No

No
Episode 31



Sesampai Gisel di rumah Nyonya Charles. Gisel ingat bagaimana dulu Dian disini tinggal dan meninggal, Gisel merasa keberatan karena harus menggunakan orang tua Dian sebagai penyelamat hubungan nya dengan Kevin. Tapi Gisel juga tidak ada pilihan yang bisa membantu nya untuk menyatukan hubungan mereka kecuali sandiwara ini.


 


 


Nyonya Charles : Pa, mama pulang


Tuan Charles : Iya Ma, Ma bantu papa pasang dasi dong …


Nyonya Charles : Iya Pa, tapi Papa toleh dong siapa yang Mama bawa pulang …


Tuan Charles : Ma, Papa buru - buru ada meeting nie


Nyonya Charles : (membalikkan badan suami nya) lihat siapa ini?


Tuan Charles : (melihat Gisel dan bengong hingga meneteskan air mata) anak ku .. (memeluk Gisel)


Gisel : (dipeluk erat) maaf om , saya Gisel bukan Dian ..


Tuan Charles : ngga ngga kamu anak ku, anak papa …


Nyonya Charles : Pa, lepasin dong pelukan nya …


Tuan Charles : (sadar jika Gisel tidak tahu mereka orang tua nya) oya maaf kan saya Gisel, saya ingat Dian


Gisel : iya Om, gak apa kok


Tuan Charles : jangan panggil saya om, saya tidak suka, mulai sekarang panggil saja Papa


Gisel : maaf Om saya tidak bisa


Nyonya Charles : sudah Pa, sana berangkat meeting dulu, nanti papa pulang kita lanjut


Tuan Charles : Baik, papa pergi dulu (mencium kening Nyonya Charles)


Nyonya Charles : hati -hati ya pA


Gisel : hati - hati Om


Tuan Charles : iyaa (berangkat kerja)


 


 


Nyonya Charles : Bi, Bi


Bibi : iya nyonya?


Nyonya Charles : Bi, tolong siapkan kamar terbaik untuk Gisel


Bibi : baik Nyonya


Gisel : tante tidak usah repot, saya ke kontrakan aja, lagian saya kerja


Nyonya Charles : ssttttt … Gisel coba hentikan manggil tante atau Ibu panggil saya Mama


Gisel : Maaf tante , saya tidak bisa


Nyonya Charles : saya mohon (berlutut di hadapan Gisel)


Gisel : (turun ikut berlutut) tante jangan kayak gini, saya gak enak


Nyonya Charles : saya mohon panggil saya mama, dan suami saya papa, anggap rumah ini milik mu juga Gi


Gisel : tapi tante …


Nyonya Charles : jangan pakai tapi - tapi lagi Gisel


Gisel : baik tante, maaf Mama


nYonya Charles : (memeluk Gisel) terima kasih sayang


Gisel : sama - sama Ma (Gisel merasa sangat tenang di peluk Nyonya Charles)


Bibi : Nyonya , kamar nya sudah siap


Nyonya Charles : baik Bi, terima kasih banyak


Bibi : Iya nyonya sama - sama


 


 


Nyonya Charles : Yuk ke kamar mu nak,


Gisel : baik, terima kasih


 


 


 


 


Gisel : kamarnya besar sekali Ma?


Nyonya Charles : apa pun untuk kamu nak


Gisel : terima kasih Ma,


Nyonya Charles : Gisel yuks duduk di sofa dulu ...


Gisel : baik Ma,


Nyonya Charles : ini kamar sebenarnya untuk anak perempuan mama yang hilang saat bayi… mama menyiapkan segala nya untuk kehidupannya , namun mama harus kehilangan dia saat itu, mama depresi dan stres akhirnya papa angkat anak dari panti asuhan, waktu itu Dian berumur 3 bulan, Mama sangat merindukan anak kesayangan Mama … (sedih menangis)


Gisel : (memberikan tisu ke Nyonya Charles) ma, jangan nangis lagi, walaupun kedua putri mama sudah tidak ada, masih ada Gisel walau bukan anak kandung mama …


Nyonya Charles : (menangis dan memeluk Gisel “kamu anak mama kandung nak) iya Gisel terima kasih, tetap lah tinggal disini ya …


Gisel : iya ma,


 


 


Hp Nyonya Charles berbunyi telpon dari dokter keluarga , Nyonya Charles mengangkat dan mendengarkan hasil test darah Gisel , dokter menyatakan bahwa Gisel anak kandung keluarga Charles. Nyonya Charles sangat sedih dan bahagia , langsung memeluk Gisel semakin erat … Gisel merasa bahagia dan tenang setiap di peluk Nyonya Charles.


 


 


Nyonya Charles menghubungi Pengacara dan Kuasa Hukum untuk membuat semua data identitas Gisel menjadi keluarga Charles. Gisel pun heran secepat itu dan serius itu padahal semua hanya sandiwara. Nyonya Charles meminta Gisel istirahat karena sore nanti Gisel akan diajak keluar.


 


 


Disisi Kevin …


Kevin dan mama nya masih dalam Mobil. Mama Kevin menghubungi Papa Kevin memberi tahu masalah hari ini, Papa Kevin sangat kaget dan langsung berpikir ini bahaya untuk keluarga kita jika kita menolak keluarga Charles. Kevin merasa senang sandiwara nya berhasil. Besok ada pertemuan pengusaha , Papa Kevin akan melihat dan bertanya langsung ke keluarga Charles siapa sebenarnya Gisel. Kevin hanya diam dan mendengarkan dengan perasaan senang, Kevin merasa sudah menang melawan Mama dan Papa nya .


 


 


Disisi Justin …


“Kemana sih Gisel, gak kerja, mana dia gak ada di kampus , dia hari ini kemana sih, aku harus bisa melindungi Gisel dari keluarga Kevim, aku gak mau Gisel bernasib sama seperti yang aku alami dulu, keluarga Kevin sangat kejam, jika dia anak orang berpengaruh baru dia akan di terima, Tuhan berikan aku kesempatan untuk menyelamatkan seseorang kali ini, aku sadar aku mulai menyukai Gisel” Justin memikirkan Gisel.


 


 


Sore pun Tiba, Nyonya Charles mengajak Gisel kerumah kontrakan untuk menyelesaikan semua yang harus diselesaikan. Nyonya Charles sangat prihatin dengan keadaan Gisel. Selama ini anak nya harus hidup susah, dia sangat sedih. Nyonya Charles tidak memberikan Gisel membawa barangnya karena barangnya sangat tidak bagus terutama pakaiannya. Nyonya Charles mengajak Gisel ke butik keluarga. Gisel dibelikan 200 macem pakaian yang sangat mewah termasuk Gisel diberikan sepatu 15 pasang, sandal 15 pasang, sandal pesta 15 pasang. Gisel juga dibelika tas branded yang sangat mahal, Gisel dibelikan juga jam tangan dan perhiasan mahal. Gisel sangat malu namun dia sudah tidak bisa menolak lagi. Gisel diberikan mobil sport yang mahal namun Gisel belum bisa mengendarai, Nyonya Charles mencarikan pelatih yang handal untuk Gisel.


 


 


Nyonya Charles mendapatan telpon dari suami nya yang mengatakan pertemuan pengusaha besok batal di undur 2 minggu lagi. Ini adalah kesempatan Nyonya Charles mengubah Gisel menjadi benar - benar keluarga Charles. Gisel tidak diberikan masuk kampus, Nyonya Charles juga tidak ke kampus untuk 2 minggu kedepan. Gisel berlatih banyak hal sebagai putri konglomerat.


 


 


Kevin dan Justin sangat bingung Gisel kemana, karena Gisel tidak bisa dihubungi, bahkan Kevin pergi kerumah Dian namun selalu tidak ada siapa, Kevin sangat takut karena berpikir pasti dia ada kesalahan memberikan Gisel ke kluarga Charles. Kevin sangat bingung, Justin pun mengerahkan semua orang nya untuk mencari Gisel, Kevin juga mulai bingung karena kini hampir 2 minggu dia tidak melihat Gisel sedikit pun.


 


 


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***