No

No
Episode 28



Gisel sangat terpukul dengan kejadian ini. Justin diam - diam mengikuti Gisel yang jalan sendiri entah kemana tujuan nya. Gisel pun menemukan sebuah kontrakan kecil dengan harga 500.000 per bulan. Menurut Gisel ini berat dia hanya memiliki uang 200.000, dia pun memberikan deposit, dalam waktu 2 hari akan dibayar untuk pelunasannya.


 


 


Justin sangat sedih melihat nasib Gisel, keluarga Kevin masih angkuh dan merasa dia paling hebat dan kaya.


 


 


Flashback kebencian Justin dengan Kevin …


 


 


Di luar negri Kevin dan Justin adalah sahabat dari kecil dan mereka merupakan satu rekan bisnis bahkan tetangga. Justin memiliki kekasih, saat Justin ke Indonesia dengan Orang tuanya kekasih nya sangat dekat dengan Kevin, karena kita bersahabat bertiga. Orang tua Kevin mengira dia adalah kekasih Kevin dan Kekasih Kevin dibikin stres sehingga meninggal tertabrak mobil. Justin sangat membenci keluarga Kevin karena itu. Mama justin juga pernah mau diperkosa oleh anak buah Papa Kevin itu dikarenakan Papa Kevin mengatakan Mama Justin pelacur, bahkan Papa Justin pernah di rayu Mama Kevin sehingga Mama Justin mengetahui dan menceraikan Papa Justin. Papa Justin sangat mencintai istrinya, Papa Justin struk karena kepikran sehingga meninggal duni. Mama Justin menetap di luar negri dengan suami baru nya. Suami baru itu sangat menyayangi Justin seperti anak nya sendiri.


 


 


Justin sangat ingat kejadian itu dan tidak mau melihat Gisel mengalami yang sama seperti kekasih nya. Justin akan melindungi Gisel dari keluarga Kevin. Apalagi Gisel bukan lah orang kaya, akan diperlakukan lebih keras oleh Papa Kevin.


 


 


Justin diam - diam melunasi kontrakan Gisel. Gisel masuk ke rumah kontrakan, Justin kembali pulang dan berpikir untuk bisa membantu Gisel, dia punya ide yaitu memperkejakan Gisel di perusahaan Papa tirinya yang ada disini. Dia menelpon papa nya.


 


 


Justin : halo papa apa kabar?


Papa Justin : Justin, gimana kabar mu nak?


Justin : baik Pa, pa aku boleh gak cari sekretaris untuk diri ku sendiri?


Papa Justin : kamu kan disana direktur, papa kirim kamu kesana untuk urus ini, kalau kamu perlu partner yah silahkan nak


Justin : tapi sekretaris Justin masih kuliah dan dia butuh uang untuk biaya sekolah, makan dan hidup nya Pa


Papa Justin : bantu lah Justin , kamu harus membantu setiap orang perlu , kamu harus berbagi karena semua ini hanya titipan, berikan dia gaji yang menurut mu cukup


Justin : baik pa, terima kaish banyak ijin nya Pa


Papa justin : iya sayang , baik baik disana ya nak


Justin : baik Pa, salam  buat mama ya pa


Papa justin : iya nak


Justin mendapatkan restu untuk memperkejakan Gisel. Justin meminta Personalia di perusahaan Papa nya untuk menelpon Gisel.


 


 


Justin : Halo personalia


Personalia : Iya Pak


Justin : tolong kamu telpon no yang saya sms, kamu suruh dia bekerja disana menjadi sekretaris direktur utama mulai besok, bilang ada lamaran masuk suruh langsung kerja


Personali : baik Pak


 


 


Gisel yang sedang sangats edih tiba - tiba mendapatkan telpon dari no fix line.


 


 


Gisel : halo?


Personalia : Halo dengan Mba Gisel?


Gisel : iya benar , ini dari mana?


Persoanalia : Mba nya keterima menjadi sekretaris direktur utama di perusahaan kami, mohon besok sudah mulai bekerja ya Mba


Gisel : ah? Saya gak pernah lamar Mba


Personalia : saya kurang tau tapi nama mba ada, dan mba nya keterima


Gisel : saya kan belum interview juga


Personalia : besok sekalian Mba


Gisel : baik Mba, untuk alamatnya?


Persoanalia : sudah kami sms semua detail nya ya Mba


Gisel : baik Mba terima kasih banyak


 


 


“Akhirnya aku dapat pekerjaan, aku harus bicara saat kuliah dengan Kevin” Gisel senang karena mendapat pekerjaan yang tiba - tiba. Gisel mengirim pesan ke Kevin namun tidak ada balasan, Gisel berusaha menelpon Kevin namun hp nya mati.


 


 


Kevin sangat marah, kejadian masa lalu akan terulang lagi. Dia berpikir Bagaimana caranya bisa ketemu dengan Gisel, apa masa lalu akan muncul lagi. Hp Kevin juga disita oleh oarang tuanya.


 


 


Keesokan hari nya di kantor Justin …


 


 


Justin mengantor dan menduduki ruangan Direktur Utama. Gisel juga telah tiba, personalia meminta Gisel langsung keruangan Direktur Utama. Gisel menunggu di ruang Direktur dan tiba - tiba Justin masuk keruang direktur bersama personalia.


 


 


Gisel : Justin?


Personalia : Maaf Mba ini direktur utama kami


Gisel : oh maaf Mba


Justin : kamu tinggal aja ruangan ini, biar saya yang interview dia’


Personalia : baik Pak (dan keluar dari ruangan)


Justin : silahkan duduk Gisel


Gisel : apa kamu yang buat aku di panggil menjadi pekerja disini?


Justin : iya , aku ingin bantu kamu


Gisel : gak perlu , permisi … (berdiri)


Justin : (menarik tangan Gisel) jangan pergi Gi


Gisel : aku bisa urus diri ku sendiri


Justin : kamu akan mati jika tidak dengar omongan ku, keluarga Kevin sangatlah berbahaya untuk kamu


Gisel ; aku gak peduli, hidup ku emang sudah hancur (tetap pergi)


Justin : (menarik Gisel dan memeluk nya) aku gak akan biarkan kamu mati sia - sia seperti kekasih ku dulu Gi


Gisel : lepasin aku (menolak justin)


Justin : aku gak akan lepasin kamu sebelum kamu mau bekerja disini


Gisel ; lepasin , aku gak akan kerja disini


Justin : (tetap memeluk)


 


 


20 menit Gisel berusaha lepas tapi tidak bisa, akhirnya Gisel menyerah.


 


 


Gisel : oke aku mau kerja sama kamu tapi ada kontrak bukan cuma - cuma


Justin : oke (lepasin Gisel) personalia aku bakal kasik kamu kontrak nya. (menelpon personalia minta dibawakan kontrak)


Personalia : permisi Pak, ini kontrak nya


Justin : tolong jelaskan ke Gisel


Personalia ; Baik Pak. Mba silahkan baca dulu jika setuju silahkan tanda tangan disini


Gisel ; baik Mba, (gisel membaca dan gaji yang didapatkan 15.000.000 / bulan) maaf mba apa gak salah ini gaji nya kenapa tinggi sekali?


Personalia : ini basic dari perusahaan kami Mba


Gisel : saya belum bisa terima


Justin : Gi, terima saja , jika tidak ,,, (memberikan kode ke Gisel)


Gisel ; baik Mba (tanda tangan)


 


 


Personalia pun keluar, Gisel sudah sah bekerja di perushaan Justin. Justin sangat senang kini setiap hari bisa melihat Gisel. Walau belum bisa memiliki nya namun dia bisa bersama Gisel.


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***