
*Bella memahami jika Kevin tidak menyukai nya, namun dia merasa selama ini sikap yang di tunjukkan Kevin kepada nya sangat berbeda.
Di Rumah Justin* ...
" Justin ... " Mama Justin menghampiri Justin ke kamar nya
" Tumben Mama kesini, pasti ada mau nya " Justin dengan cuek dan tetap bermain video game
Mama Justin duduk sebelah Justin " Sayang, kamu kan sudah dewasa,... Mama mau kamu bahagia sayang " merayu Justin
" Emang ada apa lagi Ma? Perjodohan? " tanya Justin yang sudah tahu tujuan Mama nya
" Mama tidak pernah memaksa kamu, tapi kita di dunia bisnis harus menghilangkan rasa suka, cinta atau sayang ke orang lain asalkan bisnis kita berjalan dengan bagus dan sukses sayang, ini juga untuk masa depan kamu " Mama Justin menjelaskan
" Ma ... Justin gak mau di sangkut pautkan dengan dunia bisnis. Mama sama Papa bisa bersatu karena bisnis karena kalian mudah jatuh cinta. Sedangkan Justin gak semudah itu Ma, lagian Justin gak bisa gampang suka sama orang Ma ... Please jangan paksa Justin terus Ma ... " Justin menolak
" Sayang ... Dia sangat cantik bahkan kamu baru liat bisa jatuh cinta, dia juga sekolah di tempat mu, dia cantik dan sangat pintar dalam segala hal, itu adalah gadis yang sempurna buat kehidupan mu di masa depan sayang ... " Mama Justin menjelaskan karakter Bella yang di lihat hari ini
" Ma ... Aku yang nikah , kalau aku gak bahagia , apa mama dan papa senang melihat nya? Please pikirin juga perasaan Justin Ma ... " Justin tetap menolak
" Kamu coba cari gadis dengan tinggi 165 cm , putih, juara, cantik memiliki bodi yang benar - benar bagus sebagai wanita ... " mama Justin menjelaskan fisik Bella
" Oke aku cari tahu , nama nya siapa Ma? " Justin bertanya
" Mama lupa nama nya sayang, karena mereka manggil adek " Mama Justin
" Nama nya adek? " jUstin ketawa
" Kenapa kamu ketawa, itu sih nama lucu mereka katanya " mama Justin
" Itu nama katrok banget ... Ya udah nanti Justin cari tahu biar mama puas, sekarang biarin Justin bermain game sesuka Justin ... " Justin berdiri mengajak mama nya keluar dari kamar nya
Justin berpikir nama wanita itu buruk, bagaimana bisa dikatakan cantik, dia lebih tetap memilih Bella, Justin ingin memperkenalkan Bella ke keluarga Justin agar semua tahu pilihan Justin tidak salah.
* Bella *
" Hay Vin, kamu sibuk gak? " Bella mengirim pesan ke Kevin
" hay Bel, aku udah gak sibuk, kenapa Bel? " Kevin membalas pesan
Bella sangat senang Kevin merespon pesan yang dikirim " Aku bisa ketemu kamu di restaurant pertigaan sekolah? " Bella ingin bertemu
"Jam berapa? Kok Mau ketemu, kamu bahas apa? " Kevin
" Aku cuma mau ngobrol kok Vin " Bella
" Aku gak enak sama Justin, kamu sama Justin aja ya Bel " Kevin menolak
" Please Vin , Aku pengen banget ada yang menemani tapi bukan Justin , aku akan pastikan Justin tidak akan tahu kalau kita ketemu " Bella
" Gak Ah, nanti pasti ketahuan , sekarang mungkin gak, bisa besok atau kapan pasti ketahuan Bel , mending kalau mau ketemu di sekolah aja, walau sahabat tapi kita gak boleh ketemu di belakang Justin, kalau gak kamu minta ijin aja sama jUstin " Kevin
" Vin aku mohon kali ini aja " Bella memohon
" Ijin dulu gih sama Justin " Kevin
" Aku udah ijin , dia kasik aku keluar kok " Bella berbohong , Bella tidak ada komunikasi dengan Justin semenjak mereka bertemu tadi
" Oke jam 5 biar gak malem ya " Kevin
" Oke , makasih ya " Bella
Bella bersiap - siap untuk bertemu Kevin, dia ingin lebih dekat dengan Kevin, dia aka jelaskan semua tentang perjodohan dan pacaran dengan Justin. Dia ingin jujur jika dia menginginkan Kevin bukan Justin.
* Restaurant *
Bella sudah menunggu Kevin di meja , namun hingga pukul 5.30 sore Kevin belum juga dateng. Bella terus menghubungi Kevin namun gak ada balesan sedikit pun, Bella sedih berpikir Kevin permainkan Bella.
" Bel ... " Suara panggilan dari belakang
Bella menoleh " Justin ... " Bella kaget ada Justin
" Lo kenapa disini? " Bella yang gugup
Kevin datang, Bella melihat Kevin namun Justin tidak melihat Kevin. Kevin yang sadar ada Justin langsung balik pulang , dia tidak mau mengganggu Bella dan Justin. Bella snagat kecewa dengan keadaan ini.
" Gue beli makan buat di rumah , dari tadi gue perhatikan lo kayak lagi nunggu orang " Justin duduk depan Bella
" Iya gue nunggu kakak sepupu gue " Bella
" Kalau gitu gue boleh ikut nungguin disini? " tanya Justin yang senang bisa ketemu Bella
" Oh iya boleh , " Bella gak bisa berkata lain
" Kok kayak sedih gitu Bel? " Justin
" Oh ... Iya ... kakak ku gak jadi dateng deh kayak nya ... " Bella mempersingkat waktu dan ingin cepat pulang
" Lo kenapa? " Justin
" entah lah, aku balik duluan ya ... " Bella pamit berdiri dan mengambil tas nya
Justin menarik tangan Bella " Jangan pulang, aku udah pesan makanan, aku gak jadi bungkus. Kamu bisa kan temenin aku makan? "
Bella malu di lihat orang " Tapi aku harus pulang Justin "
" Ayo lah, kali ini aja ... " Justin memohon
Bella setuju karena banyak yang liatin " Oke deh "
"Wah cakep banget cowok itu " cewek - cewek yang liat
" Justin aku kamar mandi bentar ... " Bella
" Oke deh " Justin
Bella pergi ke kamar mandi, banyak wanita yang suka banget dengan paras tampan Justin, banyak wanita minta kenalan dengan Justin bahkan ada yang minta no hp Justin. Bella keluar dari toilet melihat banyak wanita yang mendekati Justin. " Sebenarnya Justin emang cakep banget sama dengan Kevin , dia banyak yang mengidolakan bahkan Justin dan Kevin banya banget cewek yang pengen deket atau hanya jadi babu saja sudah bahagia. Sedangkan aku yang bisa mendapatkan Justin tidak bisa merasakan cinta. Apa aku harus mulai coba menerima Justin? " pikiran Bella. Bella menghampiri meja Justin.
" Bella ... " Justin tidak enak (wanita - wanita itu segera pergi )
" Dimana - mana banyak banget yang mengidolakan mu ya " Bella
" Gak juga , aku bahagia punya pacar cantik kayak kamu " Justin menyenangkan perasaan Bella
" Hmmm bisa aja ... kalau aku gak cantik kamu bakal pergi kan? " Bella
" Siapa bilang? Aku suka sama kamu bukan wajah tapi emang aku mencintai mu Bel .. " Justin
" Oh ... makasih ... " Bella
" Kamu kok kayak gak mood gitu sih ? " Justin
" Aku gak apa kok ... oh iya ... kamu tahu gak Kevin suka cewek gimana? " Bella iseng bertanya
" Kevin?? Aku sih tau nya dia gak pernah suka ma cewek, homo mungkin? Dia itu orang nya cuek, banyak cewek yang ngejar tapi dia tetap cuek, gak tau deh tipe nya kayak gimana ... emang kenapa? Kamu mau cariin dia pacar?" tanya Justin
"Oh ... Iya ... rencana ku ... " Bella
" Ayo kita cariin " Justin
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.