
Gisel sepanjang perjalanan hanya dipenuhi emosi, dia mengebut sejadinya, namun Gisel akhirnya mencari pantai untuk meluapkan semua amarahnya.
***“TUHANNNNNNNNNN” ***berteriak dengan kencang
Sambil menangis Gisel mengoceh “Kenapa selalu aku yang kau siksa? Kenapa kau mainkan hidup ku seperti ini? Aku cukup bahagia memiliki keluarga tidak kaya namun lengkap dan memberikan kasih sayang, aku sudah terima kehidupan ku tapi kau memberikan aku cobaan dengan kehancuran keluarga ku, ayah ku dikejar rentenir bahkan ibu dan bapak ku gak tahu kemana, kau ambil cinta pertama ku Agus, kau hancurkan aku masuk ke dunia ilmu hitam , kau membuat aku dan kevin hampir pisah dan dihina oleh orang tua kevin, kau juga yang buat aku mengenal keluarga Charles, lalu sekarang kau memberikan kenyataan baru lagi yang pahit, aku bingung dengan takdir kehidupan ku, apa sebenarnya salah ku di masa lalu? dan cobaan apa yang kau berikan pada ku? kenapa kau lakukan ini pada ku? kenapa?” menangis sampai berlutut.
“Aku gak tahu harus sedih atau bahagia, aku menganggap keluarga Charles memang keluarga ku mereka sangat menyayangi ku , tapi tidak seperti ini kenyataan nya” Gisel pun menyerah dia masuk ke dalam laut, Gisel tidak bisa berenang, dia ingin bunuh diri. Gisel berjalan ke laut dan semakin dalam, Gisel pun tenggelam dan menyerah tanpa perlawanan sehingga dia pingsan.
Disisi lain Kevin menghubungi anak buahnya untuk mengirim mobil, Ibu Gisel sudah pergi, kini Kevin mencari Gisel ke semua lokasi bahkan ke pantai yang Gisel datangi pun tetap tidak ada, namun Kevin melihat hal ramai. Kevin pun menghampiri ingin tahu ada apa, Kevin bertanya dengan orang disana “Pak, mau tanya ada apa ya ramai?”. Penduduk menjawabnya “ ada seorang gadis cantik tenggelam nak”. “Gadis? maksudnya jangan - jangan Gisel, emang ciri cirinya apa?” kepanikan Kevin mikir Gisel. “dia menggunakan mobil sport, dia menggunakan baju kotak kemeja dan celana jeans putih” menjelaskan ciri - ciri yang tenggelam. “apa itu Gisel, dimana dia sekarang pak?” Kevin sudah sangat takut dan panik. “ maaf nak , saya lihat tadi keadaanya sudah meninggal dan ada anak muda membawa kerumah sakit, namun saya yakin sudah meninggal”. “enggak, enggak, enggak mungkin , bapak jangan bohong dong” emosi marah.
“loh kok marah stres kamu” meninggalkan Kevin. Kevin sangat bingung dan tidak percaya. “Gisel tidak mungkin meninggal, tidak mungkin , dia gadis kuat , dia gadis yang sabar dan takut dosa, GAK MUNGKIIIIIIINNNNN” berteriak sambil menangis. Kevin mencari penduduk sana yang melihat ke mana Gisel dibawa. “permisi Pak, Bapak tau kemana gadis tenggelam dibawa?” tanya Kevin. “ kalau tidak salah dibawa kerumah sakit terdekat sih nak” , “baik pak terima kasih infonya” Kevin segera mengejar dan mencari rumah sakit yang dikatakan. Kevin pun masuk ke rumah sakit besar di daerah itu. “ Maaf Mba, saya mencari gadis tenggelam barusan dimana ya?” menanyai reception rumah sakit. Reception bingung karena sudah 3 jam tidak ada pasien baru “ maaf Mas, tidak ada pasien yang masuk dari 3 jam lalu, mungkin korban dibawa ke rumah sakit kecil daerah sini”. Kevin semakin bingung karena GIsel tidak ketemuj.
Kevin terus mencari, dia mencari hingga ke puskesmas, malam pun mulai tiba Kevin masih mencari Gisel keliling, entah dia harus mencari kemana.
Dikediaman Charles …
Mama “ Pa, Gisel kemana ya, katanya dia lagi liburan , dan segera tiba untuk mengesahkan tender baru Pa “
Papa yang sambil baca majalah “ sudah jangan khawatirkan Gisel, ntar juga dateng Ma “
Mama “ pa , mama merasa gak enak, seperti hati mama di pukul keras, mama memikirkan Gisel terus Pa “
Papa “ah mama terlalu pikiran , nanti darah tinggi lo ma” menyepelekan firasat istri
Mama “tapi pa, ini beda , mama benar - benar kayak akan kehilangan Gisel selamanya, seperti sakit dan sedih banget Pa,
Papa “ma, kita kan belum diketahui orang tua kandungnya, jangan terlalu kelihatan dong jika kita khawatir Ma, entar aja pulang, namanya anak muda”
Mama “ ya deh, semoga yang papa katakan benar, mama gak mau kehilangan anak mama untuk kedua kalinya Pa, mama sangat menyayangi nya, mama baru mendapatkan kebahagian sejati di rumah ini, mama akan serahkan nyawa mama kepadanya”
Papa “ iya ma, sudah kita istirahat ntar dia dateng pasti cerewet banget pengen cerita”
Mama “ iya pa, mama mau istirahat ya Pa”
Papa “ iya ma, papa juga mau istirahat dulu”
Saat Mama tidur mama memimpikan Gisel tenggelam dan mengatakan bahwa dia tidak akan kembali, dia akan pergi jauh untuk mencapai kebahagian terakhir manusia, Gisel menggunakan baju putih. Mama Gisel teriak dan bangun sehingga papa pun bangun,
Papa bertanya kepada mama “ ada apa sih ma? “
Mama yang ketakutan “ Pa, mama punya firasat buruk mengenai anak kita”
Papa “sudahlah ini hanya mimpi, kalau gini papa mau ke kantor aja, ntar lagi kantor tutup sudah sore sekali ini, baru aja Papa mau istirahat mama mengagetkan”.
Disisi Kevin …
Mama membangunkan suaminya “Pa, apa Gisel tu yang ribut di depan?”
Papa yang sedang tidur nyenyak merasa kesal ada yang berisik “entahlah Ma, kita lihat saja, kalau bukan Gisel saya laporkan polisi sudah mengganggu kita subuh gini”
Mama “iya Pa, kita lihat dulu ya Pa”
Bibi membuka pintu “siapa ya dik?”
Kevin “bi, Gisel sudah pulang? Mba Gisel maksudnya?”
Papa “bi , siapa itu?”
Bibi “teman non Gisel tuan”
Papa mendekati Kevin dengan istrinya “kamu lagi, ngapain kamu kesini?”
Mama “Kevin kok jam segini kesini, kamu gak sama Gisel?”
Kevin “maksud tante Gisel belum kembali?”
Papa “maksud mu apa ini?”
Kevin berbicara sendiri “apa mungkin yang tenggelam adalah Gisel dan dinyatakan meninggal Gisel”
Mama “maksud mu apa Vin?” dengan nada keras kaget
Papa “ada apa sebenarnya, jelaskan ke kita”
Kevin “Om tante, Gisel memang bersama saya tapi dia tiba - tiba pergi meninggalkan saya dengan emosi karena tahu bahwa kalian adalah orang tua kandung nya, dan Ibu Bapak nya yang selama ini disayangi adalah orang tua angkat yang mengasuhnya karena kakaknya mengambil Gisel saat kecil dari rumah kalian, itu yang terjadi , pantes saja tante sangat peduli dengan Gisel, tapi kenapa kalian tidak jujur? Ini lah yang membuat Gisel marah.”
Papa menampar Kevin “lancang kamu”
Mama yang kaget langsung jatuh pingsan.
Bibi membantu nyonya charles “nyonya, nyonya sadar … tuan tolonng nyonya”
Papa panik “ma, bangun ma” menggendong ke dalam.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***