No

No
Episode 67



Brian " Bel, lo kenapa sih gak bisa langsung aja maafin semua tingkah lalu gue "


" Menurut lo, segampang itu gue harus maafin lo? " Bella


" Sama Edward lo baik, sama gue kayak gini, padahal gue terus temenin lo " Brian menggerutu


" Lo bisa diem gak, kalau gak gue tinggal " Bella langsung berdiri


Brian menarik tangan Bella " Udah lah jangan marah, lo marah tambah cantik " Brian mencoba merayu


" Gak usah sok baik, lo di kampus aniaya gue " Bella


" Yah. kalau gak gitu gak ada yang takut sama gue. masak gue anak pemilik kampus pendiam? " Brian


" Emang apa salah nya kalau lo jadi pendiam, bukan nya itu bagus ya? " Bella


" Ya sih bagus, tapi itu bukan sifat gue lah " Brian


" Capek gue ngomong sama lo. Udah kita lanjutin perjalanan kita. keburu malem ntar " Bella


Mereka pun melanjutkan perjalanan walau Brian masih merasa lelah, namun dia tidak dapt berbuat banyak.


*** Edward dan Angel


Mereka sampai di rumah Angel.


" Yuk turun, " ajakan Angel


" Gue pulang aja, salam aja buat om " Edward


" Lo kok gtu? Turun dulu lah, gue gak enak dong, masak lo gak ikut " Angel


" Gue ada urusan " Edward


" Urusan apa? Bella? " Angel


" Urusan gue gak perlu lo tahu " Edward


Angel kesal " Ikut lah, sekali aja jangan debat sama gue kenapa sih Ward "


Edward kasian liat Angel " oke, gue turun tapi cuma bentar "


" Iya terserah lo, mau bentar atau lama " Angel


" Mama ... Ma... " Angel manggil mama di rumah nya


" Non, maaf Ibu sama Bapak keluar beli barang katanya " pembantu


" Oh , oke , mba tolong buatin minum ya " minta Angel


" Baik non, " pembantu


" Gue pulang ya, nyokab bokap lo gak ada " edward


" Tunggu bentar dong, pasti mereka dateng kok, coba tunggu bentar, gue ganti baju dulu " Angel


Edward hanya diam dan menunggu di ruang tamu.


" Edward " Angel


" Ada apa? " Edward


" Bantu dong aku siapin buat papa " Angel


Edward " Oke "


Angel " Edward maafin gue ya "


" Maaf buat apa? " Edward


" Gue egois , maafin gue " Angel


" Udah lah lupakan " Edward


Angel mencoba mendekati Edward " Lo mau kan temenin gue? "


Edward " ya gue temenin "


Angel mencoba memeluk Edward.


" Lo ngapain? " Edward


" Nggak, Edward besok bisa jemput gue kampus? " Angel


" Gue besok sibuk " Edward


" Jemput gue lah " Angel


" Gak janji " Edward


" Mama pulang " Mama Angel


" Eh ada Edward, Brian mana? " Tanya Papa Angel


" Iya om, ini Angel minta di temani "


" Oh gitu, makasih ya Edward " papa Angel


" Mama dan papa mu gimana Edward " mama Angel


" Baik saja om " Edward


" yuk kita makan dulu " mama Angel


" Om tante, Edward pualng duluan ya " Edward


" Lo, kita kan belum makan Edward " papa Angel


" Iya om, Edward ada urusan lagi " Edward


" Jangan dulu dong lo pulang, please " Angel


" Angel, gak boleh gitu, edward lagi ada perlu hal lain " mama Angel


" Tapi Ma? " Angel


" Kamu hati - hati ya di jalan, terima kasih banyak sudah nemenin Angel " papa Angel


" Iya om, Edward pamit ya " Edward


Edward pun akhirnya bisa pulang, Edward tidak terlalu nyamam dengan sikap Angel yang tidak seperti dulu, selain itu dia sangat memikirkan Bella, Edward merasa sangat susah untuk bertemu atau bersama dengan Bella.


** Bella dan Brian


" Bel ini sudah malem lo , kenapa kita tidak cari taksi? " Brian kelelahan


" Mending uang kita simpan jangan dihamburkan " Bella


Edward dari jauh melihat Bella dan Brian sedang berjalan, Edward pun menghentikan mobil nya.


Edward " Bel? "


" Edward? " Senyum Bella


Edward turun dari mobil " Bel, kamu baru pulang? "


" Iya, biar aku antar ya pakai mobil , kan searah " Edward


" Nggak usah enakan jalan sehat " Brian


" Nggak usah Edward udah deket kok " Bella


" Oke kalau gitu, aku juga ikut jalan " Edward


" Tapi mobil mu? " Bella


" Tenang aja nanti ada kok yang ambil " Edward


Bella senyum - senyum kecil seperti bahagia " ya udah kita lanjut jalan yuk "


" Yuk jalan " Edward


" Oya, Brian tadi lo bilang capek, itu ada mobil bisa pakai mobil kan? " Bella


" Nggak, gue jalan, sapa bilang gue capek? " Brian bad mood


" ya udah ajak aja dia jalan " Edward


" Lo sih ganggu kesini " Brian


" Siapa bilang Edward ganggu? " Bella


" Ya ya, gue mah gak penting " Brian


Mereka bertiga jalan bersama, Bella berjalan depan dengan Edward sedangkan Brian berjalan di belakang mereka.


" Bel, kamu sudah makan? " Edward


" Udah kok, tadi gimana sama Angel " Bella


" Oh itu , papa nya ulang tahun, cuma siapin surprise habis itu aku tinggal sih " Edward


" Harus nya lo masih nemenin dia dong " Brian


" Udah jangan dengerin dia " Bella


" Hhmm kamu kayaknya lelah banget " Edward


" Nggak sih, aku kan sudah biasa kayak gini " Bella


" Besok kita berangkat bareng aja yuk, kamu ada sepeda kan? " Edward


" Ada sih, tapi aku gak tahu, terakhir kali rantai nya putus " Bella


" Kalau gitu ke kampus pakai bus aja berdua gimana? " Edward


" Boleh, mau ketemu dimana? " Bella


" Di bus nya aja , aku tunggu kamu di halte " Edward


" Oke siap " Bella


" Lo berdua sok akrab males gue lihat nya " Brian pun menyalip dan duluan jalan depan mereka


" Adik mu tu aneh ya " Bella


" Yah sebenarnya dia baik, cuma biasa dia seperti itu dari dulu " Edward


" Oh gitu " Bella


" Bel , kamu pernah punya oramg deket gak sih? " Edward


" Maksud nya? " Bella


" Ya teman lelaki tapi deket sama kamu " Edward


" Lo ngapain tanya gitu ward ? " Brian dengar dan kesal


" Lo apaan sih ? " Edward


Brian menghampiri mereka berdua " gue heran sama lo Bel, dari tadi gue lo judesin, giliran Edward lo baik banget, emang beda banget ya, " Brian kesel


" Lo kan emang nyebelin " Bella


" brian mending lo duluan deh pulang, jangan kasar sama cewek " Edward


" Gue heran lo juga ngapain sih dateng tiba - tiba " Brian sangat kesal dan pergi ninggalin mereka berdua


Edward " kamu jangan dengerin Brian ya "


Bella senyum " santai aja, dia emang arogan gitu "


Mereka berdua melanjutkan perjalanan.


Edward " eh kita makan mie di supermarket ini yuk "


Bella " boleh, yuk "


" Kamu tunggu sini ya " Edward


" Oke " Bella


Edward membeli mie instan untuk mereka berdua , Edward merasa senang bisa bertemu dengan Bella dan jalan bersama.


" Bel , ini mie nya " Edward


" Makasih ya, auu " Bella gak sengaja terkena air panas mie itu


Edward dengan cepat mengambil tangan Bella sambil meniup tangan nya " Bel, kamu nggak kenapa kan? "


" Nggak kok, santai aja, panas dikit gak masalah " Bella


" Nggak ini merah, kita ke dokter ya? " Edward khawatir


" Sudah, nggak apa kok, santai aja, gak masalah ... Mending kita makan yuk " Bella


" Kamu yakin? Kamu pelan - pelan ya, aku gak bisa lihat kamu terluka " Edward


" Iya gak apa kok, santai aja " Bella


mereka berdua makan bersama, sambil Edward penuh perhatian kepada Bella. Dari jauh sebuah mobil berhenti melihat mereka berdua yaitu Angel. Angel sangat kesal melihat Edward yang bilang ada urusan tapi bersama Bella. Angel pun sangat marah di dalam mobil melihat mereka berdua makan mie.


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Kehidupan Sebelumnya


*** Rahasia Hati


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.