
Malam pun tiba, suasana di rumah Kevin sangat mengencam, Gisel pun bangun dari tidurnya. Kevin tiba - tiba ke dorong keluar, Gisel sangat kaget dan berteriak memanggil nama Gisel. Malam ini tepat 100 hari Dian meninggal. Sosok Dian muncul depan Gisel. Dian sangat seram dan ingin mencekik Gisel. Gisel ketakutan dan terus berterial minta tolong. Kevin yanh di luar kamar Gisel mencoba masuk dan akhirnya die lewat jendela. Kevin melihat sosok wanita sedang mencekik Gisel. Kevin panik dan menghancurkan kaca dengan kursi.
Kevin : lepasin Gisel
Gisel : vin tolong (nafas putus - putus)
Kevin terhempas hingga buat dia jatuh dan tidak bisa bangun. Gisel sudah mulai kehabisan nafas. Kevin barusaha bangun dan menyiramkan air suci ke sosok itu. Gisel pun terlepas dan Kevin segera menggapai Gisel.
Kevin : kamu gak apa kan Gi?
Gisel : aku gak apa, yang tadi arwah Dian untuk membunuh ku ya vin?
Kevin : Gi kamu masih dikejar karena kamu sudah dipilih dan kamu masih suci jadi kamu masih diinginkan. Aku sudah nanya sama orang pintar, solusiny kamu harus lepas kesucian mu Gi
Gisel : what? gak mungkin , itu gak masuk akal vin
Kevin : aku tau, tapi itu lah solusinya Gi
Gisel : gak bakal vin, aku percaya pasti ada cara lain …
Kevin : oke tetaplah dekat dengan ku
Mereka pergi sembahyang bersama, meminta perlindungan dari gangguan itu, mereka begadang sampai pagi agar tetap terjaga. Kali ini Gisel selamat, namun tak tahu selanjutnya akan gimana. Kevin sangat bingung jika malam nanti akan terulang lagi. Kevin mencoba berpikir untuk melindungi Gisel.
Mereka pergi ke kampus, Gisel sudah masuk ruangan yang berbeda sesuai kelompok karena ada tugas dari dosen mereka. Kevin pergi mencari orang pintar itu lagi. Kevin bertanya apa ada cara lain. Dia menjawab ada, namun kevin harus bisa mengalahkannya di dunia mereka. Kevin tidak berpikir panjang, dia menyanggupi walau tahu nyawa nya akan jadi taruhan.
Dibantu oleh orang pintar itu mereka masuk berdua ke dunia itu, mereka tidak akan sanggup mengalahkan hal kayak gitu. Disisi lain ternyata Antonio mengikuti Kevin diam - diam, dia mendengar semua nya, Dia ingin membantu namun Kevin dan Orang Pintar itu sudah memuntahkan darah. Antonio sangat kaget dan pergi minta tolong ke orang yang pintar agama. Akhirnya dia mendapatkan, orang pintar itu sudah terjatuh tinggal Kevin yang sudah penuh luka. Orang yang dibawa Antonio mulai membaca doa - doa dan ikut masuk. Di alam itu Kevin sudah di tangkap dan sedang di serang. Dengan doa dia melawan dan melepaskan Kevin. Makhluk itu kalah dan Kevin sudah lemas dan pelindung Kevin tidak mampu melindungi jika Kevin sendiri yang menantang. Akhirnya Kevin selamat dan sudah berada di dunia nyata.
Gisel bingung mencari Kevin. Tiba - tiba Gisel merasa panas dan lemah. Gisel pingsan, kebetulan Justin lewat dia langsung menangkap Gisel. Justin bingung apa yang terjadi pada Gisel. Dia membawa Gisel kerumahnya. Gisel di baringkan dikamar Justin. Gisel tiba - tiba semakin pucat, nafas nya semakin mengecil. Justin bingung harus gimana. Justin berusaha membangunkan Gisel. Gisel berteriak jangan sakiti Kevin. Di dalam dunia itu orang pintar itu berusaha mengalahkan makhluk disana dengan ilmunya namun dia kalah. Gisel sudah menggunakan pakaian pengantin. Kevin berusaha menolong Gisel, namun Kevin terlempar dan di cekik sehingga Kevin tidak bisa nafas. Gisel yang melihat itu berusaha membantu Kevin namun dia dibawa pergi kesuatu tempat untuk pengantin.
Justin bingung kenapa Gisel tambah keras memanggil nama Kevin. Justin menelpon hp Kevin namun yang angkat Antonio, Antonio ingin menjelaskan ke Justin namun nyawa Gisel bisa melayang. Orang agama itu menitipkan Kevin kepada Antonio, dia pergi untuk menolong Gisel. Dia kembali ke dunia itu dan berusaha menolong Gisel. Gisel sudah tidak sadar, dia siap untuk menikah, tepat pada waktunya Gisel dibebaskan dengan doa - doa. Mereka semua kalah dan lenyap. Gisel tertolong namun masih di rumah Justin. Gisel belum sadarkan diri. Kevin sudah sadar namun masih lemah.
Kevin : Gisel … gisel
Antonio : Vin lo gak apa ?
Kevin : Gisel mana? Gue harus selamatkan Gisel (meronta ingin bangun)
Antonio : tenang vin sudah ada yang nolong Gisel
Kevin : lo gak bohongin gue kan?
Antonio : gue serius, karang lo harus pulih Vin
Kevin : iya, gue hrus cepet kuat biar bisa mencari Gisel
Kevin pun tidur lagi. Sedangkan Gisel masih belum sadar, dia dibantu dengan doa - doa untuk melindungi, Justin yang tidak mengerti masalah apa, hanya bisa melihat Gisel. Justin memandangi Gisel yang tidur “cantik juga ni cewek, gak salah Kevin nyari nie cewek, selain cantik dia polos banget”. Justin memukul pipinya “gue gak boleh suka sama Gisel, gue mau balas dendam aja”. Namun Justin yang ingin cuek dengan Gisel tetap tidak bisa , dia peduli dengan Gisel, dia nungguin Gisel disamping sambil duduk dan ketiduran. Gisel mengigo “Kevin … Kevin …”. Justin tau Gisel benar - benar mencintai Kevin. Badan Gisel panas tinggi. Justin memberikan handuk hangat kecil di kepala Gisel. Justin merasa aneh dekat dengan Gisel. Malam pun tiba Gisel akhirnya menginap di rumah Justin karena dia belum sadar. Sedangkan Kevin akhirnya bisa pulang diantar Antonio. Antonio meninggalkan Kevin di rumahnya. Kevin mencari Gisel kemana - mana tapi tidak ada, dia menghubungi Gisel yang mengangkat telpon Justin. Kevin ingin menjemput namun tau bahwa dia saat ini sangat lemah. Kevin memustuskan akan menjemput Gisel besok. Dan dia percaya Justin gak akan berani macem - macem dengan Gisel.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
** Rahasia Hati**
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***