No

No
Episode 69



Pandangan antara Edward dan Bella sangat berbeda.


Edward mulai mendekatkan wajah nya ke Bella, Bella menghindar dan berdiri tegak, Edward menarik kembali Bella dalam pelukan nya.


Bella merasa perasaan nya lebih kencang jantung nya berdetak, bella hanya bisa memandangi Edward.


" Bel, aku menyukai mu " Edward mengungkapkan perasaan nya


" Hhh ... " Bella bingung menjawab


" Apa kamu gak punya perasaan sama aku Bel? " Edward bertanya takut akan di tolak oleh Bella


" Aku belum bisa kasik jawaban " Bella


" Kenapa kamu gak bisa? Apa kamu gak suka aku? " Edward


" Bukan itu maksud ku, cuma ini terlalu cepat, aku belum tahu kamu, kamu juga belum tahu aku " Bella


" Iya , cuma ini pertama kalinya aku mencintai seseorang, memang kita baru kenal, cuma perasaan ku gak bisa bohong Bel " Edward


Ceddadaaarrr ... Suara petir


Bella memeluk Edward saking refleks nya.


" Maafin aku " Bella


Edward menncium bibir Bella, memeluk Bella dengan kencang " I Love You " Edward


Bella yang masih kaget " Kenapa kamu mencium aku "


" Apa kamu marah? " tanya Edward


" Nggak, cuma jangan lakukan itu lagi, aku gak enak " Bella


" Iya, mending kita tidur sekarang, besok kita harus kembali ke kampus " Edward


" Makasih banyak " Bella


" Makasih untuk apa? " Edward


" Yah pokok nya makasih saja yang bisa aku ungkapin ke kamu, untuk perasaan mu , aku belum bisa kasik jawaban " Bella


" Iya aku pasti menunggu mu, sampai kapan kamu bisa memberikan aku jawaban maka aku akan tetap menunggu mu " Edward


Mereka pun tidur di tempat nya masing - masing, Bella merasa senang namun dia takut karena baru kenal dengan Edward, walau Edward sangat baik, namun dia tidak bisa mencintai secepat ini. Bella tidak tahu apakah ini salah atau tidak.


*** Pagi Hari


"Bel ... Bell .. " Edward membangunkan subuh


" Uh masih pagi banget ... " Bella


" Iya aku tahu, aku mau pulang ya ... " Edward pamit


" Iya, kamu hati - hati ya " Bella


Edward pulang kerumah, Bella kembali tidur ...


" Brian ... Brian ... " Gisel


" Duh Ma, masih pagi, apaan sih? " Brian


" Mama liat kakak mu sudah di kamar, kapan dia kembali?" Gisel


" Mama tanya aja sendiri, aku mana tahu Ma ... " Brian


" Kamar nya ada tulisan Jangan Ganggu " Gisel


" Duh ... Gak tau ... masih ngantuk Ma " Brian


Gisel keluar dari kamar Brian membuat makanan. Kevin sudah siap - siap berangkat kerja.


" Pagi sayang " Kevin mencium bibir Gisel dengan lembut dan mesra


" Kenapa sih pagi - pagi selalu begini, malu sama anak - anak " Gisel


" Nggak apa lah, suami istri sih sah aja kan " Kevin


" Tapi kan gak enak dilihat anak - anak Sayang " Gisel


" Ma ... " edward


" Edward " gisel melepas pelukan kevin


" Nggak apa Ma. santai aja, aku juga udah besar " Edward


" Semalam kamu mana? " Gisel


" Nginep di rumah temen " Edward sambil nyemil masakan Gisel


" Jangan gtu nak, kamu kalau nginep kabarin kita dong " Gisel


" Bener tu kata mama mu " Kevin


" Ya maaf ... " Cium Gisel dan kevin


" Kamu mau kemana pagi gini? " Gisel


Edward sambil jalan " berangkat Ma ... Da ... da... mama "


" Ish anak itu sayang " Gisel


" Sudah lah jangan gitu, mereka sudah dewasa kok " Kevin


" Iya tapi kan orang tua tetap ngawasin dong " Gisel


" Ya deh" Kevin mengalah


" Pagi ma ... " Brian


" Brian kok pagi banget ? " Gisel


" Eh sarapan dulu, cium mama dulu " Gisel


" Udah telat Ma ... " Brian


Brian dan Edward sama - sama menunggu Bella di dekat supermarket.


" Edward? " Brian


" Brian? " Edward


" Lo ngapain? " Brian


" Lo yang ngapain pagi gini, tumben " Edward


" bukan urusan lo, pergi sana " Brian


" Kok gue pergi, lo sana pergi " Edward


" Kalian ngapain berdua? " Bella


" bella " Edward dan Brian


" Kompak banget " Bella


" Lo ikutan, " Brian


" Lo yang ikutan " Edward


" Ssstttt udah lah jangan berisik, kalian ngapain sih? " Bella


" Gue mau temenin lo " Edward dan Brian


" Kompak lagi " Bella


" Bel sama gue aja kampus " Brian


" Enggak sama gue aja " Edward


" gue jalan kaki dan naik bus, kalau kalian mau bareng ikut gue bukan mobil - mobil kalian " Bella


" Ya gue mau " Brian


" Gue mau " Edward


" Ya udah kita jalan aja bertiga " Bella


Edward dan Brian sebenar nya tidak ingin jalan kaki dan naik bus, tapi mereka terpaksa demi Bella. mereka berdua pun akhirnya jalan bersama Bella, Bella sudah ketawa dalam hatinya melihat kelakuan mereka berdua. Namun Bella tetap tidak hiraukan mereka.


" Oke kita sampai halte " Bella


" bel enakan naik mobil " Edward


" Iya, belum masuk ruangan sudah berkeringat " Brian


" Kalian gak suka naik aja mobil kalian " bella


" Nggak kok , gue suka " Edward dan Brian


Bus pun dateng , kursi dalam bus deret tiga, Bella pun mau duduk dekat jendela, namun Edward dan brian berebut untuk duduk sebelah bella, Bella malu dilihat oleh orang lain, akhirnya Bella duduk di tengah - tengah. Sebelah kanan Edward sebelah kiri Brian, Mereka saling diam, sedangkan Bella hidupkan musik dan menggunakan headset.


Perjalanan menuju kampus membutuhkan waktu 30 menit, mereka berdua ketiduran , Bella ketawa dan meninggal kan mereka. Bella masuk kampus duluan. Mereka berdua dibangun kan oleh sopir sehingga kaget.


" Lo Bella Mana? " Edward


" Ya Bella mana,? " Brian


" pak cewek yang di tengah - tengah tadi kemana ya? " Edward


" Dia sudah masuk dari tadi tu " Sopir


Brian segera bangun dan berlari mengejar Bella, Edward pun sama. Mereka saling berlari cepat - cepatan duluan memcari Bella. Semua anak kampus sampai heran melihat mereka berdua berlomba di pagi hari.


Angel baru saja tiba, dari mobil dia melihat Edward dan Brian sedang berlari. Angel berpikir ada apa dengan mereka. Angel segera menyusul mereka.


Nia " Angel, lo tau kalau Brian dan Edward lagi ngejar Bella? "


" What? Jadi itu alasan mereka? " Angel


" Gue aja kaget , dia pakai pelet apa sih? " Nia


" Kita harus buat Bella pergi dari kampus ini " angel


" Oke gue setuju " Nia


Mereka belajar bersama, pandangan edward dan Brian hanya ke Bella, Bella pun fokus belajar. Jam olahraga pun di mulai, semua siswa masukkan barang ke loker mereka masing - masing. Semua siswa pergi ke lapangan kecuali Nia dan Angel.


" Angel gimana caranya kita bobol semua loker? " Nia


" sistem akan gue salbotase , lo ambil semua barang berharga temen - temen kita akan taruh di tas Bella " Angel


Mereka berdua beraksi, semua barang di masukkan ke dalam loker Bella, setelah selesai misi mereka, mereka kembali ke lapangan.


" Bella, ayo " edward dan Brian


Bella sedang bermain voli ... Team Bella pun menang. Edward dan brian senang, semua temen nya suka dengan Bella yang lincah.


Pelajaran olahraga, semua siap - siap ganti pakaian, Bella sangat senang hari ini.


u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Kehidupan Sebelumnya


*** Rahasia Hati


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.