmat Gi, bagaikan surga aku ingin menghisap di bawah"
Dian "lakukan Gus, mulai lah dari badan ku paling atas, nikmati dan hisap lah hingga aku tak tahan Gus"
Agus "baiklah, aku sangat suka ini , aku belum pernah seperti ini"
Dian "nikmati saja semuanya milik mu sayang"
Agus pun mulai ganas, memainkan semua tubuh Dian, sampai Dian tak tahan, menghisap bagian bawah dengan nikmat, sungguh menikmati mereka berdua.
Disisi lain Gisel sudah melihat Kevin tidak ada, dia pergi kerumah Agus. Sesampai rumah Agus, gisel masuk - masuk saja. Gisel menuju kamar Agus. Pintu tidak dikunci bahkan terbuka sedikit. Terulang lagi Gisel melihat Agus sedang memainkan Dian, mereka berdua menikmati, sampai agus meminta Dian untuk menghisap punya Agus, sungguh mereka melakukannya dengan suka sama suka, Gisel bengong dan menatap bahwa dia harus melupakan Agus selamanya. Gisel pergi tanpa ekpresi. Gisel pulang dan hanya diam, menangis pun tidak. Gisel sudah melupakan Agus. agus benar - benar lelaki yang jahat, menyatakan cinta tapi dengan lain juga. Gisel menghapus semua tentang Agus, bahkan hp yang dia gunakan dibakar oleh Gisel.
****** ***Keesokan paginya ***
Agus dan Dian posisi telanjang tidur saling pelukan. Agus bangun dan kaget.
Agus " Dian apa yg kmu lakukan?"
Dian "tenang aja, kita sudah 2x melakukannya kan? anggap bonus buat mu Gi?"
Agus "maksud mu?"
dian "semalam kamu menganggap ku Gi, sumpah kamu sadis dan enak banget Gus"
Agus "diam wanita jahat kamu"
Agus pergi ke kamar mandi, dan mencoba mengubungi Gisel, namun tidak aktif. Gisel sudah di sekolah , dia diam saja, sampai akhirnya candra dan putri menghampirinya. gisel menangis dihadapan sahbatnya dan menceritakan semua kelakuan agus tanpa sengaja Kevin mendengar semua. Kevin tidak tega dengan Gisel. Gisel sangat kecewa, Kevin bersumpah akan menjaga Gisel dan tidak akan biarkan gisel sakit hati lagi.
***^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^***
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***