My Life With A Mafia Boss

My Life With A Mafia Boss
EPISODE 89



Sesampai di mansion.


Supir sudah membuka kan pintu mobil agar Nia turun.


Namun seperti nya Nia sedang melamun.


"Nyonya,kita sudah sampai" ucap supir.


"Aah,iya" Nia tersadar dari lamunan nya lalu turun dari mobil,dan langsung berjalan masuk ke dalam mansion.


******


Ceklek..


Arion masuk,lalu duduk di depan Jack.


"Ada perlu apa?" tanya Jack yang masih fokus terhadap layar ponsel.


"Tidak ada tuan, hanya saja aku ingin kesini " Arion menjawab dengan lagak seperti mencari sesuatu.


"Cari siapa?" Jack menaruh ponsel nya lalu menatap Arion secara intens.


"Tidak ada tuan....Kalau begitu aku mau keluar dulu" Arion pergi meninggalkan Jack.


"Huh..Tidak mungkin aku bilang kesini untuk menemui Maya" Arion terus berjalan melewati beberapa ruangan.


"Aduh..." lirih Maya.


"Kevin! jangan macam macam!".


"Jangan di mainin,sakit Kevin!" Maya meringis kesakitan.


"Maaf...Tahan sebentar May,nanti sakit nya juga hilang" balas Kevin.


Pembicaraan mereka di dengar oleh Arion yang saat itu tidak sengaja lewat di depan ruang manager keuangan.


Brakk...


"Apa yang kalian lak....


"Awhs...Kamu!....Ngapain kesini?!" sinis Maya, kedatangan Arion membuat diri kaget sehingga tidak sengaja Kevin menekan tangan Maya,dan membuat kesakitan.


"Tadi hanya lewat,lalu tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian...Sebenar nya apa yang terjadi?" tanya Arion.


Maya memperlihatkan tangan nya yang memerah kepada Arion.


"Tadi ada insiden kecil,aku tidak sengaja menumpahkan kopi panas ke tangan nya,tapi aku sudah mengoleskan salep agar sedikit lebih mendingan" sahut Kevin.


"Kamu mengoles atau menekan?" marah Maya.


"Dua dua nya" Kevin tersenyum tanpa dosa.


"Sudah bicara nya?....Kita ke rumah sakit saja,biar dokter handal yang mengobati tangan mu" Arion menarik tangan Maya.


"Jangan lebay deh,ini hanya luka biasa tidak perlu ke rumah sakit" Maya menarik tangan nya kembali dari genggaman Arion.


"Yakin? sebentar lagi ini melepuh loh,terus dalam nya isi air,perih...Panas...Sakit......" Arion berbicara seoalah olah untuk menakuti Maya.


"Kamu pikir aku hanya sekali kesiram air panas? lagian tidak akan separah itu kok" Maya melotot ke arah Arion.


"Ya,,,,kita lihat saja nanti,kamu akan merasakan apa yang ku katakan tadi" balas Arion lalu tersenyum miring...Diri nya sangat suka melihat Maya yang pemarah seperti ini.


********


Drttt....Drttt...


Panggilan video masuk.


"Kakak ada kabar bahagia nih,mau tahu?" kata Eva bersemangat.


Nia menganggukkan kepala."Kabar apa kak?" tanya Nia.


Tiba tiba Elvano muncul dan memperlihatkan foto hasil USG.


"Kak Eva hamil?" tanya Nia antusias..


"Iya dong...Kamu nya kapan?" Eva tersenyum.


Nia tersipu malu mendapat pertanyaan dari sang kakak ipar .


"Hueekk...".


"Sayang kamu baik baik saja kan?" Elvano kelihatan sangat khawatir.


"Kakak tutup dulu ya" ucap Elvano.


Tut..


Nia tersenyum."Kalau nanti aku hamil,apa Jack akan seperti kak El yang sangat perhatian kepada kak Eva?".


"Aku berharap seperti itu" gumam nya ,dan lagi lagi Nia tersenyum.


*******


"Habis dari mana saja?" tanya Jack.


"Habis jalan jalan tuan" jawab Arion.


Hening....


Tidak selang berapa lama,pintu kembali terbuka, Frans masuk lalu duduk di samping Arion.


"Maaf tuan,tadi aku mendengar suara Arion di ruang manager keuangan.Aku kira pendengaran ku salah,eh ternyata benar ada Arion di sini" ucap Frans dan langsung mendapat tatapan tajam dari Arion.


"Kalau kamu menyukai sahabat istriku,maka perjuangkan lah!" Jack menepuk pundak Arion.


"Aku menyukai nenek lampir? tidak mungkin tuan" balas Arion.


"Kamu hanya belum menyadari nya saja" balas Jack.


.


.


.


.


.


.


.


Hallo para reader ku 🌹 jangan lupa untuk like dan vote ya agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan EPISODE selanjutnya ♥️.