
Gisel percaya dengan Bella, Bella tidak pernah melakukan apa pun.
" Bella, apa kau masih bisa percaya keadilan itu ada? " Gisel
Bella " iya Bu, tapi ini berat banget buat saya "
Gisel " Dulu aku juga sama, aku bukan orang langsung kaya, tapi aku pernah hidup di masa susah bahkan lebih dari kamu, tapi dulu ada seseorang yang sangat aku cintai bahkan memberikan kehidupan nya untuk ku, namun dia yang menghianati ku dengan orang lain , semua itu bisa aku lewati walau hancur rasa nya "
" Tapi ini aku di tuduh mencuri, aku tidak pernah mencuri " Bella
" Bella, semua yang palsu akan terbongkar " Gisel
Tok ... Tok ... Tok ...
" Iya masuk " Gisel
Security " Bu, semua loker di hack bahkan kita masih mencari IT untuk membuka semua loker "
" Bagaimana dengan cctv? " Gisel
" CCTV masih kami coba cek , namun kita butuh waktu 48 jam untuk membuka cctv sembunyu itu Bu " Security
" coba kamu selidiki ini semua, jika memang cctv itu adalah kunci utama kita " Gisel
" Baik Bu , saya permisi " Security
" Bella, kamu harus sabar, ini hanya membutuhkan waktu beberapa hari, setelah ini kamu akan merasakan kebahagian " Gisel
" Bagaimana caranya saya menghadapi semua nya jika saya akan di benci oleh semua orang " Bella
" Kamu harus percaya, hidup kita hanya sekali, jika kita berbuat baik, maka kehidupan baik yang kita dapat " Gisel
" Baik Bu, terima kasih Ibu masih memberikan saya kepercayaan seperti ini " Bella
" Iya Bella, sekarang kamu tenang kan diri ya sayang " Gisel
" Saya akan menerima cobaan ini Bu " Bella menguatkan dirinya
" Sekarang kembali lah , berpikir positif saja " Gisel
Bella kembali ke kelas .. Gisel nengawasi dari kejauhan ... Gisel kasihan dengan bella karena nasib menjadi orang kurang mampu.
" Ngapain lo kesini? " teman Bella mulai bully
" Aku belum tentu salah, kalian gak bisa menuduh ku, kita harus tunggu. Ini negara hukum bukan negara bebas " Bella
" Mulut lo harimau lo " teman Bella
" Lo jangan sok, lo udah salah ya salah aja. Jangan isi membela diri, bukan saat nya lo bela diri. Kalau salah itu mengaku " Teman Bella
Angel dan genk nya merasa sangat bahagia melihat Bella di pojokkan teman satu kelas, Brian dan Edward hanya diam tidak dapat bicara apa pun membela Bella.
" Kalian bisa aku laporkan jika terus bully aku " Bella
" Wih hebat dia, lo mau lapor kita, sadar dong lo udah salah jangan banyak tingkah " teman Bella
" Bel, lo sok suci, miskin itu emang semua gitu " Dea
Bella sangat kesal dan menjambak rambut Dea " Gue yakin masalah gue ada hubungan nya sama lo dan geng lo " Bella
Angel memegang tangan Bella " Lo udah salah berani lagi bahkan lo main kasar "
" sakit, lepasin gue " Dea
Angel mengangkat tangan nya menampar namun Bella menahan tangan Bella dengan posisi tanganya masih memegang rambut Dea.
" Lo berani nampar gue " Bella
" Lepasin tangan gue " Angel
Bella melepaskan Dea dan angel " Lo semua jangan berpikir gue lemah . Gue emang miskin tapi perlu lo semua catat gue miskin tapi tidak lemah dan tidak sejahat kalian " Bella
Salah satu teman nya melemparkan telor ke badan Bella " plokkkk "
Hahahahhahahaha Bau !!!
Teriakan dan ledekan dari teman nya yang lain.
" Lo pantes nya gitu Bel , gak usah sok kuat " teman lainnya
Bella pergi ke kamar mandi cewek , dia mengambil sebuah ember , dia mengisi ember itu dengan air toilet . bella kembali ke tempat temannya. Bella menyiram air toilet ke semua teman nya.
" sekarang adil kan? Semua bau, bukan hanya orang miskin yang bau, tapi semua orang kaya bau " Bella
Semua kena, kecuali Edward dan Brian yang hanya diam di meja mereka.
" Hentikan!!! " Dosen konseling
" Bella yang mulai Bu "
" Hentikan. Kalian saya pulang kan hari ini, Bella tetap tunggu disini " Dosen Konseling
" Yah Ibu " Siswa
Mereka semua pulang kecuali Bella yang tetap tinggal. Edward dan Brian juga ikut pulang tanpa kata sepatah pun.
Gisel yang terus mengawasi merasa bahwa Bella memiliki keberanian, dia tidak lemah namun sangat kuat. Gisel senang karena dia tidak menyerah begitu saja.
" Bella ikut keruangan saya " Dosen konseling
" baik Bu " Bella
Sesampai di ruangan Dosen ...
" Bella, kamu sudah salah bukannya diam malah buat ulah " Dosen Konseling
" Tapi Bu , bukannya kita harus melawan jika tidak merasa bersalah? " Bella
" Tapi kamu salah Bella, kamu sudah melakukan tindakan tidak benar. Bagaimana jika orang tua siswa kesal dan demo untuk mengeluarkan mu dari sini " Dosen Konseling
" Saya tidak besalah, kita harus ada bukti untuk menyalahkan dong " Bella masih membela diri
" Bella! " Dosen marah dan memukul meja
" Maaf bu " Bella
" Kamu tahu kamu itu bisa masuk sini hanya prestasi tidak lebih, kamu bukan cinderela jangan berharap lebih, sadar dimana tempat mu jangan buat ulah kalau kamu ingin tetap kuliah di kampus bergengsi " Dosen Konseling
" Mungkin menurut Ibu saya orang miskin yang harus nurut dan terima jika disalahkan dan di bully tapi saya tidak bisa seperti itu Bu, di negara ini mungkin masih yang kaya menang, tapi rugi jika kaya tidak pintar, saya akan berjuang membuktikan bahwa saya tidak salah, satu lagi saya bukan orang hina. seharusnya Ibu sebagai Dosen bisa melarang siswa untuk menghina orang lain walau pun dia hanya siswa miskin " Bella langsung pergi tanpa kata apa lagi
Dosen Konseling sangat kesal dengan tingkah laku Bella yang sok mahal dan sok benar padahal sudah sangat bersalah.
Bella pun pergi untuk kembali ke tempat kerja saja. Bella sangat sedih jika dia diberlakukan seperti ini, memang dia berusaha kuat tapi tidak selama nya dia kuat jika semua orang menyiksa dan merendahkan nya.
Sampai di tempat kerja ...
" Bella, kamu bisa pulang " bos bella
" Ada apa ya Pak? " Bella kaget
" Maaf saya terpaksa memberhentikan kamu, walau kamu anak saya yang ngajak tapi saya juga harus mempertahankan anak buah saya yang lain. " Bos Bella
" Maaf Pak, saya sama sekali tidak mengerti " bella bingung
" Saya baca dan lihat video kamu di sosial media mengenai kasus pencurian, kamu tersebar dimana - mana, sudah banyak orang yang melihat jadi kami tidak bisa menerima kamu " Bos Bella
" Maaf Pak, itu tidak benar. belum benar saya pelaku nya, ini masih di selidiki, " bella
" Selesaikan dulu masalah mu Bella, jika memang sudah membaik baru kembali kerja Bella " Bos Bella
" Baik pak, saya mengerti , saya akan pergi " Bella
" Maafkan saya Bella " Bos Bella
Bella pergi menuju halte bus, dia tidak menyangka hal seperti ini bisa sampai banyak orang yang tahu. Bella tidak tahu bagaimana caranya menghilangkan masalah ini dan sampai kapan dia mengalami ini.
u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.