
Bella baru bekerja namun sudah banyak masalah yang timbul membuat banyak yang kasihan karena Bella baru bergabung tapi mendapatkan tugas berat sebagai pemula.
Satu jam kemudian ...
Tok ... Tok ... Tokk ... pintu maaih tertutup
Tok ... Tok ... Pintu tiba - tiba terbuka
" Kamu bongol ya? saya suruh masuk! " suara tinggi Ceo seketika membuat yang lain terdiam
" kamu? " Bella kaget jika Ceo nya adalah pria yang bersama nya di hotel
" Jangan banyak omong, masuk! " perintah rio
Bella masuk " Maksud ini semua apa? Siapa sebenarnya kamu? Oh aku ngerti , kamu minta gaji ku sebanyak 70% karena kamu yang punya perusahaan dan gak mau rugi kan? " Bella marah dan kesal jika di bohongi
Rio ketawa kecil " Kamu pintar tapi bodoh! " ledek Rio
" Aku resign! " Bella hendak pergi
" Kamu pergi, penjara menanti " Rio mengancam
" Mau mu apa sih? " Bella kesal
" Kamu ikutin semua perintah ku! " Rio
" Buat apa? Aku hanya orang miskin, apa sih yang kamu harapin! " Bella kesal
" Hari ini kamu mau kamu kembalikan uang ku 50 juta! " Rio duduk
" Kamu gila! Dimana aku dapat uang sebanyak itu? " Bella
" Kalau gitu nanti malem temenin aku judi di Club " Rio
" Gak! " Bella menolak
" Halo Pak, saya mau lapor " Rio menelpon polisi
" Apaan sih, " merebut hp Rio
" Kalau kamu gak mau yah di penjara aja dong! " Rio
" Oke! terserah jangan polisi! " Bella
" Nanti malam kamu harus menemani ku sebagai nilai hutang mu! " Rio
Bella tidak merespon dan segera pergi , namun tangan Bella ditarik oleh Rio ke pelukan nya " Apaan sih? Lepasin! " Bella
" Kamu mau pergi sebelum aku suruh pergi? " Rio masih memegang tangan Bella
Bella berusaha mau menampar namun tangan Rio lebih cepat " Kamu kira sinetron mudah menampar " melepas dan mendorong Bella hingga jatuh
Bella sangat kesal dengan kelakuan Ceo yaitu bos nya " Lo tu emang licik! " Bella pun bangun dan pergi dari ruangan itu
Bella sampai di ruangan, pegawai lain melihat wajah Bella yang kesal, semua berpikir secantik apa pun tidak bisa menaklukan Ceo mereka, sekali dimarah akan tetap di marah. Bella yang kesal hanya diam memikirkan bagaimana caranya dia melunasi hutang nya dan pergi dari perusahaan ini.
Jam Kerja kantor sudah selesai, Bella masih menyelesaikan laporan keuangan sambil menunggu Ceo itu memanggil nya dan menjalankan tugas yang diminta siang tadi. Waktu pun menunjukkan pukul 9 malam, Bella sangat kesal dia pun pergi keruangan Ceo, Ceo itu tidak ada, Bella merasa dikerjai. Bella sangat kesal dan segera mengambil tas untuk pulang. Di depan lobi Bella pun berjalan untuk pulang, ada sebuah mobil menghampiri nya.
Tiiiiiiinnnnnnnn ... suara Bel mobil cukup panjang ...
" Lo mau kabur? " Rio menghentikan jalan Bella
" Lo bisa gak harus keras gitu bel gue! " Bella sangat kaget dan kesal
" Naik mobil " perintah Rio
" Mba tolong rubah dia " Rio menyuruh petugas penjaga toko merubah Bella
" Lo gak mungkin dengan pakaian kantor ke club, dan lo ikutin aja " Rio
Bella pun mengikuti , dia berubah menjadi sangat cantik dan elegan menggunakan dress peach gradiasi putih dengan sandal hak tinggi membuat kaki nya yang bagus dan mulus itu menjadi sangat bagus bagaikan model. Rio yang melihat Bella terpesona dengan kecantikan Bella yang tersembunyi.
" Ayo berangkat? " Bella berjalan menuju mobil berharap segera selesai
" Oke " Rio masih terpesona oleh penampilan Bella yang begitu elegan dan cantik
Sesampai di Club Rio mengajak Bella dengan Bella yang hanya mengikuti langkah Rio dari belakang, Rio pun duduk di meja yang sudah do reserve sebagai vvip.
Rio tidak melakukan judi dia hanya alasan dengan Bella. Rio senang ke club untuk minum - minum dan menikmati para gadis yang mendekati nya. Bella pun duduk tak jauh dari Rio. Bella pun kesal sudah hampir pukul 12 malam Rio masih duduk dengan para gadis dan minun. Bella yang lelah dan haus minum yang sudah di hidangkan, dia tidak tahu yang diminum adalah alkohol.
Rio dari jauh terus mengawasi Bella yang sendiri duduk, tak ada satu pun yang berani dekat Bella karena semua tahu Bella datang bersama Rio. Bella meminum yang ada di hadapan nya rasa minuman itu sedikit pahit dan panas di tenggorokan nya, Bella terus minun dan minta waiter menambahkan minum nya. Bella pun mulai pusing, Bella yang tidak pernah minum masih melanjutkan hingga dia merasa mulai mual dan susah sadar. Bella pun berdiri untuk minta pulang kepada Rio, namun hampir dirinya jatuh, dia sangat pusing berpegangan dengan meja.
Rio yang tidak tega dengan bella menghampiri dia, Bella pun jalan dan terjatuh di lantai, banyak yang menertawakan Bella, karena dia sudah tidak sadar dia pun susah bangkit. Rio datang langsung menggendong Bella yang di lantai.
" Aku mau pulang " Bella dalam gendongan Rio
" Kenapa kamu minum kalau emang minuman itu asing? " Rio berjalan sambil menggendong Bella
" Apa? Kamu bos jelek, jahat! Aku benci kamu, aku akan musnahkan kamu! " Bella mulai ngelantur
" Sudah kamu diam, kamu mabuk jelek juga padahal tadi cantik " Rio meledek sambil senyum
Rio bingung mbawa Bella kemana, dia kembali membawa Bella ke hotel yang saat pertama kali Bella kena masalah dengan Rio. Rio membaringkan Bella yang begitu terus mengoceh. " Kamu cantik, untuk pertama kali gue care sama seorang wanita " Rio sambil melihat wajah Bella yang sedang dia baringkan
" Kenapa kamu pergi dan tidak pernah sadar dengan perasaan ku? Aku mencintai mu, " Bella yang ingat dengan Edward namun dia memeluk Rio
" Bel, lepsin gue " rio mencoba melepaskan diri
" Aku gak mau kehilangan kamu. aku mencintai mu " Bella yang masih memeluk Rio
Rio tahu pasti gadis ini memiliki masalah, Rio melihat Bella sangat cantik , Bella mencium bibir Rio. Rio terdiam dan kaget, Bella terus mencium bibir Rio, Rio pun tak tahan dengan bibir lembut Bella, Rio juga mengikuti yang dilakukan oleh Bella.
Rio gak nyangka Bella sangat berbeda dengan semua gadis yang pernah dia temui, Bella adalah wanita yang baik dan berbeda. Rio melepaskan bella perlahan yang tertidur pulas, Rio memperhatikan Bella terus " kamu cantik, sepertinya aku mulai menyukai mu... Ah apaan sih Rio ... Mikir aneh " Rio
Rio tidur di sebelah Bella sambil memperhatikan Bella, Rio pun terus memperhatikan dan memuji kecantikan Bella. Rio pun tertidur di sebelah Bella, mereka pun tak sadar tidur saling berpelukan.
Di pagi hari, Bella merasa sangat pusing. Dia terkejut melihat ke hadapan nya, dia melihat pria tampan , dia berasa mimpi, dia segera membuat dirinya sadar jika berada di pelukan seseorang. Bella mengira itu adalah mimpi " Makasih ya sayang ciuman semalam " Rio
" Apa? " Bella segera bangun
" Apa maksud lo? " Bella kaget
" Aku mencium aku duluan, ya aku menikmati lah " Rio sambil ketawa kecil
" Gak mungkin " Bella sangat kaget dan kesal
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Kehidupan Sebelumnya
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.