No

No
Episode 29



Ini adalah hari pertama Gisel, Gisel ingin kuliah namun untuk hari pertama Gisel tidak ijin namun Gisel meninggalkan kuliahnya.


 


 


Dikampus ….


Kevin sudah sampai di kampus, Kevin mencari Gisel , Antonio, Gion dan Susi. Antonio tidak kuliah karena ada keperluan dengan keluarga. Kevin hanya bisa menemukan Gion.


 


 


Kevin : Gion … (memanggil)


Gion : (berhenti dari jalannya) iya Vin?


Kevin : lo liat Gisel?


Gion : gak , dari tadi gak lihat Gisel


Kevin : serius ? sama Susi gak?


Gion : ngga , Susi ama gue dari tadi. Hari ini gue belum lihat Gisel dan Justin.


Kevin : serius?? (bingung dan curiga jika ini pasti ulah Justin)


Gion : emang ada apa lo tumben cari pacar sendiri, telpon aja dia


Kevin : gue gak ada hp, hp gue disita.


Gion : maksud lo? Emang siapa nyita?


Kevin : papa dan mama gue ada disini, gue dilarang dengan Gisel, makanya gue bingung cari Gisel


Gion : ya udah itu sih biasa gak di restui orang tua, mending lo telpon Gisel, hp gue pake


Kevin : makasih ya Gion (meminjam hp Gion)


 


 


Kevin berusaha menghubungi Gisel, namun hp Gisel tidak menjawab. Kevin bingung harus mencari Gisel kemana.


 


 


Kevin : gion gue gak bisa hubungi Gisel


Gion : coba ntar an telpon dia


Kevin : iya, ya udah kita ke kelas aja


Gion : oke


 


 


Mereka pergi ke kelas. Gion dan kevin masih terlalu pagi datang, dikelas pun hanya ada Susi. Susi bertanya “kenapa tumben Kevin ngga ma Gisel?”. Susi hanya diam dan memikirkan positif saja. Gion membahas Gisel depan Susi, Susi menjadi tahu bahwa ada masalah makanya kenapa Gisel tidak bersama Kevin. Saat mereka mau membicarakan Gisel, Nyonya Charles lewat dan memperhatikan mereka, karena Nyonya Charles ingin menyapa Gisel.


 


 


Susi : lo ada masalah sama Gisel?


Kevin : ngga Susi


Gion : papa mama Kevin disini jadi Gisel keusir


Susi : what??? Trus Gisel mana karang?


Kevin : gue juga gak tahu kemana , ini gue nyariin


Susi : emang gimana ceritanya?


Kevin menceritakan semuanya dari kejadian di villa hingga Gisel pergi, Susi dan Gion sangat syok mendengar jika keluarga Kevin tidak menyukai orang miskin. Nyonya Charles mendengar semua, Nyonya Charles sangat marah dan kesal anaknya yang sebenarnya kaya raya harus mendapat penghinaan bahkan kekerasan oleh orang lain.


 


 


Kevin : gue pengen cariin orang tua bohongan , dan bilang kalau Gisel anak orang kaya, dengan gitu orang tua gue gak akan benci Gisel


Gion : tapi gimana caranya?


Susi : kalau ketahuan Gisel bisa dibunuh Vin


Kevin : ah lo berlebihan gak mungkin orang tua gue membunuh (ingat dengan kejadian kekasih Justin)


Gion : ya nie Susi terlaluan bicaranya


Susi : ya kan spa tahu demi anak


 


 


Nyonya Charles punya ide yaitu menjadi orang tua bohongan Gisel, agar Gisel bisa diterima oleh orang tua Kevin. Nyonya Charles pun bergegas pergi pulang untuk bertemu suaminya.


 


 


Tuan Charles : iya Ma, papa disini baca koran


Nyonya Charles : Pa, anak kita dihina, dikasarin sama orang lain


Tuan Charles : maksudmu Gisel?


Nyonya Charles : iya Pa


Tuan Charles : biarin aja, ini kehidupan dia Ma, biarkan dia belajar hidup


Nyonya Charles : papa tega ya, anak kita dari kecil menderita kini papa biarkan dia menderita lagi?


Tuan Charles : udah lah ma, papa sayang dengan Gisel, tapi ini adalah suatu pelajaran untuknya


Nyonya Charles : mama akan bantu anak mama, mama gak akan peduli sama papa, papa egois


 


 


Nyonya Charles pergi meninggal kan rumah, Nyonya Charles sangat ingin membantu Gisel, namun dia tidak mengetahui dimana keberadaan Gisel saat ini.


 


 


Di kantor ….


Gisel seruangan dengan Justin, justin tidak kerja dengan serius, Justin lebih banyak memandangi Gisel. Gisel sangat bosan dan dia pun ketiduran di meja kerja nya, justin hanya memandangi di atidur, disaat di tertidur, justin berinisiatif ingin memindahkan Gisel ke sofa, namun Gisel terbangun. Posisi wajah Gisel dengan Justin sangat dekat sehingga Gisel saat bangun tidak sengaja mencium bibir Justin yang posisi ingin mengangkat Gisel. Mereka berciuman dan saling pandangan. Gisel melepas ciuman dan mulai kesal dengan Justin yang seperti mencari kesempatan.


 


 


Gisel : lo ngapain sih dekat gue?


Justin : gue cuma mau nolong lo, lo ketiduran gue mau pindahin lo ke sofa, tapi lo sih keburu bangun


Gisel : emang apa urusannya kalau gue mau bangun


Justin : emang bukan urusan gue, tapi lo kan pegawai gue, dilarang tidur


Gisel : (merasa bersalah) oke gue minta maaf ( Gisel bangun dari tempat duduknya)


 


 


Gisel saat bangun tak sengaja hampir jatuh karena dia salah melangkah, Gisel pun hampir jatuh namun Justin yang menolongnya, mereka saling pandang - pandangan. Gisel ingat bahwa dia milik Kevin. Gisel melepas tangkapan Justin dan pergi ke kamar mandi.


 


 


Gisel tiba di kamar mandi, Gisel berpikir apakah hubungan nya dengan Kevin sampai sini. “Tuhan ujian apa lagi yang kau berikan , dari aku kecil hingga saat ini tak bisakah aku mendapatkan kebahagian, kenpa setiap aku ingin bahagia selalu ada masalah yang menyerang ku Tuhan?”. Gisel menangis di kamar mandi karena berpikir dia hidup tak pernah beruntung selalu mendapat masalah berat buat dirinya.


 


 


Jam pun sudah menunjukkan pukul 5 sore, Gisel bergegas pulang untk bertemu Kevin, namun Gisel terhalang oleh Justin. Justin tidak ingin dia masuk ke jurang yang menyakitkan.


 


 


Justin : Gi, kita meeting sekarang


Gisel : bukannya tidak ada scedule meeting?


Justin : ini ada klien telpon aku


Gisel : aku gak bisa,


Justin : gimana gak bisa? Kamu sekretaris aku


Gisel : (berpikir demi gaji dan kewajibannya) baik lah


 


 


Justin dan Gisel pergi meeting yang hanya akal - akalan Justin agar Gisel tidak menemui Kevin, Mereka sampai di restaurant dan karena Justin hanya membohongi Gisel jadi tidak ada yang datang untk meeting. Gisel sudah menunggu cukup lama, namun tak ada yang datang. Gisel sangat kesal , Gisel ingin pulang namun Justin terus mengatakan mereka akan datang. Gisel menyerah dan berharap besok bisa bertemu Kevin. Dia bingung haus menghubungi Kevin kemana , karena hp Kevin tidak ada aktif sedikit pun.


 


 


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


** Rahasia Hati**


*** Rissa dan Si Driver Ojol


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.***