
Bella memiliki masalah dengan keluarga nya yang kini berantakan, dia mencintai Kevin namun cinta nya tidak terbalas. Dia tidak pernah menyukai Justin , namun Justin terlalu obsesi dengan Bella.
Bella menginginkan Kevin mengerti apa yang dia rasakan , dia sudah cukup berat dengan kehidupan seperti ini, keluarga yang hancur. Bella memang menjadi idaman semua laki laki namun bukan tipe wanita yang di sukai Kevin.
" Bella sebenarnya ada apa? " Justin yang benar - benar tidak mengerti dengan keadaan Bella yang berubah setiap saat
" Apa kamu tidak suka dengan pertunangan kita? " Justin mengingat mungkin Bella tidak suka dengan pertunangan yang ditentukan
" Aku tidak mencintai mu Justin, aku menyukai Kevin " Bella dengan menangis dan mendekat pada jembatan
" Kevin? Please jawab aku " Bella berteriak sambil menangis
Kevin sejenak berhenti melangkah tanpa menoleh, dia tidak bisa berkata apa.
" Bel , apa salah gue sampe lo tega bilang begitu? " Justin meneteskan air mata
" Justin semoga di kehidupan akan datang kita bertemu dan dapat berjodoh " Bella naik ke jembatan
Justin segera lari mencegah yang akan dilakukan Bella " Bel.... "
Kevin menoleh dan melihat senyuman terakhir Bella , Kevin segera berlari untuk mencegah Bella.
" Bellllllaaaaaaaa .... " Justin berteriak
Kevin yang melihat dan telat menghampiri Bella yang melompat hanya meneteskan air mata tanpa berkata apa pun.
" Belllaa, " Justin menangis dan akan melompat untuk mencari Bella, Bella tidak bisa berenang, air pun sangat deras
Kevin menghampiri Justin " Lo jangan nekat, kita hubungi saja polisi ... " Kevin membentak Justin yang ingin melakukan hal sama
Justin menangis dan emosi berteriak dan kasar terhadap Kevin " Gara - gara lo kekasih gue bunuh diri " memukul wajah Kevin
" justin dengerin gue " Kevin berusaha menjelaskan
Justin yang emosi tidak mau mendengarkan Kevin sepatah apa pun. Justin menarik baju Kevin " Jika terjadi apa pun kepada Bella, gue bakal bunuh lo!!!! " Justin mengancam dan emosi
Kevin diam dan mundur, orang - orang banyak berdatangan, polisi setempat pun datang. Polisi menanyakan apa yang terjadi.
" Hay, what happen the girl? " Tanya polisi kepada Justin
Karena ini di luar negeri maka kasus ini harus keduta besar warga negara bersangkutan.
" She is dead " orang sekeliling berkata
"This is because of him" Justin menuduh Kevin
Kevin pun dibawa ke kantor polisi untuk di selidiki. Kevin menjelaskan semua yang terjadi termasuk masalah yang terjadi di rumahnya.
Polisi langsung kerumah Bella memberitahu bagaimana keadaan Bella yang terjun dari jembatan.
Dirumah Bella hanya ada Mama nya, mama nya sanhat terkejut dengan yang terjadi pada Bella.
*** Mama Bella ***
" Belllaaaaaa " mama Bella berteriak. " Kenapa ini semua harus terjadi pada keluarga ku? Bella kenapa kau mengambil jalan pintas ini, Mama berusaha menyembunyikan semua masalah ini tapi kenapa harus kau tahu nak, " Mama Bella nangis sejadi jadinya
Papa Bella dengan Intan datang " Kenapa kamu menangis? Masih kepikiran suami mu ini? " Sindir Intan yang sambil menggandeng tangan Papa Bella
" Kalian puas? Kalian puas membunuh anak ku? " Mama Bella menangis
Papa Bella yang bingung langsung melepaskan tangan Intan dan menghampiri Mama Bella " Ada apa? Apa maksud dari omongan mu? " Papa Bella memegang bahu Mama Bella untuk menanyakan yang terjadi dengan Bella
" Sekarang kalian sudah puas kan? Aku siap cerai, aku sudah tidak ada guna nya hidup " mama Bella menangis dan berbicara sepatah - patah
" Aku yakin dia hanya sandiwara, jangan dengarkan dia " intan merangkul tangan Papa Bella
Papa Bella melepaskan tangan Intan " Ada apa? Kenapa kau tak bicara? " Papa Bella bernada tinggi
Papa Bella lemas dan mundur dua langkah langsung terjatuh karena syok " Bella ... Putri ku ... " Papa Bella mulai meneteskan air mata
Intan yang dengar hal itu terdiam dan perlahan pergi dari rumah itu.
" Kenapa ini harus terjadi pada Putri ku " papa Bella menangis sejadi jadinya
" Ini semua salah mu!!! " Mama Bella emosi
" Gak ... Gakkkkkk munggkkkiiiinnn ... " Papa Bella belum bisa menerima
" Sekarang percuma kamu menangis, semua sudah terlambat " Mama Bella pergi dari rumah itu
Malam itu sangat kacau, keluarga Bella benar - benar kacau. Justin hanya bengong sambil berjalan dan menangis, orang tua Justin pun bertanya namun Justin tidak ada jawaban apa pun. Kevin juga merasa bersalah tidak mau berbohong agar Bella tenang dan melakukan hal ini. Kevin juga sangat menyalahkan dirinya.
Mama Bella pergi dari rumah sedangkan Papa Bella diam di rumah tanpa makan dan hanya berdiam di kamar Bella.
Seminggu berjalan, Ria dan Intan pergi dari negara itu , mereka memutuskan untuk pindah lagi.
Mayat Bella belum dapat ditemukan oleh polisi, semua orang masih mencari Bella dimana.
Justin seminggu tidak sekolah lagi, dia mengurung diri di kamar dan tidak mau makan, orang tua Justin sangat merasa kasihan kepada Justin yang merasa kehilangan Bella. Justin terus menangis , dia sangat sedih harus kehilangan orang yang sangat dia cintai.
Sebulan kemudian ...
Mayat Bella masih belum bisa di temukan, Kevin pindah sekolah ke Indonesia dengan membuka lembaran baru, Kevin tidak berpamit dengan siapa pun, dia pergi meninggalkan semua kenangan nya.
Mama Bella cerai dengan Papa Bella, Papa Bella jatuh miskin, semua hartanya di ambil oleh Intan. Dia sangat menyesal dengan kelakuan nya , anak kesayangan nya meninggal dunia.
Justin kembali sekolah namun tanpa semangat sedikit pun. Semua kacau dengan keadaan ini, Justin sudah pasrah dengan semua yang terjadi.
** Kembali masa ini ...
Kevin dan Justin merasa sangat sedih mengingat kejadian 20 tahun sebelumnya, kini mereka melihat seseorang yang sangat mirip dengan bella namun masih sangat muda. Antara percaya tidak percaya mereka sangat mirip dan bisa dikatakan kembar, mereka berpikir apakah Bella hidup kembali. Mereka berdua yang mengikuti Brian dengan gadis yang mirip Bella merasa ingin menanyakan apakah dia Bella? Siapa dia sesungguh nya?
Kevin dan Justin tidak berani sembarangan bertanya karena mereka sudah mengubur semua masa lalu mereka, hanya mereka ingin tahu apakah dulu Bella masih bisa selamat atau tidak walau mereka semua tahu bahwa Bella dinyatakan meninggal dunia.
Edward dan Angel yang kebetulan lewat melihat orang tua mereka seperti bersedih menghampiri " Papa? " Edward dan Angel menyapa mereka berdua
Kevin dan Justin sangat kaget dengan kehadiran anak nya " Edward? Angel? "
" kok bisa berdua disini? Mama mana Pa? " tanya Edward ke Kevin
" Mama masih di kampus nak, Papa cuma ... " bingung mencari alasan karena mereka jarang ke tempat yang biasa dikunjungi anak kampus
Justin menolong Kevin bicar depan anak - anak " cuma numpang lewat aja ... ini juga kita mau balik " Justin menyambungkan
" Oh gitu ... soalnya Papa seperti sedih banget " Angel melihat keadaan papa nya yang sedih
" ah. papa sedih? gak lah. papa balik aja ya ... kita duluan ... " Justin pamit duluan kepada anak - anak nya
Kevin pun pamit " Papa balik ya Edward " Kevin dan Justin langsung pergi dengan penasaran mereka berdua
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.