
Brian merasa perbuatan nya sudah keterlaluan dengan Bella, Brian pun minta maaf depan pintu kamar Bella.
" Bel, maafin gue, gue cuma khawatir, lo seharian gak ada di kampus bahkan gue cari ke garment dan tempat semua bus tapi lo gak ada, gue khawatir sama lo " Brian mengungkapkan perasaan nya
Bella yang mendengar tidak marah dengan Brian karena dia sendiri tidak pamit dengan Brian " udah lah lo istirahat aja , gue gak marah, gue mau mandi " bella menjawab semua nya dari kamar nya
Brian yang ingin meminta maaf pergi ke warung terdekat membeli makanan yang bisa di masak. Brian menyiapkan banyak makanan yang sederhana untuk Bella di meja makan. Bella keluar dari kamar dan melihat Brian menyiapkan makanan untuk nya. " Bel, kita makan bersama yuk? Ini sudah lewat jam makan siang, aku tahu kamu pasti belum makan " Brian
Dalam hati Bella " Bukan nya lewat jam makan tapi ini sudah sore Brian, tapi sudah lah ini makanan juga gratis " Bella
" Bel ayo duduk, jangan cuma bengong, ini gratis kok " Rayu Brian kembali
" Ya aku makan, ya udah kita makan bareng aja " Bella duduk dan mulai menikmati makanan yanh disiapkan Brian
" Bel, kalau gue boleh tahu, seharian kemana? " Brian yang masih penasaran
" Gue cari kerja buat nyambung hidup gue, kalau gue diberhentikan kuliah , gue harus punya pendapatan dong? " sambil makan
" Lo kerja? Kerja dimana? " Brian yang mulai penasaran
" Lo gak usah tahu, intinya nanti gue gajian, gue traktir lo deh " Bella sambil senyum
Brian tidak berani memaksa memilih untuk diam. Mereka pun selesai makan, Bella masuk kamar untuk belajar yang hari ini, sedangkan Brian memilih untuk pulang karena dari kemarin gak pulang.
***
Rumah Charles
" Gimana ? Ketemu Bella? " tanya Edward
" Ketemu gak ketemu bukan urusan lo " Brian
" Lo itu kalau di tanya gak pernah mau jawab bener " Edward
Brian masuk kamar, Edward yang kesal dengan sikap Brian mengambil hp untuk menghubungi Bella, namun dia sadar selama Bella mendapat masalah Edward tidak pernah disisinya, Edward pun mengurungkan niatnya. Edward merasa khawatir dengan bella, disaat Bella susah, Edward tak pernah sekali pun berada dekatnya. " Bella pasti membenci ku. saat dia memiliki banyak masalah, aku tidak pernah dekat dengannya bahkan aku gak pernah bertanya bagaimana keadaan nya. Shittt Edward ... Lo kenapa sih saat Bella sangat dekat dengan lo, lo malah menghindar saat dia ada masalah, cowok apa sih gue ini!! " Edward menyesali yang sudah terjadi.
*** Keesokan pagi nya ...
Bella pagi - pagi bersiap ke kampus, Brian menjemputnya di pagi hari sambil membawakan sarapan untuk Bella. " Pagi cantik ... " Rayuan Brian membawa makanan
" Gak usah banyak omong, mending buruan deh, gue gak mai telat " Bella membantu Brian mengeluarkan makanan, mereka langsung sarapan bersama dan berangkat ke kampus
Sesampai di kampus, Edward dan Angel melihat keakraban Bella dengan Brian. Angel sangat senang jika kali ini bella sudah mulai dekat dengan Brian. Bella melihat Edward dari kejauhan, Bella merasa Edward sudah berubah, dia pun masuk seakan tidak melihat Edward.
" Bella? Bisa ke ruang Nyonya Gisel? " Security yang menghampiri Bella
Bella yang bingung akan ada masalah apa lagi menjadi takut " emang ada apa ya Pak? " tanya Bella
" Paling juga di penjara, jemput polisi kali ... Hahahahahaha ... " Teman - teman Bella menertawakan Bella
Bella pun pergi ke ruangan Gisel " Permisi Bu ... "
Bella berpikir bahwa kali ini waktu nya dia di pecat dari kampus " Baik bu ... " Bella pun duduk
" Bella, kita bersihkan nama mu di kampus dengan perwakilan orang tua siswa, cctv sudah membuktikan bahwa pelaku nya bukan kamu tapi orang lain yang menjebak kamu, tapi saya tidak bisa bilang siapa orang nya, hanya cukup kamu tahu bahwa kamu tidak bersalah Bella " Gisel
" Kamu harus sekolah lagi, kami lihat kamu orang yang cerdas jangan sampai kamu putus kuliah " Orang tua siswa
" Sebentar lagi akan ada pengumuman dengan semua orang menyatakan kamu tidak bersalah Bella " Gisel
Bella sangat senang mendengar hal ini, " terima kasih banyak, akhirnya masalah saya satu persatu kelar " Bella merasa sangat bahagia
" Pengumuman ...
Bella Putri tidak bersalah atas kejadian pencurian yang terjadi pada loker, itu hanya fitnah, bukti cctv sudah memperlihatkan siapa pelaku nya namun kita akan hukum secara pribadi, kalian semua bisa bermain lagi dengan Bella. sebagai saksi terdapat 10 orang tua siswa yang ikut hadir untuk membuktikan Bella Putri tidak bersalah. Demikian pengumuman dari saya " Gisel memberikan pengumuman melalui pengeras suara
" Yes Bella gak salah " Brian berteriak sendiri kegirangan di kelas
Edward dan yang lain merasa bersalah sudah jahat dengan Bella selama ini, Angel dengan geng nya merasa tidak aman dan sangat takut namun mereka menahan agar tidak ada yang tahu bajwa ini ulah mereka. Brian pergi mencari Bella.
Bella pun di ijinkan keluar ruangan, depan ruangan Brian sudah menunggu dan langsung memeluk Bella yang baru keluar " Bel lo gak salah kan? Yes .. " Brian saking senang nya
" Ya gue juga seneng akhirnya masalah gue semakin habis Brian " Bella sangat senang
Edward yang melihat Bella dan Brian sangat senang tidak berani mengganggu dan sedih melihat akhirnya mereka sanhat dekat dari saling membenci. Edward pun kembali ke kelas nya.
Teman - teman Bella meminta maaf kepada Bella, semua nya kembali normal , Bella yang sangat cantik kembali dilihat cantik oleh teman - teman nya.
Jam sekolah pun berakhir, Edward ingin bicara dengan bella, namun Bella sudah hilang dan tak ada satupun yang melihatnya termasuk Brian. Bella buru - buru ke kantor barunya, dia butuh waktu 25 menit sampai di kantor dan sesampai di kantor dia tanpa sengaja menabrak Ceo dari perusahaan dia bekerja. " Eh lo! Lo berani tabrak gue! " Rio sang Ceo yang tampan dan idola para wanita
Bella melihat pria itu sangat tampan namun Bella tahu dari cara berpakaian pastinya sudah senior dan memiliki jabatan " Maafkan saya Pak, saya buru - buru, Bapak jugaan gak kenapa kan? Maaf ya Pak, saya masih juinor, permisi " Bella pamit buru - buru meninggalkan Rio
Rio ingat dengan gadis itu " Itu bukannya gadis yang kurang ajar kemarin tidak melihat gue saat gue dateng, dan sekarang berulah nabrak gue, bilang maaf langsung pergi? Berani banget dia! "
Rio segera mengubungi Revan " Van lo dimana? " menghubungi via telpon " Gue di ruangan, kenapa lo kayak jenggot kebakar? " tanya Revan dengan santai. " Lo masih inget tugas yang gue suruh cari gadis kemarin? " tanya Rio. " Oh yang anak baru itu? Gue udah dapat cv nya dan udah gue taruh di meja lo " jawab Revan. " Oke , gue gak jadi keluar makan siang, cariin aja gue makanan dan suruh kirim keruangan gue, gue mau di ruangan aja " Rio. " ya terserah lo, gue ada janji makan siang sama Anggun, entar dia marah lagi sama gue " Jawab Revan yang sudah punya janji dengan kekasih nya.
Rio segera kembali ke ruangan nya untuk mencari tahu siapa gadis junior ini yang berani menantang dia bahkan berbuat kesalahan menurut Rio.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.