No

No
Episode 53



*** Keesokan paginya ***


Kevin “pagi sayang” memeluk Gisel dan mencium lembut bibir Gisel


Gisel “sayang, pagi juga sayang”


Kevin “gimana sekarang kita bisa bersama terus selama seminggu disini kan?”


Gisel “sayang kita ada waktu jalan - jalan yuk”


Kevin “pastinya sayang” memeluk Gisel dengan erat


Gisel “sayang aku mau mandi dulu ya, ini sudah jam 6 pagi aku janji jam 9 belum lagi sarapan dan lainnya”


Kevin “iya cerewet, tapi apa aku gak dapat dikir aja nie jatah”


Gisel “iss lagi kerja bukan liburan sayang” bangun dari kasur


Kevin bangun dari kasur memeluk Gisel dari belakang “sayang entar kamu meeting aku disini sendiri , pasti bosan lah”


Gisel sambil memegang wajah Kevin “sayang kan aku gak lama sayang”


Kevin “janji ya gak lama”


Gisel “iyalah sayang, aku gak mau nanti suami ku yang nakal ini cari teman orang jepang” sambil bercanda


Kevin “mana mungkin lah, kamu kebanggaan ku dan harta berharga ku sayang”


Gisel “sudah ya, aku mau mandi”


Kevin “ikutttt”


Gisel “mandi juga ikut, kamu suami aneh sayang”


Kevin “biarin weekkk” meledek Gisel


Mereka berdua mandi bersama dan mereka sangat bahagia akan memiliki waktu lebih banyak berdua. Setelah mereka selesai semua Gisel menyiapkan semua untuk meeting nya, bahkan Gisel dan Kevin sudah turun ke restaurant untuk breakfast.


*** Bram ***


“Uhh akhirnya pagi datang, selamat pagi dunia ku. Sekarang aku akan seharian dengan Gisel. Aku harus bisa buat Gisel percaya sama aku, aku harus segera mandi dan breakfast bersama Gisel” ucap Bram. Bram bergegas mandi dan pergi ke restaurant.


Di restaurant Bram melihat Gisel dan Kevin makan bersama dan sangat mesra. Bram kesal melihat mereka akur “seharusnya aku yang bersama Gisel, manusia gini malahan ikut lagi mengacaukan semua kebahagian ku dengan Gisel aja.”


Gisel melihat Bram “Bram ….” memanggil Bram


Kevin “sayang ngapain sih manggil dia?” kesal


Gisel “Lo dia kan karyawan kita juga sayang”


Bram “selamat pagi semua?”


Gisel “Pagi Bram, Bram kita sarapan bareng saja”


Kevin “bram kamu sarapan disana aja bagusan”


Bram “saya ikut disini saja Vin biar gak sendiri”


Gisel “udah lah sayang, kasik dia gabung”


Bram langsung duduk “terima kasih Gi”


Kevin “ya udah terserah mu aja dah”


Bram “Gi entar kita dijempu sama pihak Miyokha”


Gisel “oh iya sippp”


Kevin “sayang aku aja antar kamu, dia biarin di jemput”


Bram “gak bisa gitu Gisel kan team saya”


Kevin “loh kok gak bisa Gisel itu istri saya”


Bram “ini kan pekerjaan bukan rumah tangga


Kevin “kamu berani atur saya?”


Bram “saya gak ngatur cuma ngasik tau batasan saja”


Gisel “udah stop, aku capek denger kalian. Sayang aku pergi sama Bram sekarang, kamu nikmati hotel saja” Gisel bangun dan tidak melanjutkan sarapan


Kevin “sayang kamu mau kemana makanan mu belum habis”


Bram “oke” akhirnya gue menang


Kevin sangat kecewa dengan kelakuan Gisel yang seakan tidak kompak dengan Kevin, seharusnya Gisel membela Kevin, namun Gisel memberikan kesempatan pada Bram untuk melakukan hal yang dia inginkan.


*** Di Mobil ***


Gisel hanya diam, dia chat - chatan dengan Kevin yang berisi tentang perdebatan tadi. Bram yang tidak mau Gisel bad mood mengajak berbicara.


Bram “Gi kamu tahu gak aku tu belum pernah pacaran lo”


Gisel “iya” tidak mendengarkan Bram


Bram “Gi, kamu pasti laper” menawarkan roti


Gisel “gak usah Bram, aku gak laper kok”


Sopir tiba - tiba kehilangan kendali karena ada mobil mengebut dan serempet mobil mereka sehingga mobil mereka menabrak tiang. Dari arah berlawanan ada mobil yang menghindar dan gak sengaja menabrak mobil mereka tepat dibagian penumpang yang diduduki Gisel dengan cepat Bram menarik Gisel kepangkuan nya. Sopir pun sudah pingsan karena kepala terbentur kemudi. Bram yang cepat hanya memikirkan menyelamatkan Gisel tanpa sadar kaki nya terluka. Gisel sangat kaget dan banyak orang yang membantu mereka. Bram yang belum sadar kaki nya luka langsung keluar dari mobil dan menggendong Gisel keluar. Gisel dalam keadaan baik - baik saja.


Bram menaruh Gisel di tempat teduh “Gi, kamu gak apa kan? Ada luka?” panik mengecek Gisel


Gisel “aku gak kenapa kok Bram, kamu gimana?” masih merasa takut


Bram memeluk Gisel “Gi, aku gak akan biarin kamu kenapa - kenapa, maafin aku kamu harus alami ini”


Gisel yang bingung melihat Bram sekhawatir itu “Bram aku gak apa kok, santai saja”


Bram masih memeluk Gisel dan melepaskan pelukan sambil megang wajah Gisel “syukurlah kamu baik - baik aja, aku gak akan maafin diri ku kalau kamu sampai kenapa - napa”


Gisel “Bram , aku gak apa kok”


Orang lain menghampiri mereka “Are you Oke?”


Bram “yes of course thanks, do you know where hospitality?”


Orang lain “yes i know, i can pick up you now”


Bram “no no we it’s oke, i want you help people at car”


Orang lain “oh Oke”


Bram “thanks you very much”


Gisel “Bram kaki mu luka”


Bram melihat kaki nya “oh ini gak apa kok”


Gisel “gimana nya gak apa, itu sampai celana mu juga robek”


Bram “udah jangan kamu pikirin”


Gisel “aku mau telpon Kevin” mencari hp


Bram “ada apa Gi?”


Gisel “hp ku gak ada”


Bram “ kayak nya di mobil, aku kesana ya”


Gisel “engga biar aku aja”


Saat Gisel jalan ke aras mobil mengambil hp, tiba - tiba mobil meledak. Bram berlari dan melindungi Gisel lagi. Semua kaget, untungnya tidak ada korban jiwa, di mobil tidak ada orang dan semua barang meeting mereka sudah ada yang mengeluarkan hanya hp Gisel. Mereka mengalami kecelakaan dijalan seperti tol yang tidak ada pemukiman warga. Mereka sangat takut.


Bram “Gi kamu gak apa?”


Gisel “aku gak apa Bram”


Bram “syukurlah” pingsan di pelukan Gisel


Gisel panik “Bram , Bram bangun” Bram tidak bangun “help me , Help me”


Gisel dan Bram di tolong oleh warga dan dibawa ke rumah sakit. Bram hanya pingsan tidak ada luka yang serius. Gisel sangat sedih , dia ingat sama Agus yang juga sudah memberikan nyawanya untuk nya. “Tuhan lindungi lah Bram” doa Gisel. Dokter pun keluar dan Gisel menghampiri “dia baik - baik saja, tinggal menunggu dia sadar”. “Baik dok, terima kasih banyak” senang nya Gisel.


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


*** Rahasia Hati


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.