No

No
Episode 68



Angel kembali ke rumah dengan marah, dia pun langsung masuk kamar.


" Kenapa sih edward bohong? Kenapa sih harus memilih Bella, sudah jelas aku lebih dari segala nya, aku benci Bella " Angel membanting lampu di meja


Mama Angel " Angel!! Angel kamu kenapa? Kenapa marah - marah sayang? Buka pintu "


" Aku gak ingin di ganggu Ma, pergi! " Bella


" Sayang, sudah biarkan Angel sendiri, nanti juga dia akan cerita " Papa Angel


" Tapi Pa, aku khawatir dengan anak kita " Mama Angel


" Sudah lah sayang, ayooo " Papa Angel mengajak mama nya kembali


Angel masih dalam keadaan marah sambil menangis " Aku akan balas semua yang sudah Bella lakukan "


*** Rumah keluarga Charles


" Brian, kamu sudah pulang? " sapa Gisel


" ya " Brian naik ke lantai 2 menuju kamar nya


" Brian kita makan dulu sayang " Gisel


Brian langsung naik tanpa kata apa lagi.


" ada apa dengan anak itu? " Gisel


" Papa pulang " Kevin


" Udah pulang sayang? " Gisel


" Love you sayang, " mencium gisel


" Malu sama anak - anak, " Gisel


" Gak kenapa, aku merasa makin cinta sama kamu " Kevin memeluk Gisel


" Kamu pasti rindu masa pacaran kita ya sayang?" Gisel merayu


" Iya, kapan kita berdua liburan lagi?" Kevin


" Kapan aja bisa sih, tergantung kita " Gisel


" pacaran lagi yuk " Kevin


" Hahaha , kamu ada - ada aja " Gisel


** Kamar Brian


" Kenapa sih Edward selalu mengganggu,? Kapan sih dia sebagai kakak mengalah? Heran deh sama Bella kenapa selalu bela Edward, kesel banget " Brian


** Bella dan edward


" Bel, tadi kamu bisa sama Brian gimana ceritanya " Edward


Bella " Oh, dia ikut tempat ku kerja, kemarin dia buat ulah di temoat kerja ku, tapi dia malah menyelesaikan nya lagi, Brian terlalu manja dengan keadaan nya menurut ku "


" Maafin adik ku ya Bel, dia dari kecil sangat di manja oleh oma ku di luar negri, maka nya dia selalu buat sesuka hati nya, yah namanya anak bungsu " Edward


" Apa kamu juga sama dengan nya? " Bella


Edward " Menurut mu? " mendekati wajah nya ke Bella


Bella grogi dan mundur " Menurut ku sih nggak " salah tingkah


" Ya aku sih sesuai orang lihat aja sih, aku gak mengakui diri ku baik " Edward


" Aku cuma bercanda kok, selama ini aku lebih nyambung sama kamu kok " Bella


" Yah bagus lah, semoga kita bisa lebih dekat " Edward


" Hmm , aku sudah selesai makan, balik yuk " Bella


" aku anter ya? " Edward


Bella menolak " Nggak usah kan sudah deket, rumah mu juga udah deket "


" Iya sih, tapi gak baik, cewek malem - malem sendiri jalan " Edward


" Aku sudah biasa kok, santai aja " Bella


Hujan tiba - tiba turun.


" Yah hujan " Bella


" Yah , gimana kita pulang? " Edward


" Ya, tunggu reda " Bella


" Oke lah, oya bukan nya rumah mu lebih dekat? " edward


" Trus? " bella


Edward " Aku beli payung, ntar kita satu berdua, aku anter kamu dulu, setelah itu aku pulang, gimana? "


Bella " kayaknya ntar lagi reda "


" Menurut ku gak bakal reda sih, nih ujan awet lo " Edward


" Ya juga sih " Bella


" Oke lah , aku beli aja " edward


Edward membeli payung untuk mereka pulang. Edward mengantar Bella pulang dengan payung itu.


" Makasih ya sudah anter aku pulang " sesampai di rumah Bella


" Ya sama - sama, aku balik ya " Edward


Hujan turun semakin lebat " Wah ujan nya semakin deras, kamu bisa basah kuyup " Bella


" Iya, aku juga gak mungkin pulang kayak gini " Edward


" Gak masalah kok, aku sudah biasa kayak gimana pun " Edward pun masuk rumah Bella


" Aku ambilin handuk dan buatin teh anget ya? " Bella


" oke " Edward


Bella memberikan Edward handuk dan teh angat.


" bel, aku boleh buka baju gak? soalnya baju ku basah " Edward


" Tunggu, aku punya baju cowok dulu pernah ketinggalan sama Tamu saat aku handel tamu itu, semoga cukup deh " Bella


edward " Boleh "


Bella mengambil kan baju nya dan memberikan ke Edward.


** Rumah Charles


" Brian, buka pintu sayang " Gisel


" Mama, Brian sudah tidur " Brian yang bangun


" Kakak mu mana? ini sudah jam 10 malem, hujan deras banget, dia belum pulang lo " Gisel


" Ah? Edward belum pulang? " brian


" Iya, kamu tahu kakak mu kemana " Gisel


" Sayang, sudah lah, anak sudah besar, biarin aja kayak gak pernah muda, " Kevin


" Iya sayang, aku ibu nya ya pantas lah khawatir " Gisel


" Ya tapi jangan berlebihan, Brian kamu kembali tidur " Kevin


" Iya Pa" Brian masuk kamar


Brian berpikir sampai larut gini, mereka belum dateng, Brian semakin kesal karena mereka menghabis kan waktu bersama lebih banyak.


** Rumah Bella


" Edward , ini sudah jam 10 malam, apa kamu gak di marah? " Bella


Edward " Anak cowok kok di marah. santai Bel, mama papa ku bebas kok "


" Ya, aku kan ngasik tau dan mengingatkan " Bella


Edward melihat rumah Bella tidak ada ruang tamu, rumah iti berisi seperti sofa dan langsung terdapat kasur yang di alasi oleh kerangka kayu. Bella tiduran sambil membaca buku, Edward tiduran di sofa sambil menunggu hujan reda.


" Bel, kamu pantes aja pintar, belajar terus " Edward


" Gak juga, aku belajar yang tadi di kampus, supaya aku ingat, ini hanya pengulangan kok " Bella


Edward menghampiri bella " bel aku boleh ikut duduk disini? "


" Boleh sih, " Bella merubah posisi duduk


" Kamu baca yang mana? " Edward ikut memegang buku Bella


Bella salah tingkah " Oh, ini buku ekonomi tadi sih. Ini kamu aja yang baca "


" Lo, berdua gak apa kan baca nya " Edward


" Iya sih " Bella


Edward " Bel , kamu pernah punya pacar gak? "


Bella " Gak pernah, kamu? "


" Sama, aku cewek dekat pun gak pernah, baru sama kamu doang bisa deket gini " Edward


" Angel? " Bella


" angel itu udah aku anggap adik ku, gak lebih, lagian dari kecil aku sama dia " Edward


" Oh " Bella lega


" Kenapa, kamu cemburu " Edward


" Enggak " wajah Bella merah


" Aku bercanda , jangan menghindar dong " edward


" Ya udah kita lanjut belajar " Bella


Hujan pun tidak reda, mereka berdua belajar dengan serius. Mereka tak merasa waktu sudah menunjukkan pukul 00.40.


" Edward udah hampir jam 1 , hujan gak berenti " Bella


" Iya , aku udah ngantuk banget " Edward


" sama banget, aku tidur duluan ya " bella


" Ya udah , aku tidur di sofa, kamu ada selimut gak? " Edward


" Tunggu, ada sih " Bella


Edward sudah kembali ke sofa, Bella membawakan selimut, tanpa sengaja karwna sudah mengantuj berat Bella menabrak kaki sofa sehingga jatuh ke pelukan Edward. Mereka berdua saling pandang - pandangan.


u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Kehidupan Sebelumnya


*** Rahasia Hati


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.